Difference between revisions 15124011 and 15227010 on idwiki{{rapikan|date=2011}} '''SMP Pius Cilacap''' adalah salah satu sekolah swasta terkemuka dan merupakan sekolah favorit di Kota [[Cilacap]]. {{Infobox Sekolah | nama = Sekolah Menengah Pertama (SMP) Pius [[Cilacap]] | nama_asli = | nama_latin = | gambar = [[Berkas:PiusCilacap.jpg|250px]] (contracted; show full)mpat interniran. Tahun 1949, Mgr. Schoemaker menginginkan agar para suster segera kembali untuk memperbaiki gedung-gedung sekolah yang telah hancur dan yang sesudah perang diambil alih pemerintah untuk tujuan pendidikannya. Dia menanyakan kesanggupan kepada suster-suster Domicanes tidak ada jawaban, kemudian dihubunginya suster-suster PBHK di Purworejo, dan menyatakan kesediaannya. Untuk itu, pada tanggal 29 Desember 1949, para suster PBHK datang kembali ke Cilacap. Mereka adalah Sr. Marcella Varmer, PBHK , Sr. Everharda Overmasr, PBHK , Sr. Yosea Rasing, PBHK , dan Sr. Armella Sutamtijah, PBHK. Mereka datang mendapatkan bangunan yang tinggal puing- puingnya saja. Maka untuk sementara, mereka menempati sebuah ruangan besar di dalam bangunan tua sebagai biara, sebuah ruangan yang terbagi dengan dinding pemisahnya dari bambu. (contracted; show full) Pada tanggal 1 Juli 1951, Sr. Marcella, PBHK dengan mudah memindahkan semua siswa SD pemerintah ke gedung sekolah misi, di mana mereka disatukan dengan murid-muridnya Sr. Armella, PBHK , dan segala pelajarannya menggunakan bahasa Indonesia. Kepala Sekolahnya dipegang oleh Sr. Armella, PBHK, karena orang Indonesia asli. Jadi, dalam satu hari saja, para suster telah mempunyai sebuah SD yang lengkap. SD Pius Cilacap berdiri. Delapan belas bulan kemudian telah berjalan sekolah misi di Cilacap, yaitu TK, SD, dan SKKP, ditambah sarana penunjang asrama pelajar untuk 70 orang. Baru tanggal 1 Juli 1952, SMP PIUS dinyatakan berdiri oleh Sr. M. Philomina dan Sr. M. Yosea. Dari berdirinya SMP PIUS berkembang terus, dengan kepala sekolahnya Sr. Philomina, PBHK , Sr. Henriete, PBHK , Sr. Efrada, PBHK , Sr. Theresita,PBHK , Sr. Cristofora, PBHK , Sr. Sofia, PBHK , Sr. Gaudencia,PBHK , Sr. Lucia,PBHK , Sr. Regina, PBHK, Bapak St. Djasman, dan sekarang Sr. M. Athanasia, PBHK == Perkembangan == Pada tanggal 15 Juni 1960, SMP PIUS mendapat status berbantuan berdasarkan SK Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan No. 49514 / BI. Kemudian status DISAMAKAN baru diperoleh pada tanggal 31 Desember 1985 berdasarkan Keputusan Kepala Kanwil Depdikbud Provinsi Jawa Tengah No. 359 / 103 / H / 1985. SMP Pius Cilacap bernaung di bawah Yayasan Asti Dharma yang baru didirikan pada tanggal 8 September 1957, dan dibuat akta notaris pada tanggal 19 Desember 1957. SMP Pius sudah beroperasi puluhan tahun, bahkan sudah Pesta Emas dan merupakan sekolah yang diperhitungkan oleh masyarakat Cilacap, tetapi ada sesuatu yang masih kurang. Setiap Kepala sekolah mempunyai gaya dan cara memimpin yang berbeda satu sama lain. Gaya dan cara setiap Kepala sekolah itu kita sebut Warna Kepemimpinan. Sejak SMP Pius berdiri pada 1 Juli 1952 sampai 1 Januari 2006 telah dipimpin 10 Kepala Sekolah, ini berarti ada 10 warna Kepemimpinan. Dari 10 Kepala Sekolah itu 9 suster dan 1 awam. St. Djasman merupakan Kepala Sekolah awam yang pertama kali. Bapak St. Djasman diangkat dengan dasar pelaksanaan tugas menjabat Kepala SMP Pius Cilacap, sbb : SK No. 208/B.3 – YP/SL/VII.1998 : Diangkat sebagai YMT Kepala SMP Pius Cilacap terhitung mulai tgl. 01 Juli 