Difference between revisions 10710133 and 11559653 on idwiki

RSU Santa Elisabeth Purwokerto adalah Rumah Sakit Umum yang berada di Purwokerto, tepatnya di jalan dr Angka no 40 Purwokerto. Rumah Sakit ini dikelola oleh Yayasan Santo Dominikus yang terdiri dari suster-suster Ordo Pewarta atau OP. {{rapikan}}

== Alamat ==
{{paragraf}} 

Jl dr Angka no 40 Purwokerto 53116

Telp (0281) 625857, 632833, 623771, 627384

Fax 627824

Email : [email protected]

Hotline IGD/Ambulance (0281) 634005 

== SEJARAH ==

=== PERJALANAN DARI KLINIK MENUJU RUMAH SAKIT SEKARANG ===

	1953 : muncul keinginan para suster untuk mendirikan klinik demi menolong masyarakat Purwokerto mendapatkan pelayanan kesehatan.
 
	05 Juni 1955 : Klinik Bersalin St. Elisabeth diresmikan oleh Bupati Purwokerto. Dengan kapasitas awal kelas I: 1 TT, T kelas II: 5 TT, kelas III: 3 TT, 1 TT Pemeriksaan ibu hamil, 1 TT bersalin, dan   9 TT (box) bayi. 0

	05 Februari 1981 dimulai pengembangan gedung pelayanan dengan bantuan dana dari Mesrior, Jerman. Gedung yang semula hanya terdiri dari satu lantai dikembangkan menjadi dua lantai. Lantai 1 untuk pelayanan pasien dan lantai 2 untuk asrama perawat dan bidan. 

	12 Mei 1987 : keluar surat ijin sementara penyelenggaraan klinik Santa Elisabeth, dengan masa berlaku 1 (satu) tahun, nomor 011/Kanwil/KLB/IV/87/S, tertanggal 15 April 1987, dari Kanwil DepKes Propinsi Jawa Tengah.

	1987 - 1992 : diangkatlah direktur, dr. Y.S Setiohusodo. 

	1989 : tercetuslah keinginan menjadikan sebagai Rumah Sakit bersalin. 

	Juni 1989 : keluar Surat Ijin Sementara pertama dengan nomor SK 011/Kanwil/RSB/VI/1989, tertanggal 28 Juni 1989. Setelah itu dibaharui dengan Surat Ijin Sementara kedua, dan akhirnya tetap yang diturunkan oleh DepKes RI Jakarta, dengan SK nomor 0220/Yanmed/RSKS/PA/SK/III/91 tanggal 01 Maret 1991, dengan masa berlaku 5 (lima) tahun.

	01 Oktober 1991 : diputuskan menjadikan RSB sebagai Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA). 

	10 Februari 1992 : Rumah biara para suster yang berada dalam kompleks RSB dipindah ke sebelah timur di Jl. Ragasemangsang sehingga rumah biara dapat dipakai untuk perluasan menjadi RSKIA. 

	17 November 1992 : renovasi rumah biara menjadi RSKIA selesai dan diberkati oleh Mgr. Pascalis Hardjasoemarta MSC, Uskup Purwokerto 

	01 Juni 1993 : keluarlah Surat Ijin Penyelenggaran RSKIA Santa Elisabeth dari Depkes RI yang diberikan langsung oleh dr. Ny.Tyas Katamsi MHA, dengan SK nomor YM.02.04.3.5.3470 tertanggal 24 Mei 1993 berlaku selama 5 (lima ) tahun. 

	Tahun 1995 : pihak manajemen RSKIA mulai mengurus proses perijinan menjadi Rumah Sakit Umum (RSU) Santa Elisabeth dan menambahSDM dan beberapa fasilitas penunjang

	19 Maret 1996 : keluarlah ijin Penyelenggaraan RSU Santa Elisabeth dalam SK bernomor YM.02.04.3.5.01087, dengan masa berlaku 5 (lima) tahun. 

