Difference between revisions 17130828 and 17130880 on idwiki{{rapikan}} {{Ensiklopedia Islam|Islam}} '''Rukun Iman''' ({{lang-ar|أركان الإيمان|translit=arkān al-īmān}}) yaitu pilar-pilar ke[[iman]]an dalam [[Islam]] yang harus dimiliki seorang [[muslim]]. Jumlahnya ada enam. Enam rukun iman ini didasarkan dari ayat-ayat Al-Qur'an dan [[Hadits]] yang terdapat dalam kitab [[Shahih Bukhari]] dan [[Shahih Muslim]] yang diriwayatkan dari [[Umar bin Khattab]]. === Pengertian istilah Iman === Iman secara bahasa berarti tashdiq (membenarkan). Sedangkan secara istilah syar’i, iman adalah "Keyakinan dalam hati, Perkataan di lisan, amalan dengan anggota badan, bertambah dengan melakukan ketaatan dan berkurang dengan maksiat". Para ulama salaf menjadikan amal termasuk unsur keimanan. Oleh sebab itu iman bisa bertambah dan berkurang, sebagaimana amal juga bertambah dan berkurang". Ini adalah definisi menurut Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam Ahmad, Al Auza’i, Ishaq bin Rahawaih, madzhab Zhahiriyah dan segenap ulama selainnya.<ref>Kitab Tauhid li Shaff Ats Tsaani Al ‘Aali, hal. 9.</ref> Dengan demikian definisi iman memiliki 5 karakter: keyakinan hati, perkataan lisan, dan amal perbuatan, bisa bertambah dan bisa berkurang. {{quote|“Agar bertambah keimanan mereka di atas keimanan mereka yang sudah ada.”|QS. Al Fath [48] : 4}} [[Imam Syafi’i]] berkata, “Iman itu meliputi perkataan dan perbuatan. Dia bisa bertambah dan bisa berkurang. Bertambah dengan sebab ketaatan dan berkurang dengan sebab kemaksiatan.” ⏎ [[Imam Ahmad]] berkata, “Iman bisa bertambah dan bisa berkurang. Ia bertambah dengan melakukan amal, dan ia berkurang dengan sebab meninggalkan amal.”<ref>Al Wajiz fii ‘Aqidati Salafish shalih, hal. 101-102</ref> ⏎ [[Imam Bukhari]] mengatakan, “Aku telah bertemu dengan lebih dari seribu orang ulama dari berbagai penjuru negeri, aku tidak pernah melihat mereka berselisih bahwasanya iman adalah perkataan dan perbuatan, bisa bertambah dan berkurang.”<ref>Fathul Baari Syarhu Shahih al-Bukhari, karya Ibnu Hajar Asqalani, I/60</ref> Murid Al Imam Syafi’i yang bernama [[Ar-Rabi]]’ berkata: “Aku mendengar [[Syafi'i|Al-Imam Asy-Syafi’i]] berkata: “Iman adalah '''ucapan dan amalan, bertambah dan berkurang.'''” Pada riwayat yang lain terdapat tambahan: “Bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan kemaksiatan.” Kemudian beliau membaca ayat: وَيَزْدَادَ الَّذِينَ آمَنُوا إِيمَانًا “Dan agar bertambah keimanan orang-orang yang beriman.” (Al-Muddatstsir: 31) <ref>[Lihat Fathul Bari, 1/62-63]</ref> Makna '''bertambah dan berkurangnya iman''' seperti yang ditanyakan oleh putra Imam Ahmad yaitu Shalih rahimahullahu. Shalih rahimahullahu berkata: “Aku bertanya kepada ayahku, apa itu makna bertambah dan berkurangnya iman?”. Beliau menjawab: “Bertambahnya iman adalah dengan adanya amalan, berkurangnya adalah dengan meninggalkan amalan, seperti meninggalkan [[shalat, ]], [[zakat]], dan [[haji]].” === Rukun Iman === Rukun Iman ada 6 (enam), yaitu: # '''Iman kepada Allah''': Seseorang tidak dikatakan beriman kepada Allah hingga dia mengimani 4 hal: #* Mengimani '''adanya''' Allah. #* Mengimani '''rububiah''' Allah, bahwa tidak ada yang mencipta, menguasai, dan mengatur alam semesta kecuali Allah. (contracted; show full) == Pranala luar == * {{id}} [http://al-atsariyyah.com/penjelasan-rukun-iman.html Penjelasan Rukun Iman] * {{id}} [http://abu0mushlih.wordpress.com/2008/12/28/definisi-iman/ Definisi Iman] * {{id}} [http://www.goodreads.com/book/show/17287589-inti-ajaran-islam Inti Ajaran Islam] * {{id}} [https://islamhariini.com/rukun-iman/ Rukun Iman] [[Kategori:Islam]] All content in the above text box is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike license Version 4 and was originally sourced from https://id.wikipedia.org/w/index.php?diff=prev&oldid=17130880.
![]() ![]() This site is not affiliated with or endorsed in any way by the Wikimedia Foundation or any of its affiliates. In fact, we fucking despise them.
|