Difference between revisions 5713603 and 5713643 on idwiki

{{tentang|Persebaya yang mengikuti [[Liga Super Indonesia]]|Persebaya yang mengikuti [[Liga Primer Indonesia]]|Persebaya 1927}}
{{Infobox sepak bola Ligina
|clubname = Persebaya Surabaya
|current = Liga Primer Indonesia
|image = [[Berkas:Logo Persebaya Surabaya.png|200px|Logo Persebaya]]
|fullname = Persatuan Sepak bola {{br}}Surabaya
|nickname = ''Bajul Ijo'' ''([[id]]: Buaya Hijau)'' ''([[Inggris]]: The Green Crocodile'') {{br}} ''Kekuatan Hijau'' ''([[Inggris]]: Green Force)''
|founded = [[1927]]
|alamat = Jl. Karanggayam No. 1 Surabaya
|ground = [[Stadion Gelora Bung Tomo|Gelora Bung Tomo]],{{br}}[[Surabaya]], [[Indonesia]]
|capacity = 55.000
|CEO = {{flagicon|Indonesia}} Llano Mahardhika
|Komisaris = {{flagicon|Indonesia}} Saleh Ismail Mukadal
|Media Officer = Ram Surahman
|bendahara = 
|manajer = Edu Harijanto
|pelatih = {{flagicon|Indonesia}} [[Jamil Ridha]]
|asisten pelatih = {{flagicon|Indonesia}} Ibnu Grahan <br /> {{flagicon|Indonesia}} Yusuf Ekodono <br /> {{flagicon|Indonesia}} Machrus Afif
|dokter tim = {{flagicon|Indonesia}} Heri Siswanto
|league = [[Liga Super Indonesia]], 
|season = [[Divisi Utama Liga Indonesia|2008-09]]
|position = [[Divisi Utama Liga Indonesia|Divisi Utama]], Peringkat 4 {{br}}(Juara Play-off)
|pattern_la1=|pattern_b1=|pattern_ra1=
|leftarm1=FFFFFF|body1=2e8b57|rightarm1=FFFFFF|shorts1=2e8b57|socks1=FFFFFF
|pattern_la2=|pattern_b2=|pattern_ra2=
|leftarm2=FFFFFF|body2=FFFFFF|rightarm2=FFFFFF|shorts2=FFFFFF|socks2=2e8b57
|fansgroup = [[Bonek]]
}}
'''Persatuan Sepak bola Surabaya''' (disingkat '''Persebaya''') adalah sebuah tim [[sepak bola]] [[Indonesia]] yang berbasis di [[Surabaya]], [[Jawa Timur]], [[Indonesia]]. Persebaya saat ini bermain di [[Liga Primer Indonesia]]  . Pada akhir tahun 2010, seiring dengan kontroversi penyelenggaraan [[Liga Primer Indonesia]] (LPI), Persebaya pecah dan akhirnya melahirkan Persebaya 1927.<ref name="Persebaya 1927">[http://bola.vivanews.com/news/read/198463-ada-dua-opsi-ganti-nama-persebaya Persebaya Pecah, Salah Satu Ganti Nama]</ref>

[[Berkas:Bondho Nekat.JPG|thumb|Contoh logo [[Bondho Nekat|Bonek]] dari sekelompok pendukung atau suporter kesebelasan [[Persebaya]] [[Surabaya]].]]
Suporter Persebaya dikenal sebagai ''[[bonek]]'' (bondo nekat) karena kefanatikannya terhadap Persebaya.

== Sejarah ==
Persebaya didirikan oleh Paijo dan M. Pamoedji pada [[18 Juni]] [[1927]]. Pada awal berdirinya, Persebaya bernama ''Soerabhaiasche Indonesische Voetbal Bond'' (SIVB). Pada saat itu di [[Surabaya]] juga ada klub bernama ''Sorabaiasche Voebal Bond'' (SVB), ''bonden'' (klub) ini berdiri pada tahun [[1910]] dan pemainnya adalah orang-orang [[Belanda]] yang ada di Surabaya.

