Difference between revisions 12976020 and 12976024 on idwikiJamaah Tabligh didirikan oleh seorang Sufi dari tarekat Jisytiyah yang berakidah Maturidiyah[1] dan bermazhab fikih Hanafi. Ia bernama Muhammad Ilyas bin Muhammad Isma’il al-Hanafi ad-Diyubandi al-Jisyti al-Kandahlawi kemudian ad-Dihlawi. Al-Kandahlawi adalah nisbat kepada Kandahlah, sebuah desa yang terletak di daerah Sahranfur. Adapun ad-Dihlawi adalah nisbat kepada Dihli (New Delhi, -red.), ibukota India. Di tempat dan negara inilah, markas gerakan Jamaah Tabligh berada. Adapun ad-Diyubandi adalah nisbat kepada Diyuband, yaitu madrasah terbesar bagi penganut mazhab Hanafi di Semenanjung India. Sementara itu, al-Jisyti adalah nisbat kepada tarekat al-Jisytiyah, yang didirikan oleh Mu’inuddin al-Jisyti. Muhammad Ilyas dilahirkan pada tahun 1303 H dengan nama asli Akhtar Ilyas. Ia meninggal pada 11 Rajab 1363 H. (Bis Bri Musliman, hlm. 583, Sawanih Muhammad Yusuf, hlm. 144—146, dinukil dari Jama’atut Tabligh Mafahim Yajibu An Tushahhah, hlm. 2) Latar Belakang Berdirinya Jamaah Tabligh - Asy-Syaikh Saifurrahman bin Ahmad ad-Dihlawi mengatakan, ”Ketika Muhammad Ilyas melihat mayoritas orang Meiwat (suku-suku yang tinggal di dekat Delhi, India) jauh dari ajaran Islam, berbaur dengan orang-orang Majusi para penyembah berhala Hindu, bahkan memakai nama-nama mereka, dan tidak ada lagi keislaman yang tersisa selain hanya nama dan keturunan, serta kebodohan yang kian merata, tergeraklah hati Muhammad Ilyas. Pergilah ia kepada syaikhnya dan syaikh tarekatnya, seperti Rasyid Ahmad al-Kanhuhi dan Asyraf Ali at-Tahanawi untuk membicarakan masalah ini. Ia pun akhirnya mendirikan gerakan tabligh di India atas perintah dan arahan dari para syaikhnya tersebut.” (Nazhrah ‘Abirah I’tibariyah Haulal Jama’ah at-Tablighiyah, hlm. 7—8, dinukil dari kitab Jama’atut Tabligh Aqa’iduha wa Ta’rifuha, karya Sayid Thaliburrahman, hlm. 19) Adalah hal yang ma’ruf di kalangan tablighiyin (para pengikut jamaah tabligh, -red.) bahwa Muhammad Ilyas mendapatkan tugas dakwah tabligh ini setelah kepergiannya ke makam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. (Jama’atut Tabligh Mafahim Yajibu an Tushahhah, hlm. 3)[[Berkas:2009_Malaysian_Tablighi_Ijtema.jpg|thumb|250px| P : SESAMA MUSLIM SALING BERSAUDARA, JIKA ADA PERBEDAAN ANTARA JAMAAH TABLIGH DAN SALAFI MOHON UNTUK MENDAMAIKAN PERTIKAIAN DIANTARA MEREKA (AL-HUJURAT | 9-10) QS. Al-Hujurat: 9-10QS. Al-Hujurat: 9-10QS. Al-Hujurat: 9-10QS. Al-Hujurat: 9-10A Ijtima' Jamaah Tabligh 2009 di [[Malaysia]]]] '''Jamaah Tabligh''' ("Kelompok Penyampai")<ref name="askimam">{{cite web | last =M. Jawed Iqbal | first = | authorlink = | coauthors = Mufti Ebrahim Desai | title = Inviting to Islam | work = | publisher = www.askimam.org | date = Saturday, June 9th 2007 | url = http://www.askimam.org/fatwa/fatwa.php?askid=02baa777b4211ddad49f0b5256de3934 | format = html | doi = | accessdate = 14/06/2007 }}</ref> ({{lang-ur|{{Nastaliq|تبلیغی جماعت}}}}, {{lang-ar|'''جماعة التبليغ'''}}, juga disebut '''Tabliq''')<ref name=rotar>{{cite web | last = Rotar | first = Igor | authorlink = Igor Rotar | title = Pakistani Islamic Missionary Group Establishes a Strong Presence in Central Asia | publisher = EurasiaNet | date = June 23, 2007 | url = http://www.eurasianet.org/departments/insight/articles/eav072307a.shtml | accessdate = 2008-11-20}}</ref> adalah gerakan [[transnasional]] dakwah [[Islam]] yang didirikan tahun 1926 oleh [[Muhammad Ilyas]] di India.