Difference between revisions 16306391 and 16380854 on idwiki{{Infobox Officeholder |office = Wali Kota Depok |order = ke-1 |term_start = [[2000]] |term_end = [[2005]] |president = [[Megawati Soekarnoputri]]<br/>[[Susilo Bambang Yudhoyono]] |governor = [[Danny Setiawan]] |lieutenant1 = |predecessor = '''Badrul Kamal'''<br/><small>(Sebagai Wali Kota Administratif)</small> |successor = [[Nur Mahmudi Ismail]] |office1 = [[Daftar Wali Kota Depok{{!}}Wali Kota Administratif Depok]] |order1 = ke-6 |term_start1 = [[1997]] |term_end1 = [[1999]] |president1 = [[Soeharto]]<br/>[[B. J. Habibie]]<br/>[[Abdurrahman Wahid]] | 1blankname1=Bupati | 1namedata1=Eddie Yoso Martadipura<br/>[[Agus Utara Effendi]] |governor1 =[[Nana Nuriana|Raden Nana Nuriana]] |predecessor1 = [[Yuyun Wirasaputra]] |successor1 = '''Badrul Kamal'''<br/><small>(Sebagai Wali Kota)</small> |name = Badrul Kamal |image = Berkas:Walikota Depok Badrul Kamal2.jpg |imagesize = 200px |caption = |birthname = |othername = |religion = [[Islam]] |nationality = {{flagicon|Indonesia}} [[Indonesia]] |birth_date= {{Tanggal lahir dan umur|1945|12|20}} (contracted; show full) Badrul Kamal atau selanjutnya disebut “BK” termasuk angkatan “66” yang aktif di wilayah Bogor, seangkatan dengan [[Akbar Tanjung]]. Jiwa kepemimpinannya bahkan terdengar sampai ke wilayah [[Jakarta]]. Tak jarang ketika Jakarta membutuhkan dukungan aksi pemuda, maka “BK” lah yang sering dihubungi untuk diminta bantuan. == Perjalanan kKarier == Tahun 1966-1970 BK menempuh pendidikan Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN), yang akhirnya menjadikan titik awal bagi dirinya untuk memulai karier sebagai birokrat. Lepas APDN tahun 1970, BK memulai karier birokrat sebagai Pejabat Menteri Pamongpraja di Kec. [[Cigudeg, Bogor|Cigudeg Bogor]]. Selanjutnya tahun 1972 menjadi Pejabat [[camat]] Cigudeg. Setahun kemudian BK dipercaya menjadi camat Ciawi. Tahun 1982 menjadi Pjbt. Kabid Ekonomi Bappeda dan setahun kemudian Pjbt. Kabag Pembangunan Bogor. Kariernya semakin meningkat sejak tahun 1988 dipercaya menjadi Sekretaris Bappeda (sebuah jabatan yang sangat strategis pada jamannya). Tahun 1991-1993 BK dipercaya menjadi Pybt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemda Bogor. Dan akhirnya tahun 1994 ia dipercaya menjadi plt. Sekwilda (sekarang sekda) kabupaten Bogor. Pengalaman panjang di Birokrasi inilah yang mematangkan BK sebagai sosok pemimpin yang mengenal secara mendalam seluk-beluk birokrasi == Karier di Pemerintahan Daerah == === Wali kKota Depok pertama === Tahun 1997 seiring dengan pesatnya Depok sebagai salah satu kecamatan di [[Kabupaten Bogor]], sudah saatnya diarahkan sebagai sebuah kota satelit yang mandiri. Maka dimulailah serangkain rencana strategis untuk menjadikan Kota Depok sebagai Kota yang mandiri. Untuk mengawal itu semua, tidak ada pilihan lain, maka [[Bupati]] [[Daftar Bupati Bogor|Bupati Bogor]] menunjuk sosok birokrat aktivis yang berpengalaman, yakni Badrul Kamal sebagai [[Daftar Wali Kota Depok|Wali kota Administratif Depok]]. Tonggak perjuangan dimulai sejak “BK”, menjadi Wali kota Administratif Depok, serangkaian perencanaan strategis menuju Kota yang mandiri dicanangkan. Akhirnya 3 tahun kemudian tepatnya tanggal [[27 April]] 1999, berdasarkan Undang-Undang Nomor 15/1999 tentang Pembentukan [[Kotamadya]] Depok dan Cilegon, maka resmilah “DEPOK MENJADI KOTA MANDIRI”, hasil jerih payah seorang birokrat aktivis “BADRUL KAMAL”. (Inilah fakta sejarah “Pengabdian BK untuk Depok yang pertama”). (contracted; show full) Namun apa daya waktu lima tahun terlalu cepat untuk mengejar ketertinggalan Depok di wilayah