Pada tanggal [[19 April]] [[1930]], SIVB bersama dengan VIJ Jakarta, BIVB Bandung (sekarang Persib Bandung), MIVB (sekarang PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), PSM (PSIM Yogyakarta) turut membidani kelahiran [[Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia]] (PSSI) dalam pertemuan yang diadakan di ''Societeit Hadiprojo'' Yogyakarta. SIVB dalam pertemuan tersebut diwakili oleh M. Pamoedji. Setahun kemudian kompetisi tahunan antar kota/perserikatan diselenggarakan. SIVB berhasil masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1938 meski kalah dari VIJ Jakarta.

Ketika Belanda kalah dari Jepang pada 1942, prestasi SIVB yang hampir semua pemainnya adalah pemain [[pribumi]] dan sebagian kecil keturunan [[Tionghoa]] melejit dan kembali mencapai final sebelum dikalahkan oleh Persis Solo. Akhirnya pada tahun 1943 SIVB berganti nama menjadi Persibaja (Persatuan Sepak Bola Indonesia Soerabaja). Pada era ini Persibaja diketuai oleh Dr. Soewandi. Kala itu, Persibaja berhasil meraih gelar juara pada tahun 1950, 1951 dan 1952.

Tahun 1960, nama Persibaja diubah menjadi Persebaya (Persatuan Sepak Bola Surabaya). Pada era perserikatan ini, prestasi Persebaya juga istimewa. Persebaya adalah salah satu raksasa perserikatan selain PSMS Medan, PSM Makassar, Persib Bandung maupun Persija Jakarta. Dua kali Persebaya menjadi kampiun pada tahun 1978 dan 1988, dan tujuh kali menduduki peringkat kedua pada tahun 1965, 1967, 1971, 1973, 1977, 1987, dan 1990.

Prestasi gemilang terus terjaga ketika PSSI menyatukan klub Perserikatan dan Galatama dalam kompetisi bertajuk Liga Indonesia sejak 1994. Persebaya merebut gelar juara Liga Indonesia pada tahun 1997. Bahkan Persebaya berhasil mencetak sejarah sebagai tim pertama yang dua kali menjadi juara Liga Indonesia ketika pada tahun 2005 Green Force kembali merebut gelar juara. Kendati berpredikat sebagai tim klasik sarat gelar juara, Green Force juga sempat merasakan pahitnya terdegradasi pada tahun 2002 lalu. Pil pahit yang langsung ditebus dengan gelar gelar juara Divisi I dan Divisi Utama pada dua musim selanjutnya.

== Pemain-pemain terkenal ==
Persebaya juga dikenal sebagai klub yang sering menjadi penyumbang pemain ke [[timnas sepak bola Indonesia|tim nasional Indonesia]] baik yunior maupun senior. Sederet nama seperti Abdul Kadir, [[Rusdy Bahalwan]], [[Rudy Keltjes]], [[Didiek Nurhadi]], [[Soebodro]], [[Riono Asnan]], [[Yusuf Ekodono]], [[Syamsul Arifin]], [[Subangkit]], [[Mustaqim]], [[Eri Irianto]], [[Sugiantoro|Bejo Sugiantoro]], [[Anang Ma'ruf]], [[Hendro Kartiko]], [[Uston Nawawi]], [[Chairil Anwar (pemain sepak bola)|Chairil Anwar]], dan [[Mursyid Effendi]] merupakan sebagian pemain timnas hasil binaan Persebaya dan ada satu lagi pemain Persebaya yang sekarang Mamang terkenal walaupun kecil tapi larinya sangat kencang siapa siapa yang tidak tahu dengan nama [[Andik Vermansyah]].