<ref>{{Harvnb|Masud|2000|p=xiii}}</ref> Kelompok Penyampai ini bergerak mulai dari kalangan bawah, kemudian merangkul seluruh masyarakat [[muslim]] tanpa memandang tingkatan sosial dan ekonominya dalam mendekatkan diri kepada ajaran Islam sebagaimana yang dibawa oleh nabi [[Muhammad]].<ref name=fred>{{cite web|url=http://www.stratfor.com/weekly/tablighi_jamaat_indirect_line_terrorism|title=Tablighi Jamaat: An Indirect Line to Terrorism|last=Burton|first=Fred|coauthors= Scott Stewart|date=2008-01-23|publisher=Stratfor Intelligence|accessdate=2009-08-10}}</ref><ref>{{cite news|url= http://www.timesonline.co.uk/tol/news/uk/article613756.ece"|title = Disbelief and shame in a community of divided faith|author= Dominic Kennedy and Hannah Devlin|date=2006-08-19|accessdate=2009-05-08|work=The Times|location=London}} {{Dead link|date=October 2010|bot=H3llBot}}</ref> == Sejarah Tabligh == Jama'ah tabligh adalah jama'ah yang mengembalikan ajaran Islam berdasarkan Al'quran dan hadits. Nama Jama'ah Tabligh merupakan sebutan bagi mereka yang sering menyampaikan, sebenarnya usaha ini tidak mempunyai nama tetapi cukup Islam saja tidak ada yang lain. Bahkan Muhammad Ilyas mengatakan sea ndainya aku harus memberikan nama pada usaha ini maka akan aku beri nama "gerakan iman". Ilham untuk mengabdikan hidupnya total hanya untuk Islam terjadi ketika Maulana Ilyas melangsungkan Ibadah Haji kedua-nya di Hijaz pada tahun1926. Maulana Ilyas menyerukan slogannya, ‘Aye Musalmano! Musalman bano’ (dalam bahasa Urdu), yang artinya ‘Wahai umat muslim! Jadilah muslim yang kaffah (menunaikan semua rukun dan syari’ah seperti yang dicontohkan Rasulullah)’. Tabligh resminya bukan merupakan kelompok atau ikatan, tetapi gerakan muslim untuk menjadi muslim yang menjalankan agama secara sempurna, dan hanya satu-satunya gerakan Islam yang tidak memandang asal usul mahdzab atau aliran pengikutnya. Dalam waktu kurang dari dua dekade, Jamaah Tabligh berhasil berjalan di Asia Selatan. Dengan dipimpin oleh Maulana Yusuf, putra Maulana Ilyas sebagai amir/pimpinan yang kedua, gerakan ini mulai mengembangkan aktivitasnya pada tahun 1946, dan dalam waktu 20 tahun, penyebarannya telah mencapai Asia Barat Daya dan Asia Tenggara, Afrika, Eropa, dan Amerika Utara. Sekali terbentuk dalam suatu negara, Jamaah Tabligh mulai membaur dengan masyarakat lokal. Meskipun negara barat pertama yang berhasil dijangkau Tabligh adalah Amerika Serikat, tetapi fokus utama mereka adalah di Britania Raya, mengacu kepada populasi padat orang Asia Selatan disana yang tiba pada tahun 1960-an dan 1970-an. Jamaah ini tidak menerima donasi dana dari manapun untuk menjalankan aktivitasnya. Biaya operasional Tabligh dibiayai sendiri oleh pengikutnya. Tahun 1978, Liga Muslim Dunia mensubsidi pembangunan Masjid Tabligh di Dewsbury, Inggris, yang kemudian menjadi markas besar Jama’ah Tabligh di Eropa. Pimpinan mereka disebut Amir atau Zamidaar atau Zumindaar. == Pengikut dari kalangan selebritis == Banyak terdapat pengikut Tabligh dari kalangan orang-orang penting dan ternama. Di kalangan politisi, ada mantan Presiden [[Pakistan]] [[Rafiq Tarar]], Menteri