1998 sampai dengan tgl. 30 Juni 1999; SK No. 749/B.3 – YP/SL/X.1999 : Diangkat sebagai Kepala SMP Pius Cilacap terhitung mulai tgl. 01 Oktober 1999 sampai dengan 30 September 2003; SK No. 523.a/AD/KP/IX.2003 : Diangkat kembali sebagai Kepala SMP Pius Cilacap terhitung mulai tgl. 1 Oktober 2003 sampai dengan 31 September 2007; SK No. 709/YADP/C/XI.05 : Diberhentikan dengan hormat sebagai Kepala SMP Pius Cilacap dengan hak pensiun terhitung mulai tgl 31 Desember 2005; dan Surat Tugas No. 297/ADCT/KP/XII.2005 sebagai yang melaksanakan tugas Kepala SMP Pius Cilacap terhitung mulai 1 Januari 2006 sampai ditetapkan Kepala Sekolah yang definitif, yaitu sampai tanggal 1 Januari 2007. Dan pada tanggal 13 Januari 2007 diserahterimakan kepada Sr. M. Athanasia, PBHK. Sejak tahun 2010 sampai sekarang (2013) SMP Pius dipimpin oleh Bp. Yohanes Jumiran, S.Pd. Berarti (contracted; show full)a. Semula Ruang TU terletak di belakang dan tersembunyi, harus melewati lorong kecil. Kami pindah di samping aula yang lebih strategis. Ruang bekas TU direhab menjadi Ruang Kerja Kepala Sekolah dan bekas ruang kerja kepala sekolah direhab menjadi ruang tamu yang lebih layak. Meja kerja yang sudah tidak layak dan usang kami ganti yang baru yang memenuhi syarat dan nyaman untuk bekerja. Sumber dana dari sekolah dan bantuan masyarakat. (2) Menata lingkungan sekolah agar menjadi lebih rapi dan bersih, seperti : (a) membuat tempat kantin, dan perabot kantin berupa etalase kaca untuk penjualan. Bekas kantin lama dibuat lapangan tenis meja dan menjadi ruang serbaguna kalau ada pesta, (b) membuat taman di halaman sekolah baik halaman luar maupun dalam dengan tanaman pohon cemara dan pohon perindang yang lain, sekarang sudah kelihatan subur dan indah. Menjelang kami pensiun di depan kelas diperindah dengan tanaman hias, (c) membuat tempat sepeda. Selama puluhan tahun sekolah ini tidak punya tempat sepeda. Sepeda di t(contracted; show full)i, maka kami harus menyesuaikan perkembangan itu dengan melakukan beberapa kali penggantian. Mulai Seri 286 diganti 380, Seri 380 diganti 480. Seri 480 diganti pentium 1, pentium 2, pentium 3, dan sampai Pentium 4. Untuk itu, kami membuat Laboratorium Komputer yang memenuhi syarat dengan meja komputer yang standart, ruang ber AC dengan ukuran ruang 9 m x 12 m. Selanjutnya, yang tidak kalah pentingnya adalah komputerisasi Administrasi Sekolah. Untuk memenuhi tuntutan itu, kami harus mengadakan komputer baru : 3 unit untuk TU, 1 unit untuk Kepala Sekolah, 1 unit untuk urusan Kurikulum, 1 unit untuk Kesiswaan, 1 unit untuk perpustakaan, 1 unit untuk laboratorium bahasa, 1 unit untuk Audio visual, 3 unit untuk guru, 1 unit untuk Gema Pius, 1 unit untuk BP, 1 unit untuk koreksi LJK jumlah 15 unit, jadi jumlah total komputer yang dimiliki : 40 unit. Sumber dana untuk pengadaan perangkat komputer itu : kami harus mencari sendiri. Kami mengajukan proposal ke Yayasan tidak diberi, alasannya uang DPP untuk perbaikan gedung. Namun ini tidak termasuk komputer kerjasama dengan Dynasty Computer. (5) Pembenahan Laboratorium Bahasa. Kami mendapatkan warisan laboratorium bahasa 24 unit dengan menggunakan vidio player. Peningkatan yang kami lakukan : video kami ganti VCD player, VCD player kami tingkatkan komputerisasi, dan ruang ber-AC (6)Ruang Audio Visual dan pembelajaran multimedia. Ruang ber AC kedap suara, berisi beberapa media pembelajaran dengan menggunakan teknologi informasi : TV monitor 45 inci, DVD player, OHP dengan