Difference between revisions 12188093 and 14382304 on idwiki{{gabungkepada|Pemrograman web}} {{rapikan}} {{wikify}} <big>'''Teknologi Web'''</big> '''I. Pengenalan''' (contracted; show full). Tujuan XHTML adalah menggantikan HTML. XHTML adalah bentuk HTML yang didefinisikan sebagai aplikasi XML yang berarti XHTML berisi semua elemen dalam HTML 4.01 dikombinasikan dengan sintaks XML. XHTML adalah bahasa markup sebagaimana HTML, tetapi dengan gaya bahasa lebih baik. XHTML merupakan versi HTML yang memenuhi persyaratan XML dan merupakan sebuah dokumen HTML, dan XHTML menjadi standar internasional dengan spesifikasi yang ditetapkan oleh W3C (World Wide Web Consortium). Beberapa ciri dari XHTML: Elemen XHTML harus bersarang dengan sempurna. Elemen XHTML harus ditulis dalam huruf kecil Elemen XHTML harus selalu diakhiri tag penutup Dokumen XHTML harus memiliki satu root element Dan sebagai contoh perbedaan dari HTML dan XHTML, lihat struktur standar berikut: Contoh HTML: <HTML> <HEAD> <TITLE>..........</TITLE> </HEAD> <BODY>.........</BODY> </HTML> Contoh XHTML: <!DOCTYPE.....> <html> <head> <title>........</title> <body>......</body> </html> '''JHTML''' JHTML yang merupakan singkatan dari Java Dynamic HTML adalah salah satu dari sekian banyak framework yang digunakan saat ini. JHTML memanfaatkan "Action" dari XML yang tertanam pada halaman HTML untuk secara dinamis menyusun halaman web. XML Action itu sendiri ditambahkan ke dalam halaman web kita untuk mempermudah pembuatan konten web dinamis. Format XML Action : <pager:insert page="page name"/> JHTML dikembangkan oleh sebuah produk open source dari software house yang dikenal dengan nama Rio Software and Tecnologies Ltd. '''Pemrograman Website''' Dalam pemrograman website, dapat dibagi menurut berbagai sudut pandang. Berikut adalah susut pandang pemrograman website dilihat dari hak akses penggunanya. 1. Client Side Script : Script yang ditambahkan dalam dokumen html, dieksekusi oleh browser client. Contohnya adalah Javascript dan VBScript. Ciri dari Client Side Script adalah script yang ditambahkan (embedded) pada halaman web yang sebelumnya hanya disusun dengan sintaks HTML. Penambahan script ini mempunyai tujuan tertentu misalnya menampilkan jam dan tanggal yang up-to-date, membuat menu yang dinamis (misal: pull down menu), melakukan fungsi kontrol terhadap sebuah window, membuat animasi sederhana, membuat animasi mouse, maupun untuk validasi form. ⏎ ⏎ ⏎ ⏎ Keuntungan dan kerugian Client Side Script adalah sebagai berikut. a. Keuntungan: -Waktu proses relatif cepat karena langsung dieksekusi oleh browser client -Tidak memerlukan web server untuk hosting -Dapat dieksekusi langsung oleh berbagai browser b. Kerugian: -Script bisa dilihat oleh pengguna -Script dapat di copy-paste -Tidak cocok untuk akses data atau database 2. Server Side Script: Script yang ditambahkan dalam dokumen html, dieksekusi oleh server, hasilnya dalam bentuk html yang dikirim ke client. Server Side ini digunakan untuk membuat aplikasi web atau konten-konten dinamis seperti news dan buku tamu. Contoh dari sisi server ini adalah beberapa bahasa pemrograman web seperti PHP(open source dan banyak digunakan luas), Active Server Pages (ASP) dan ASP.Net yaitu teknologi yang dikembangkan oleh Microsoft, ColdFusion (CFM) yang dikembangkan oleh Macromedia, Java Server Pages dan Servlet yang dikembangkan oleh Sun Microsystem, Common Gateway Interface (CGI) yang dibuat dengan bahasa pemrograman C++ atau Perl, dan Server Side Include (SSI) seperti misalnya Frontpage Server Extension. Keuntungan dan kerugian Server Side Script adalah sebagai berikut. a. Keuntungan: -Script tidak bisa dilihat oleh pengguna, sehingga tidak dapat di-copy-paste -Cocok untuk akses data atau aplikasi database -Untuk membuat fitur-fitur tertentu yang berguna, misalnya: hit counter, user manajemen, disain yang dinamis, CMS, dll b. Kerugian: -Waktu proses relatif lebih lambat karena dieksekusi oleh server -Memerlukan web server untuk hosting Contoh dari aplikasi berbasis web pada saat ini sangat banyak variannya karena sebuah pekerjaan yang semula dikerjakan dengan teknik manual maupun aplikasi offline dikembangkan ke aplikasi web based seperti: a. E-Commerce: describes the concept of conducting transactions between a buyer and a seller over an electronic network (Internet). b. E-Business: describes all aspects of doing business on/with/through the Internet. E-Business includes all aspects of E-commerce. c. E-Learning dan E-Government. d. Dan jenis E-E yang lainnya. Sedangkan untuk para pengembang atau para developer dari website sendiri dapat dibagi dan dipisahkan menjadi beberapa aktor atau bagian seperti: a. Web Designer yang membuat desain web. b. Web Programmer yang membuat script untuk halaman web. c. Web Administrator yaitu sebagai administrator web. Ketiga aktor inilah yang melakukan tahapan dalam sebuah pengembangan suatu website yang meliputi tahap Web Designing yaitu proses hingga jadi halaman-halaman web secara lengkap dan siap tayang dan tahapan berikutnya adalah Web Deploying yaitu proses untuk membuat website terpasang pada server internet dan dapat diakses orang lain. '''CSS (Cascading Stylesheet)''' (contracted; show full)isual keseluruhan halaman website serta untuk membuat layout yang standar (kolaborasi dengan XHTML). Dalam teknik pembuatan layout HTML terbagi menjadi beberapa tahapan sejarah yang berkembang dari waktu ke waktu seperti Frame adalah cara lama yang sekarang ini sudah jarang digunakan, kemudian berkembang ke teknologi Tabel yang disukai oleh sebagian besar designer web yang ada, dan kini berubah menjadi teknologi CSS yang merupakan metode baru yang sekarang ini menjadi standar dalam suatu pembuatan website. All content in the above text box is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike license Version 4 and was originally sourced from https://id.wikipedia.org/w/index.php?diff=prev&oldid=14382304.
![]() ![]() This site is not affiliated with or endorsed in any way by the Wikimedia Foundation or any of its affiliates. In fact, we fucking despise them.
|