Kepala Sindh [[Dr. Arbab Ghulam Rahim]], mantan Perdana Menteri Pakistan [[Nawaz Sharif]], dan mantan Jendral Pakistan [[Javed Nasir]] secara aktif mengikuti kegiatan-kegiatan Tabligh. Di kalangan olahragawan, ada Shahid Afridi, Saqlain Mushtaq, Mushtaq Ahmed, Mohammad Yousuf, Inzamam-ul-Haq dan Saeed Anwar. (contracted; show full) 2. Ahli Ilmu (Kyai, Ustadz, Santri, dsb) 3. Ahli Dzikir (thariqot) 4. Ahli pengarang kitab (penulis buku, majalah, artikel, dsb). == Asas dan Landasan Jamaah Tabligh== Jamaah Tabligh mempunyai suatu asas dan landasan yang sangat teguh mereka pegang, bahkan cenderung berlebihan. Asas dan landasan ini mereka sebut dengan al-ushulus sittah (enam landasan pokok) atau ash-shifatus sittah (sifat yang enam), dengan rincian sebagai berikut. '''Sifat Pertama: Merealisasikan Kalimat Thayibah Laa Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah''' '''Kritik:''' Mereka menafsirkan makna Laa Ilaha Illallah dengan “mengeluarkan keyakinan yang rusak tentang sesuatu dari hati kita dan memasukkan keyakinan yang benar tentang Dzat Allah, bahwa Dialah Sang Pencipta, Maha Pemberi Rezeki, Maha Mendatangkan mudarat dan manfaat, Maha Memuliakan dan Menghinakan, Maha Menghidupkan dan Mematikan”. Kebanyakan pembicaraan mereka tentang tauhid hanya berkisar pada tauhid rububiyah ini. (Jama’atut Tabligh Mafahim Yajibu an Tushahhah, hlm. 4) '''Padahal makna Laa Ilaha Illallah sebagaimana diterangkan para ulama adalah “Tiada sesembahan yang berhak diibadahi melainkan Allah.” (Fathul Majid, karya asy-Syaikh Abdurrahman bin Hasan alusy Syaikh, hlm. 52—55)''' '''Adapun makna merealisasikannya adalah merealisasikan tiga jenis tauhid; uluhiyah, rububiyah, dan asma wash shifat (al-Quthbiyah Hiyal Fitnah Fa’rifuha, karya Abu Ibrahim Ibnu Sulthan al-‘Adnani, hlm. 10).''' '''Asy-Syaikh Abdurrahman bin Hasan juga menyatakan, “Merealisasikan tauhid artinya membersihkan dan memurnikan tauhid (dengan tiga jenisnya, –pen.) dari kesyirikan, bid’ah, dan kemaksiatan.” (Fathul Majid, hlm. 75)''' Oleh karena itu, asy-Syaikh Saifurrahman bin Ahmad ad-Dihlawi mengatakan bahwa di antara ciri khas Jamaah Tabligh dan para pemukanya adalah apa yang sering dikenal dari mereka bahwa mereka adalah orang-orang yang mengikrarkan tauhid. '''Namun, tauhid mereka tidak lebih dari tauhid kaum musyrikin Quraisy Makkah, yaitu hanya berkisar pada tauhid rububiyah saja, serta kental dengan warna-warna tasawuf dan filsafat.''' Adapun tauhid uluhiyah dan ibadah, mereka sangat kosong dari itu. Bahkan, dalam hal ini, mereka termasuk golongan orang-orang musyrik. '''Untuk tauhid asma wash shifat, mereka berada dalam lingkaran Asya’irah dan Maturidiyah, kepada Maturidiyah mereka lebih dekat. (Nazhrah ‘Abirah I’tibariyah Haulal Jama’ah at-Tablighiyah, hlm. 46)''' Sifat Kedua: Shalat dengan Penuh Kekhusyukan dan Rendah Diri '''Kritik:''' Asy-Syaikh Hasan Janahi berkata, “Demikianlah perhatian mereka pada shalat dan kekhusyukannya. Akan tetapi, di sisi lain '''mereka sangat buta tentang rukun-rukun shalat, kewajibankewajibannya, sunnah-sunnahnya, hukum sujud sahwi, dan perkara fikih lainnya yang berhubungan dengan shalat dan thaharah (bersuci).''' Tablighi (pengikut Jamaah Tabligh, –red.) tidak mengetahui hal-hal tersebut kecuali hanya segelintir orang dari mereka.” (Jama’atut Tabligh