layar monitor, Laptop, LCD Projektor, komputer program proses pembelajaran, Sound System, kursi pelajar yang standar untuk belajar, dan almari raksasa untuk menyimpan alat – alat. Beberapa model pembelajaran dapat dilakukan di ruang ini dengan menggunakan berbagai media pembelajaran tersebut, mulai dari yang paling mudah penggunaannya, tinggal tekan tombol, ada yang harus mempersiapkan transparan, ada yang harus memproses lewat laptop, bahkan ada yang harus mempr(contracted; show full) Perubahan yang terjadi di SLTP Pius banyak sekali. Perubahan ini terjadi seiring dengan tuntutan perkembangan zaman. Sekolah berusaha meningkatkan sarana/prasaran pen-didikan dan sumberdaya manusia untuk membentuk tenaga-tenaga yang profesional. Sarana/prasarana yang telah kita miliki, diatas rata-rata sekolah-sekolah yang ada di kota Cilacap baik negeri maupun swasta. Sarana pendidikan itu antara lain, Laboratorium Bahasa, laboratorium IPA, Laboratorium Komputer. Perpustakaan, Ruang Kesenian , Ruang tata boga, Olah Raga dll. === Pengembangan diri Siswa dan Siswi SMP Pius Cilacap === Untuk mewujudkan visi dan misinya, SMP Pius Cilacap menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dan mengembangkan potensi diri siswa dengan berbagai kegiatan. Pengembangan pribadi. ==== Pengembangan Intelektual ==== Mengembangkan secara optimal potensi akademis siswa agar mempunyai bekal (prestasi) yang memedai untuk menempuh jenjang pendidikan selanjutnya yang bermutu. Kegiatannya meliputi: # Praktik Lapangan # Tambahan jam pelajaran untuk siswa-siswi kelas 9 yang akan menghadapi Ujian Nasional # Kelas Unggulan untuk kelas 7, 8, dan 9 # Studi Lapangan atau Studi Wisata ==== Pengembangan Sosial ==== Menanamkan kepekaan, empati, dan kesetiakawanan sosial antar siswa dan sesama. Kegiatannya meliputi: # Aksi Cinta Kasih setiap hari Jumat # Aksi Cinta Kasih setiap hari Rabu dan Jumat dalam masa Prapaskah # Aksi Peduli Kasih setiap Natal # Pemberian Beasiswa bagi siswa yang kurang mampu # Bazar # Expo ==== Pengembangan Religiusitas ==== Menanamkan semangat persaudaraan sejati tanpa membeda-bedakan agama dan ideologi, sehingga tercipta kedamaian, saling menghargai, mengenal diri, dan saling berbagi. Kegiatanya meliputi : # Doa setiap sebelum dan sesudah melakukan Kegiatan Belajar Mengajar # Pendalaman Iman # Melakukan Rangkaian Kegiatan Bulan Kitab Suci Nasional dengan berbagai lomba # Retreat bagi siswa-siswi kelas 9 yang akan menghadapi Ujian Nasional ==== Pengembangan Bakat dan Minat ==== Memberikan wahana yang tepat bagi pengembangan bakat dan minat siswa, sehingga mampu berprestasi dan tetap menjunjung tinggi jiwa sportivitas. Kegiatannya meliputi: # OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) # Kegiatan Intrakurikuler yang meliputi : Komputer dan Tata Boga # Kegiatan Ekstrakurikuler yang meliputi : # Pramuka # Palang Merah Remaja # Drama # Ansamble # Public Speaking # Paduan Suara # Basket (contracted; show full)# Drama # dan aneka kegiatan lain == Lihat pula == [[SMP Negeri 1 Cilacap]] {{DEFAULTSORT:Pius Cilacap}} [[Kategori:Sekolah menengah pertama di Jawa Tengah]] All content in the above text box is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike license Version 4 and was originally sourced from https://id.wikipedia.org/w/index.php?diff=prev&oldid=15227010.
![]() ![]() This site is not affiliated with or endorsed in any way by the Wikimedia Foundation or any of its affiliates. In fact, we fucking despise them.
|