	Maret – September 1996 : dr. SJ Bambang Adyasa diangkat menjadi direktur RSU Santa Elisabeth 

	23 Desember 1996 - 2012 : diangkatlah dr. Paulus Rudi Rosali sebagai direktur RSU Santa Elisabeth 

	1997 : mengikuti akreditasi 5 kelompok kerja (Pokja), tdd: Pokja Administrasi dan Manajemen, Pokja Rekam Medis, Pokja Pelayanan Gawat Darurat, Pokja Pelayanan Medis, dan Pokja Pelayanan Keperawatan. 

	1999 : lulus akreditasi dengan Sertifikat akreditasi tertanggal 17 Februari 1999.

	2012 – 05 Juni 2014: diangkatlah dr. Lucas J. Mariatmana, SH sebagai direktur RSU Santa Elisabeth 

	Pengembangan di Jl. Dr. Angka 

•	Dengan menjadi RSU dibutuhkan pengembangan, mengingat beberapa hal sebagai berikut: luas tanah yang tidak memenuhi syarat hanya 1132 m2, lokasi yang berbatasan langsung dengan sekolah TK, SD, SMP, ruang perawatan terasa sempit dengan ventilasi yang kurang baik, penatalaksanaan limbah padat dan cair juga terasa sulit dilaksanakan, tata letak dan tata alur dirasa tidak sesuai standar RSU, tempat parkir yang tidak memadai 

•	Rencana awal RSU Santa Elisabeth dipindah ke daerah Karanggintung, tetapi tidak memenuhi syarat dalam studi kelayakan, sebab lokasi yang jauh dari jalan raya dan transportasi yang sulit 

•	Disepakati membeli tanah di jalan Dr. Angka. Atas kemurahan hati Uskup Purwokerto, Mgr. Yulianus Sunarko SJ, tanah yang ada di Karanggintung ditukar guling dengan tanah milik keuskupan yang berlokasi berdekatan dengan lokasi dimana akan dibangun gedung Rumah Sakit yang baru.

•	Tahap-tahap pembangunan pun dilakukan. Pembanguan gedung baru RSU Santa Elisabeth direncanakan dibangun dalam 4 tahap, yaitu: Pembangunan tahap I (gedung A & gedung B), tahap II (Bedah sentral), tahap III (Rawat inap), tahap IV (rawat inap).

•	30 April 2009 : Peletakan batu pertama oleh Uskup Mgr. Julius Sunarka SJ, Provinsial OP, dan dr. Lucas J. Mariatmana, SH

•	16 Mei 2012 : Soft opening (pemberkatan gedung A) dengan kapasitas 113 TT dan berbagai fasilitasnya.

•	13 Oktober 2012 : grand opening dengan peresmian gedung oleh Bupati Banyumas

•	18 Juni 2014 : Perutusan Direktur, a/n dr. Joko Rilo Pambudi, SpPD K-R dan Wakil Direktur Ns. Sr. M. Theresia OP, Skp

== Jumlah Karyawan Tahun 2014 ==

No	Keterangan	Jumlah

TENAGA MEDIS

1	Dokter Umum	11

2	Dokter Gigi	4

3	Dokter Spesialis Prostodonsia	1

4	Dokter Spesialis Bedah Mulut	1

5	Dokter Spesialis Anak	4

6	Dokter Spesialis Penyakit Dalam	2

7	Dokter Spesialis Obs Gyn	6

8	Dokter Spesialis Saraf	2

9	Dokter Spesialis THT	2

10	Dokter Spesialis Rehabilitasi Medis	1

11	Dokter Spesialis Bedah	3

12	Dokter Spesialis Anastesi	2

13	Dokter Spesialis Urologi	1

14	Dokter Spesialis Orthopaedi & Traumatologi	1

15	Dokter Spesialis Radiologi	1

16	Dokter Spesialis Patologi Klinik	1

17	Perawat	68

18	Fisioterapis	1

19	Bidan	14

TENAGA PENUNJANG MEDIS

1	Apoteker	4

2	Asisten Apoteker	6

3	Radiografer	4

4	Analis Kesehatan (Laboratorium)	4

TENAGA NON MEDIS	122

Total :	266






== Referensi ==
{{Reflist}}
*  Buku Ulang Tahun RSU Santa Elisabeth Purwokerto 2014. Purwokerto
*
*