Mafahim Yajibu an-Tushahhah, hlm. 5—6) Sifat ketiga: Keilmuan yang Ditopang dengan Zikir[3] '''Kritik:''' Mereka membagi ilmu menjadi dua bagian: ilmu masail dan ilmu fadhail. Ilmu masail, menurut mereka, adalah ilmu yang dipelajari di negeri masing-masing. Adapun ilmu fadhail adalah ilmu yang dipelajari pada ritual khuruj (lihat penjelasan sifat keenam, -red.) dan majelis-majelis tabligh. Jadi, yang mereka maksudkan dengan ilmu adalah sebagian dari fadhail amal (amalan-amalan utama, pen.) dan dasar-dasar pedoman Jamaah (secara umum), seperti sifat yang enam dan sejenisnya. Hampir-hampir tidak ada lagi selain itu. '''Orang-orang yang bergaul dengan mereka tidak bisa memungkiri keengganan mereka untuk menimba ilmu agama dari para ulama, dan minimnya mereka dari buku-buku pengetahuan agama Islam. Bahkan, mereka berusaha menghalangi orang-orang yang mencintai ilmu dan menjauhkan mereka dari buku-buku agama serta para ulamanya.''' (Jama’atut Tabligh Mafahim Yajibu an Tushahhah, hlm. 6 dengan ringkas) Sifat Keempat: Menghormati Setiap Muslim '''Kritik:''' Sesungguhnya Jamaah Tabligh tidak mempunyai batasan-batasan tertentu dalam merealisasikan sifat keempat ini, khususnya dalam masalah al-wala (kecintaan) dan al-bara (kebencian). Demikian pula perilaku mereka yang bertentangan dengan kandungan sifat keempat ini. '''Mereka memusuhi orang-orang yang menasihati mereka atau yang berpisah dari mereka karena beda pemahaman, walaupun orang tersebut ‘alim rabbani (ulama yang lurus di atas kebenaran).''' Memang, hal ini tidak terjadi pada semua tablighiyin, tetapi inilah yang disorot oleh kebanyakan orang tentang mereka. (Jama’atut Tabligh Mafahim Yajibu an Tushahhah, hlm. 8) Sifat Kelima: Memperbaiki Niat '''Kritik:''' Tidak diragukan lagi bahwa memperbaiki niat termasuk pokok agama dan keikhlasan adalah porosnya. Akan tetapi, semua itu membutuhkan ilmu. '''Karena Jamaah Tabligh adalah orang-orang yang minim ilmu agamanya, maka banyak pula kesalahan mereka dalam merealisasikan sifat kelima ini. Oleh karena itu, engkau dapati mereka biasa shalat di masjid-masjid yang dibangun di atas kuburan.''' (Jama’atut Tabligh Mafahim Yajibu an Tushahhah, hlm. 9) Sifat Keenam: Dakwah dan Khuruj di Jalan Allah subhanahu wa ta’ala '''Kritik:''' Cara merealisasikannya adalah dengan menempuh khuruj (keluar untuk berdakwah, –pen.) bersama Jamaah Tabligh, empat bulan untuk seumur hidup, 40 hari pada tiap tahun, tiga hari setiap bulan, atau dua kali berkeliling pada tiap minggu. Yang pertama dengan menetap pada suatu daerah dan yang kedua dengan cara berpindah-pindah dari suatu daerah ke daerah yang lain. Hadir pada dua majelis ta’lim setiap hari, majelis ta’lim pertama diadakan di masjid sedangkan yang kedua diadakan di rumah. Meluangkan waktu 2,5 jam setiap hari untuk menjenguk orang sakit, mengunjungi para sesepuh dan bersilaturahmi, membaca satu juz al-Qur’an setiap hari, memelihara zikir-zikir pagi dan sore, membantu para jamaah yang khuruj, dan i’tikaf pada setiap malam Jum’at di markas. Sebelum melakukan khuruj, mereka selalu diberi hadiah berupa konsep berdakwah (ala mereka, –pen.) yang disampaikan oleh salah seorang anggota jamaah yang berpengalaman dalam hal khuruj. (Jama’atut Tabligh Mafahim Yajibu an Tushahhah, hlm. 9) '''Asy-Syaikh Dr. Shalih bin Fauzan al-Fauzan