Salah satu yang cukup dikenang adalah Eri Irianto, pemain timnas era 1990-an yang meninggal dunia pada tanggal [[3 April]] [[2000]] setelah tiba tiba menderita sakit saat Persebaya menghadapi [[PSIM Yogyakarta]] dalam pertandingan [[Divisi Utama Liga Indonesia 1999/2000]]. Eri Irianto meninggal di rumah sakit pada malam harinya. Nama Eri kemudian dipakai sebagai nama Wisma/Mess Persebaya yang diresmikan pada tanggal 25 April 1993.

[[Persebaya]] pernah mendapat pemain yang sangat berkualitas di ajang [[Liga Djarum]] 2005, pemain itu bernama [[Zeng Cheng]] ia berposisi sebagai [[Kiper]]. [[Zeng Cheng]] berasal dari [[China]] dan bagusnya ia membela Timnas U-20 China sebagai Kiper Cadangan. Dan sekarang, [[Zeng Cheng]] masuk daftar Kiper ketiga di Timnas Senior China.

== Kejadian kontroversial ==
Selain itu, dalam perjalanannya, Persebaya beberapa kali mengalami kejadian kontroversial. Saat menjuarai Kompetisi Perserikatan pada tahun 1988, Persebaya pernah memainkan pertandingan yang terkenal dengan istilah "sepak bola gajah" karena mengalah kepada Persipura Jayapura 0-12, untuk menyingkirkan saingan mereka [[PSIS Semarang]] yang pada tahun sebelumnya memupuskan impian Persebaya di final kompetisi perserikatan. Taktik ini setidaknya membawa hasil dan Persebaya berhasil menjadi juara perserikatan tahun 1988 dengan menyingkirkan PSMS 3 - 1

Pada Liga Indonesia 2002, Persebaya melakukan aksi mogok tanding saat menghadapi [[PKT Bontang]] dan diskors pengurangan nilai. Kejadian tersebut menjadi salah satu penyebab terdegradasinya Persebaya ke divisi I. Tiga tahun kemudian atau tahun 2005, Persebaya menggemparkan publik sepak bola nasional saat mengundurkan diri pada babak delapan besar sehingga memupuskan harapan PSIS dan PSM untuk lolos ke final. Atas kejadian tersebut Persebaya diskors 16 bulan tidak boleh mengikuti kompetisi Liga Indonesia. Namun, skorsing diubah direvisi menjadi hukuman degradasi ke Divisi I Liga Indonesia.

== Perpecahan dan mundur dari Liga Indonesia ==
Pada akhir tahun 2010, Persebaya terpecah menjadi dua tim. Satu tim dengan manajer Wisnu Wardhana tetap ikut [[Divisi Utama Liga Indonesia]]. Sementara tim lainnya, Persebaya di bawah [[Saleh Ismail Mukadar]] mengikuti [[Liga Primer Indonesia]]. Persebaya yang berkompetisi di Liga Primer Indonesia akhirnya berganti nama menjadi [[Persebaya 1927]].<ref name="Persebaya 1927" /> PT Pengelola Persebaya Indonesia didapuk menjadi pengelola konsorsium untuk PT Persebaya Indonesia. PT Pengelola Persebaya Indonesia didirekturi oleh [[Llano mahardhika]], seorang mantan pegawai BLI. Walaupun akhirnya berhasil menjuarai [[Liga Primer Indonesia]], namun manajemen PT Pengelola Persebaya tetap menimbulkan polemik karena kurangnya sosialisasi terhadap suporter, walaupun program yang dijalankan sangat bagus.