Penyangga Ibu kota ini. Tahun 2005 Badrul Kamal mengakhiri pengabdiannya yang pertama. Depok telah memilih pemimpinnya yang baru. Dengan segudang harapan dan impian “clean government and good governant” == = Wali kKota aAdministratif Depok === Dari tahun 1982 – 1999, penyelenggaraan pemerintah [[Kota administratif|Kota Administratif]] Depok mengalami pergantian Kepemimpinan sebagai berikut<ref name="Wali kota Administratif">[http://www.depok.go.id/profil-kota/sejarah Daftar Wali kota Administratif Depok] depok.go.id</ref>: * Drs. Moch Rukasah Suradimadja (Alm) 1982 – 1984 * Drs. H.M.I Tamdjid 1984 – 1988 * Drs. Abdul Wachyan 1988 – 1991 * Drs. Moch. Masduki 1991 – 1992 * Drs. H.Sofyan Safari Hamim 1992 – 1996 * Drs. H. Yuyun WS 1996 – 1997 * H. Badrul Kamal 1997 – 1999 Badrul Kamal adalah Wali Kota Administratif Depok terakhir dalam sejarah kepemimpinan [[Depok|Kota Administratif Depok]]. == Pencalonan Wali Kota == === [[Pemilihan umum Wali Kota Depok 2005|Pilkada Depok 2005]] === Badrul Kamal dan Syihabuddin Ahmad memutuskan mendaftarkan diri menjadi Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok periode 2006–2011 kepada [[Komisi Pemilihan Umum]] [[Depok|Kota Depok]]. Pasangan ini diusung oleh [[Partai Golongan Karya]] dan [[Partai Kebangkitan Bangsa]] dengan mendapat No.Urut 2. Pasangan ini memperoleh 206.078 suara atau 38.9%, kalah dari pasangan [[Nur Mahmudi Ismail|Nur Mahmudi]]–[[Yuyun Wirasaputra|Yuyun]] yang memperoleh 232.207 suara atau 43.9%. === [[Pemilihan umum Wali Kota Depok 2010|Pilkada Depok 2010]] === Badrul Kamal bersama Agus Supriyanto mencalonkan diri sebagai Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Depok periode 2011–2016. Badrul–Kamal diusung oleh [[Partai Demokrat]], [[Partai Golongan Karya]], [[Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan]], [[Partai Persatuan Pembangunan]] dan [[Partai Kebangkitan Bangsa]] serta didukung oleh [[Partai Damai Sejahtera]] dan [[Partai Demokrasi Pembaruan]]. Pasangan ini mendapat No.Urut 4 melawan para pesaingnya, yaitu Gagah–[[Derry Drajat|Derry]], [[Yuyun Wirasaputra|Yuyun]]–[[Pradi Supriatna|Pradi]] dan [[Nur Mahmudi Ismail|Nur Mahmudi]]–[[Mohammad Idris|Idris]]. Pasangan Badrul–Agus (BK–PRI) memperoleh 86.569 suara atau 28.91%, kalah dari pasangan [[Nur Mahmudi Ismail|Nur Mahmudi]]–[[Idris Abdul Shomad|Idris]] yang memperoleh 118.682 suara atau 38.31%. Pasangan Badrul - Agus memutuskan untuk melaporkan sengketa Pemilu ini kepada [[Mahkamah Konstitusi]] (MK) karena dianggap ada pelanggaran pemilu. Namun, MK menolak gugatan pemohon ditolak disebabkan karena pemohon tidak bisa membuktikan dalilnya. Badrul dalam gugatannya menilai kubu [[Nur Mahmudi Ismail|Nur Mahmudi]] telah memanfaatkan program kerja sebagai bahan kampanye. Selain itu, Badrul juga mempersoalkan adanya orang meninggal, tapi masih terdaftar sebagai pemilih. Mantan Walikota Depok itu juga menuduh [[Nur Mahmudi Ismail|Nur Mahmudi]] membagi- bagikan alat rumah tangga sebagai media kampanye.⏎ ⏎ == Lihat pula == * [[DPRD Kota Depok]] * [[RTRW Kota Depok]] * [[Hari Jadi Kota Depok]] == Referensi == {{reflist}} == Pranala luar == * {{id}} [http://depokmasakini.blogspot.com/ Pengabdian Badrul Kamal] [[Kategori:Tokoh dari Depok]] [[Kategori:Walikota Depok|Kamal]] All content in the above text box is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike license Version 4 and was originally sourced from https://id.wikipedia.org/w/index.php?diff=prev&oldid=16380854.
![]() ![]() This site is not affiliated with or endorsed in any way by the Wikimedia Foundation or any of its affiliates. In fact, we fucking despise them.
|