berkata, “Khuruj di jalan Allah subhanahu wa ta’ala adalah khuruj untuk berperang. Adapun apa yang sekarang mereka (Jamaah Tabligh, –pen.) sebut dengan khuruj, maka ini adalah bid’ah. Belum pernah ada (contoh) dari salaf tentang keluarnya seseorang untuk berdakwah di jalan Allah subhanahu wa ta’ala yang harus dibatasi dengan jumlah hari-hari tertentu. Bahkan, hendaknya seseorang berdakwah sesuai dengan kemampuan tanpa dibatasi dengan jamaah tertentu, dibatasi empat puluh hari, kurang atau lebih.” (Aqwal ‘Ulama as-Sunnah fi Jama’atit Tabligh, hlm. 7)''' '''Asy-Syaikh Abdurrazzaq ‘Afifi berkata, “Khuruj mereka ini bukan di jalan Allah subhanahu wa ta’ala, tetapi di jalan Muhammad Ilyas. Mereka tidak berdakwah kepada al-Qur’an dan as-Sunnah, tetapi berdakwah kepada (pemahaman) Muhammad Ilyas, syaikh mereka yang ada di Banglades.” (Aqwal ‘Ulama as-Sunnah fi Jama’atit Tabligh, hlm. 6)''' 6 Sifat Sahabat == '''Mudzakarah 6 Sifat Sahabat''' Sesungguhnya Allah SWT meletakkan kesuksesan dan kebahagiaan hidup manusia di dunia dan akhirat hanyalah pada agama Islam yang sempurna. Agama Islam yang sempurna adalah agama yang dibawa oleh Rasululloh shallallahu alaihi wassalam.Meliputi Iman, Ibadah, Muamalah, Muasyarat dan Ahlaq. Pada saat ini umat islam tidak ada kekuatan dan kemampuan untuk mengamalkan agama secara sempurna. Para sahabat radhiallahu anhu telah sukses dan jaya dalam mengamalkan agama secara sempurna karena mereka memiliki sifat-sifat dasar yang terkandung dalam enam sifat sahabat yang meliputi: 1. Yakin atas kalimah thoyyibah “laa ilaaha illallah muhammadurrasulullah” 2. Sholat khusyu’ dan khudlu’ 3. Ilmu ma’adzikir 4. Ikromul Muslimin 5. Tashihun niat (Memperbaiki niat) 6. Da’wah dan tabligh khuruj fi sabilillah. Enam sifat sahabat radhiallahu anhu tersebut bukan merupakan wujud agama yang sempurna, karena agama yang sempurna terkandung dalam al qur’an dan al hadits, tetapi apabila enam sifat para sahabat tersebut ada dalam diri kita maka Allah SWT akan memberikan kemudahan kepada kita untuk mengamalkan agama secara sempurna. === '''1. Yakin atas kalimah Thoyyibah “Laa ilaaha illallah Muhammadurrasulullah“.''' === '''Arti :''' Tidak ada yang berhak disembah selain Allah Swt. Dan Baginda Muhammad Saw. Adalah utusan Allah. Maksud Laa ilaha illallah Mengeluarkan keyakinan pada mahluk dari dalam hati dan memasukkan keyakinan hanya kepada Allah Swt didalam hati. '''Fadhilah :''' 1. Dari Abu dzar radhiallahu anhu berkata, Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda : tidak ada seorang hamba pun yang mengucapkan La ilaaha il-lallah kemudian dia mati diatas keyakinan tersebut kecuali dia masuk surga (HR.Bukhari) 2. Dari Abu bakar siddiq radhiallahu anhu berkata, Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda : Barangsiapa bersaksi tidakada tuhan yg berhak disembah selain Allah dengan sepenuh hatinya, maka dia akan masuk surga dari pintu mana saja yg dia kehendaki (HR. Abu Ya’la) 3. Dari Ali radhiallahu anhu berkata, Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda, Allah Swt berfirman dalam hadist qudsi : Sesungguhnya aku adalah Allah, tidak ada yg berhak disembah selain aku. Barangsiapa yg mengakui ke- Esaanku maka dia masuk dalam bentengku, barangsiapa masuk dalam bentengku maka dia selamat dari adzabku (HR. Sairoji) 4. Sekecil-kecil iman dalam hati maka akan Allah berikan surga yang luasnya 10 kali dunia. (mahfum hadits) '''Cara mendapatkan :''' 1. Dakwahkan pentingnya iman yakin. 