Difference between revisions 16419719 and 16510156 on idwiki

{{pp-move|reason=Dilindungi sementara, untuk pengusulan pemindahan, silakan mendiskusikan di halaman pembicaraannya.|expiry=02:54, 6 Januari 2018|small=yes}}
{{Refimprove-bio-tokohmuslim}}
{{Infobox Ulama Muslim 
|notability       = Syekh Tubagus Ahmad Bakri as-Sampuri
|image            = K.H. Tubagus Muhammad Bakri as-Sampuri.jpg
|caption          = Syekh Sempur
|glr_islam_dpn    =  Al-'Alim al-'Allamah al-Faqih ash-Shufi asy-Syaikh
|kunya            =
(contracted; show full)

Selain itu, dalam kitab [[Futuhatut Taubah Fi Shidqi Tawajuhit Thoriqoh]] (halaman 32) seraya mengutip pernyataannya Syekh Muhammad Amin asy-Syafi'i an-Naqsyabandi, Syekh Tubagus Ahmad Bakri menyatakan bahwa hukum masuk dalam salah satu ''tarekat mu'tabarah'' bagi setiap muslim laki-laki maupun perempuan yang sudah mukal
laf adalah fardlu'ain. Sehingga menurut salah satu riwayat, Syekh Tubagus Ahmad Bakri pun tetap menganut ''tarekat mu'tabarah''. Adapun tarekat yang dianutnya adalah [[Tarekat Qodiriyah wa Naqsyabandiyah]].

Sementara mengenai Tarekat Ngaji, K.H. Mu'tamad (salah satu murid Syekh Sempur, pengasuh Pondok Pesantren an-Nur [[Subang]]) Menuturkan:

(contracted; show full)|thn_wafat_h        = 1395
|thn_wafat_m        = 1975
|tempat_makam       = 
}}
[[Kategori:Cendekiawan Muslim|Tubagus Ahmad Bakri as-Sampuri]]
[[Kategori:Tokoh Islam Indonesia|Tubagus Ahmad Bakri as-Sampuri]]
[[Kategori:Ulama Sunda|Tubagus Ahmad Bakri as-Sampuri]]
[[Kategori:Ulama Nusantara|Tubagus Ahmad Bakri as-Sampuri]]