== Skuat ==
{{Fs start}}
{{Fs player|no=30|nat=Indonesia|pos=GK|name=[[Endra Prasetya]]}}
{{Fs player|no=1|nat=Indonesia|pos=GK|name=[[Dimas Galih Pratama]]}}
{{Fs player|no=22|nat=Indonesia|pos=GK|name=[[Dedy Iman]]}}
{{Fs player|no=5|nat=Brazil|pos=DF|name=[[Otavia Dutra]]}}
{{Fs player|no=25|nat=Indonesia|pos=DF|name=[[Edy Gunawan]]}}
{{Fs player|no=28|nat=Indonesia|pos=DF|name=[[Khomad Suharto]]}}
{{Fs player|no=15|nat=Indonesia|pos=DF|name=[[Rivellino Ardiles]]}}
{{Fs player|no=24|nat=Indonesia|pos=DF|name=[[Yusuf Hamzah]]}}
{{Fs player|no=16|nat=Indonesia|pos=DF|name=[[Jefri Prasetyo]]}}
{{Fs player|no=6|nat=Indonesia|pos=DF|name=[[Nur Fasta]]}}
{{Fs player|no=2|nat=Indonesia|pos=DF|name=[[Mat Halil]]}}
{{Fs player|no=3|nat=Indonesia|pos=DF|name=[[Erol Iba]]}}

{{Fs mid}}
{{Fs player|no=7|nat=Argentina|pos=MF|name=[[Walter Brazuela]]}}
{{Fs player|no=8|nat=Indonesia|pos=MF|name=[[Taufiq]]}}
{{Fs player|no=29|nat=Australia|pos=MF|name=[[Mario Karlovic]]}}
{{Fs player|no=4|nat=Indonesia|pos=MF|name=[[Aulia Ardi]]}}
{{Fs player|no=12|nat=Indonesia|pos=MF|name=[[Rendi Irwan Saputra]]}}
{{Fs player|no=31|nat=Indonesia|pos=MF|name=[[Wirya Kumandra]]}}
{{Fs player|no=23|nat=Indonesia|pos=MF|name=[[Ryan Wahyu]]}}
{{Fs player|no=14|nat=Indonesia|pos=MF|name=[[Jusmadi]]}}
{{Fs player|no=31|nat=Indonesia|pos=FW|name=[[Feri Ariawan]]}}
{{Fs player|no=11|nat=Indonesia|pos=FW|name=[[Miko Ardiyanto]]}}
{{Fs player|no=17|nat=Indonesia|pos=FW|name=[[Ahmad Shadiq]]}}
{{Fs player|no=10|nat=Indonesia|pos=FW|name=[[Andik Vermansyah]]}}
{{Fs player|no=34|nat=Indonesia|pos=FW|name=[[Fandi Eko Utomo]]}}
{{Fs player|no=9|nat=Argentina|pos=FW|name=[[Fernando Soler]]}}

{{Fs end}}

== Pemain Terkenal ==
{{Col|3}}
* {{flagicon|Indonesia}} [[Aji Santoso]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Anang Ma'ruf]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Andi Oddang]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Andik Vermansyah]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Bobby Satria]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Budi Sudarsono]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Chairil "Pace" Anwar]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Edu Juanda]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Gendut Doni Christiawan]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Gusnaedi Adang]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Hamka Hamzah]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Hendro Kartiko]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[I Putu Gede]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Kurniawan Dwi Yulianto]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Mursyid Effendi]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Nova Arianto]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Rahel Tuasalamony]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Sugiantoro]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Supriyono]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Syaifudin]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Taufiq]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Uston Nawawi]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Wijay]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Yeyen Tumena]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Muhamad Ilham Munajat]]
* {{flagicon|Argentina}} [[Juan Marcelo]]
* {{flagicon|Australia}} [[Josh Maguire]]
* {{flagicon|Brasil}} [[Anderson Da Silva]]
* {{flagicon|Brasil}} [[Carlos De Mello]]
* {{flagicon|Brasil}} [[Carlos Zada]]
* {{flagicon|Brasil}} [[Jacksen F. Tiago]]
* {{flagicon|Brasil}} [[Jairon Feliciano]]
* {{flagicon|Brasil}} [[Julio Cesar Da Costa]]
* {{flagicon|Brasil}} [[Justinho Pinheiro]]
* {{flagicon|Brasil}} [[Luciano Lacerda]]
* {{flagicon|Brasil}} [[Danilo Fernando]]
* {{flagicon|Liberia}} [[Anthony Jommah Ballah]]
* {{flagicon|Cameroon}} [[Nsangue Raymond]]
* {{flagicon|Liberia}} [[Augustine Kettor]]
* {{flagicon|Chili}} [[Christian "Spider Man" Carrasco]]
* {{flagicon|Chili}} [[Javier Roca]]
* {{flagicon|Chili}} [[Leonardo Gutierrez]]
* {{flagicon|Chili}} [[Morales Patricio]]
* {{flagicon|Chili}} [[Pablo Rojas]]
* {{flagicon|Republik Rakyat Cina}} [[Zeng Cheng]]
* {{flagicon|Jepang}} [[Takatoshi Uchida]]
* {{flagicon|Kamerun}} [[Ngon A Djam]]
* {{flagicon|Korea Selatan}} [[Jeon Byung Euk]]
* {{flagicon|Liberia}} [[John Tarkpor Sonkaley]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Korinus Fingkrew]]
{{end-col}}