2. Latihan dengan cara memperbanyak halaqoh-halaqoh / majlis iman yakin (bicara atau dengar). 3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat iman dan yakin. Maksud Muhammadarrasulullah. Meyakini hanya satu-satunya jalan untuk mencapai kejayaan dunia dan akherat hanya dengan cara ikut sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam . '''Fadhilah :''' 1. Dari Itban Ibnu Malik radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda : Tidak akan masuk neraka atau dimakan api neraka orang yg bersaksi bahwa tidak ada yg berhak disembah selain Allah dan sesungguhnya saya (Muhammad shallallahu alaihi wassalam) adalah utusan Allah (HR. Muslim). 2. Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda: Barangsiapa berpegang teguh dg sunahku dikala rusaknya umatku, maka baginya pahala satu orang mati syahid (HR.Thobrani). 3. Barangsiapa menghidupkan sunahku, maka sungguh dia telah cinta padaku, dan barangsiapa telah cinta padaku, maka dia bersama aku didalam surga (HR. Tirmidzi) '''Cara mendapatkan :''' 1. Dakwahkan pentingnya menghidupkan sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam . 2. Latihan , yaitu dengan cara menghidupkan sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam Dalam kehidupan kita selama 24 jam. 3. Berdoa kepada Allah agar diberikan kekuatan untuk menghidupkan sunnah. === '''2. Sholat khusyu’ dan khudlu’''' === '''Arti :''' Shalat dengan konsentrasi batin dan merendahkan diri dengan mengikut cara yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wassalam . Maksud Shalat Khusu dan Khudu Membawa sifat-sifat ketaatan kepada Allah Swt didalam shalat kedalam kehidupan sehari-hari. '''Fadhilah :''' 1. Allah berfirman : Sesungguhnya shalat dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. (Al-Ankabut : 45) 2. Allah berfirman : Carilah pertolongan Allah dengan sabar dan shalat. (Al-Baqoroh : 45) 3. Shalat adalah milahnya orang beriman. (mahfum hadits) 4. Shalat dapat menghapuskan dosa, (QS. Huud : 114) '''Cara mendapatkan :''' 1. Dakwahkan pentingnya shalat 2. Latihan dengan cara : a. Memperbaiki dhahirnya shalat. b. Menghadirkan keagungan Allah c. Belajar menyelesaikan masalah dengan shalat 3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat shalat khusyu dan khudu. === '''3. Ilmu ma’a dzikir''' === '''Arti Ilmu :''' Semua petunjuk yang dating dari Allah Swt melalui Baginda Rasulullah shallallahu alaihi wassalam . '''Arti Dzikir:''' Mengingat Allah sebagaimana agungnya Allah. Maksud Ilmu ma’adzikir Mengamalkan perintah Allah Swt. Pada setiap saat dan keadaan dengan menghadirkan keagungan Allah didalam hati dan ikut cara Rasulullah shallallahu alaihi wassalam . '''Ilmu dibagi 2 :''' 1. Ilmu Fadhoil 2. Ilmu Masail '''Fadhilah Ilmu:''' 1. Dari Muawiyah radhiallahu anhu berkata : Saya mendengar Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda : Barangsiapa yg Allah menghendaki kebaikan untuknya, maka dia akan dipahamkan dalam agama. Saya hanya membagi dan Allah yg memberi (HR.Bukhori) 2. Dari Abu Dzar radhiallahu anhu Rosulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda kepadaku : Ya Abu Dzar, sungguh kamu berangkat pagi2 untuk belajar satu ayat dari kitab Allah, itu lebih baik bagimu dari pada engkau sholat 100 rakaat dan engkau berangkat pagi hari untuk belajar satu bab dari ilmu, baik diamalkan atau tidak, itu adalah lebih baik bagimu daripada engkau sholat 1000 rekaat (HR. Ibnu Majah). 