Difference between revisions 12043597 and 12557903 on idwiki{{Infobox Officeholder |office = Wali Kota Depok |order = 1 |term_start = [[2000]] |term_end = [[2005]] |president = [[Megawati Soekarnoputri]]<br/>[[Susilo Bambang Yudhoyono]] |governor = [[Danny Setiawan]] |lieutenant1 = Yus Ruswandi (contracted; show full)an Pjbt. Kabag Pembangunan Bogor. Kariernya semakin meningkat sejak tahun 1988 dipercaya menjadi Sekretaris Bappeda (sebuah jabatan yang sangat strategis pada jamannya). Tahun 1991-1993 BK dipercaya menjadi Pybt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemda Bogor. Dan akhirnya tahun 1994 ia dipercaya menjadi plt. Sekwilda (sekarang sekda) kabupaten Bogor. Pengalaman panjang di Birokrasi inilah yang mematangkan BK sebagai sosok pemimpin yang mengenal secara mendalam seluk-beluk birokrasi == Walikota pertama == Tahun [[1997]] seiring dengan pesatnya Depok sebagai salah satu kecamatan di [[Kabupaten Bogor]], sudah saatnya diarahkan sebagai sebuah kota satelit yang mandiri. Di era itu, maka [[SCTV]] masih berlogo lama dan sudah memakai [[slogan]] "''[[SCTV]] NgeTop!''". Maka dimulailah serangkain rencana strategis untuk menjadikan Kota Depok sebagai Kota yang mandiri. Untuk mengawal itu semua, tidak ada pilihan lain, maka [[Bupati]] [[Bogor]] menunjuk sosok birokrat aktivis yang berpengalaman, yakni Badrul Kamal sebagai Wali kota Administratif Depok. Tonggak perjuangan dimulai sejak “BK”, menjadi Wali kota Administratif Depok, serangkaian perencanaan strategis menuju Kota yang mandiri dicanangkan. Akhirnya 3 tahun kemudian tepatnya tanggal [[27 April]] 1999, berdasarkan Undang-Undang Nomor 15/1999 tentang Pembentukan [[Kotamadya]] Depok dan Cilegon, maka resmilah “DEPOK MENJADI KOTA MANDIRI”, hasil jerih payah seorang birokrat aktivis “BADRUL KAMAL”. (Inilah fakta sejarah “Pengabdian BK untuk Depok yang pertama”). Berkat perjuangannya yang didukung oleh jajaran birokrasinya, Depok yang masih bayi, pada tahun 2000 memilih pemimpinnya. ⏎ ⏎ Di era itu, [[anak|Aufa]] lahir di sebuah [[rumah sakit]] di [[Jakarta Selatan]]. Mudah ditebak, masyarakat Depok ingin pengabdian Badrul Kamal dilanjutkan, maka terpilihnya “BK” sebagai wali kota Depok pertama pada tahun 2000-2005. (contracted; show full) Namun apa daya waktu lima tahun terlalu cepat untuk mengejar ketertinggalan Depok di wilayah Penyangga Ibukota ini. Tahun 2005 Badrul Kamal mengakhiri pengabdiannya yang pertama. Depok telah memilih pemimpinnya yang baru. Dengan segudang harapan dan impian “clean government and good governant” . Setelah Badrul Kamal mengakhiri masa jabatannya, [[anak|Aufa]] sudah mulai ber[[pendidikan]] dan [[SCTV]] mulai ganti logo dan mengubah [[slogan]] menjadi "''Satu Untuk Semua''" ("''one for all''"). == Walikota administratif == Dari tahun 1982 – 1999, penyelenggaraan pemerintah [[Kota administratif|Kota Administratif]] Depok mengalami pergantian Kepemimpinan sebagai berikut<ref name="Walikota Administratif">[http://www.depok.go.id/profil-kota/sejarah Daftar Walikota Administratif Depok] depok.go.id</ref>: * Drs. Moch Rukasah Suradimadja (Alm) 1982 – 1984 * Drs. H.M.I Tamdjid 1984 – 1988 * Drs. Abdul Wachyan 1988 – 1991 * Drs. Moch. Masduki 1991 – 1992 * Drs. H.Sofyan Safari Hamim 1992 – 1996 * Drs. H. Yuyun WS 1996 – 1997 * H. Badrul Kamal 1997 – 1999 == Lihat pula == * [[DPRD Kota Depok]] * [[RTRW Kota Depok]] * [[Hari Jadi Kota Depok]] == Referensi == {{reflist}} == Pranala luar == * {{id}} [http://depokmasakini.blogspot.com/ Pengabdian Badrul Kamal] [[Kategori:Tokoh dari Depok]] [[Kategori:Walikota Depok|Kamal]] All content in the above text box is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike license Version 4 and was originally sourced from https://id.wikipedia.org/w/index.php?diff=prev&oldid=12557903.
![]() ![]() This site is not affiliated with or endorsed in any way by the Wikimedia Foundation or any of its affiliates. In fact, we fucking despise them.
|