3. Dari Abu Hurairoh radhiallahu anhu berkata : Rosulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda : Barangsiapa melalui satu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan mudahkan dia jalan menuju surga (HR. Muslim) '''Cara mendapatka ILMU FADHOIL :''' 1.Dakwahkan pentingnya ilmu Fadhail 2.Latihan : – duduk dalam halaqoh taklim di rumah dan di masjid – mengajak manusia dalam halaqoh taklim – menghadirkan fadhilah dalam setiap beramal 3.Berdo’a agar diberi hakekat ilmu fadhail '''Cara mendapatkan ILMU MASAIL :''' 1.Dakwahkan pentingnya ilmu masail 2.Latihan : – duduk dalam majelis masail dg para ulama – bertanya masalah agama baik ubudiyah maupun muamalah – berziaroh kepada para ulama 3.Berdo’a agar diberi hakekat ilmu masail kakbah3 '''Fadhilah Dzikir:''' 1. Dari Abu Musa radhiallahu anhu berkata Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda : Perumpamaan orang yang berdzikir kepada tuhannya dan orang yg tidak berdzikir kepada tuhannya seperti orang yg hidup dan orang yg mati (HR. Bukhori). 2. Allah swt berfirman : Ingatlah kepadaku niscaya aku ingat kepadamu (Al-Baqoroh : 152) 3. Allah swt berfirman : Ingatlah, bahwasanya hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang (Ar-ro’ad : 4) Allah berfirman : Ingatlah pada Ku niscaya Aku akan ingat kepadamu. '''Cara mendapatkan dzikir :''' 1. Dakwahkan pentingnya dzikir kepada Allah Swt. 2. Latihan dengan cara : a. Setiap hari membaca Al Quran (usahakan 1 juz 1 hari). b. Membaca tasbihat, shalawat dan istigfar masing-masing 100 X. Ketika membaca tasbihat maka hadirkan kemahasucian Allah Ketika membaca shalawat maka ingat jasa-jasa Rasulullah kepada kita. Ketika membaca istigfar maka hadirkan sifat Maha Pengampunnya Allah. c. Amalkan doa-doa masnunah (harian) . 3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat dzikir. === '''4. Ikramul Muslimin''' === '''Arti :''' Memuliakan sesama orang islam / muslim. Maksud ikramul muslimin Menunaikan hak-hak semua orang islam tanpa meminta hak daripadanya. '''Fadhilah :''' 1. Dari Abu Hurairoh radhiallahu anhu berkata Rosulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda : Barangsiapa yang menghilangkan satu kesusahan dari seorang muslim dri pada kesusahan2 dunia, maka Allah akan menghilangkan darinya satu kesusahan dari kesusahan2 akherat. (mahfum hadits) 2. Barangsiapa yg menutup aib seseorang muslim, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan akherat Allah swt akan selalu meolong seorang hamba selagi dia selalu menolong saudaranya (HR.Tirmidzi) 3. Senyummu didepan saudaramu adalah sedekah. (mahfum hadits) '''Cara mendapatkan :''' 1. Dakwahkan pentingnya ikram 2. Latihan dengan cara : a. Memberi salam kepada orang yang kita kenal ataupun yang tidak kita kenal. b. Menyayangi yang muda, menghormati yang tua, memuliakan uloama dan menghormati sesama. c. Berbaur dengan semua orang yang berbeda-beda wataknya. 3. Berdoa kepada Allah agar diberikan ahlaq sebagaimana ahlaq Baginda Rasulullah shallallahu alaihi wassalam . === '''5. Tashihun niat''' === '''Arti :''' Membetulkan / meluruskan niat Maksud tashihun niat Membersihkan niat pada setiap amalan semata-mata karena Allah Swt. '''Fadhilah :''' 1. Dari Abu umamah Albahili radhiallahu anhu berkata Rosulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda : Sesungguhnya Allah swt tidak menerima amalan kecuali yang ikhlas dan mencari ridho Allah swt (HR.Muslim). 2. Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu berkata Rosulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda : Sesungguhnya Allah swt tidak melihat bentuk rupamu dan hartamu tapi Allah swt melihat kepada hatimu dan amalanmu (HR. Muslim). 3. Dari Sa’ad radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda : Hanyalah pertolongan Allah swt kepada umat ini dengan sebab orang2 yang lemahdiantara mereka, yaitu dengan do’a, sholat dan keikhlasan mereka (Nasa,i). '''Cara mendapatkan :''' 1. Dakwahkan pentingnya ikhlas. 2. Latihan dengan cara : setiap beramal periksa niat kita, sebelum beramal, ketika beramal dan setelah beramal, bersihkan niat agar semata-mata hanya karena Allah. 3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat ikhlas dalam beramal. === '''6. Da’wah dan tabligh khuruj fi sabilillah''' === Arti : Dakwah mengajak, Tabligh menyampaikan dan khuruj fisabilillah adalah keluar di jalan Allah. '''Maksud''' 1. Memperbaiki diri, yaitu bagaimana agar dapat menggunakan harta diri dan waktu sebagaimana yang diperintahkan Allah. 2. Menghidupkan agama secara sempurnapada diri sendiri dan semua manusia diseluruh alam dengan menggunakan harta dan diri sendiri. '''Fadhilah :''' 1. Allah swt berfirman : Tidak ada yg lebih bagus perkataannya melebihi orang yg mengajak kepada Allah dan beramal sholeh dan dia berkata : Sesungguhnya saya adalah termasuk orang2 yang berserah diri kepada Allah (Al-Fushilat : 33) 2. Dari Abi Mas’ud Albadri Alansari radhiallahu anhu berkata Rosulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda : Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan,maka dia akan mendapatkan pahala orang yg mengamalkannya (HR. Abu Daud) 3. Dari Anas radhiallahu anhu berkata Rosulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda : Sungguh sepagi atau sepetang dijalan Allah itu lebih baik dari pada dunia dan seisinya (HR. Bukhori) '''Cara mendapatkan :''' 1. Dakwahkan pentingnya dakwah dan tabligh. 2. Latihan dengan cara : keluar dijalan Allah minimal 4 bulan seumur hidup, 40 hari setiap tahun, 3hari setiap bulan dan 2,5 jam setiap hari. Tingkatkan dengan cara bertahap-tahap menjadi 4 bulan tiap tahun, 10hari tiap bulan dan 8 jam setiap hari. 3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat dakwah dan tabligh yaitu dapat menggunakan harta, diri dan waktu untuk kepentingan agama.⏎ ⏎ == Pranala luar == * {{en}} Khuruj di Australia * {{id}} [https://dzikir20.wordpress.com/2014/08/16/dalil-shahih-enam-sifat-sahabat/ 6 sifat sahabat] [[Kategori:Organisasi Islam]] All content in the above text box is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike license Version 4 and was originally sourced from https://id.wikipedia.org/w/index.php?diff=prev&oldid=12976024.
![]() ![]() This site is not affiliated with or endorsed in any way by the Wikimedia Foundation or any of its affiliates. In fact, we fucking despise them.
|