== Pelatih ==
* {{flagicon|Brasil}} [[Jacksen F. Tiago]] ''2003-2005''
* {{flagicon|Indonesia}} [[Freddy Muli]] ''2006-2007''
* {{flagicon|Brasil}} [[Gildo Rodriguez]] ''2007''
* {{flagicon|Indonesia}} [[Ibnu Grahan]] ''2007''
* {{flagicon|Indonesia}} [[Suhatman Imam]] ''2007-2008''
* {{flagicon|Indonesia}} [[Freddy Muli]] ''2008-2009''
* {{flagicon|Moldova}} [[Arcan Iurie]] ''2009''
* {{flagicon|Indonesia}} [[Aji Santoso]] ''2009'' (Playoff)
* {{flagicon|Indonesia}} [[Danurwindo]] ''2009-2010''
* {{flagicon|Indonesia}} [[Rudy William Keltjes]] ''2010 ''
* {{flagicon|Indonesia}} [[Aji Santoso]] ''2010-2012 ''
* {{flagicon|IndoneBrasial}} [[Divaldo Alves]] ''2012-...''

== Prestasi ==
=== [[Perserikatan]] ===
* [[1938]] – Runner-up, kalah dari VIJ Jakarta
* [[1942]] – Runner-up, kalah dari Persis Solo
* [[1950]] – Juara, menang atas Persib Bandung
* [[1951]] – Juara, menang atas Persija Jakarta
* [[1952]] – Juara, menang atas Persija Jakarta
* [[1965]] – Runner-up, kalah dari PSM Ujungpandang (sekarang PSM Makassar)
* [[1967]] – Runner-up, kalah dari PSMS Medan
* [[1971]] – Runner-up, kalah dari PSMS Medan
* [[1973]] – Runner-up, kalah dari Persija Jakarta
* [[1977]] – Runner-up, kalah dari Persija Jakarta
* [[1978]] – Juara, menang atas PSMS Medan
* [[1981]] – Runner-up, kalah dari Persiraja Banda Aceh
* [[1987]] – Runner-up, kalah dari PSIS Semarang
* [[1988]] – Juara, menang atas Persija Jakarta
* [[1990]] – Runner-up, kalah dari Persib Bandung

=== [[Liga Indonesia]] ===
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 1994/1995|1994/1995]] – Posisi ke-9, Wilayah Timur
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 1995/1996|1995/1996]] – Posisi ke-7, Wilayah Timur
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 1996/1997|1996/1997]] – '''Juara'''
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 1997/1998|1997/1998]] – ''dihentikan''
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 1998/1999|1998/1999]] – ''Runner-up''
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 1999/2000|1999/2000]] – Posisi ke-6, Wilayah Timur
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 2001|2001]] – ?
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 2002|2002]] – Degradasi ke [[Divisi Satu Liga Indonesia|Divisi Satu]]
* 2003 - Juara Divisi Satu, Promosi ke [[Divisi Utama Liga Indonesia|Divisi Utama]]
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 2004|2004]] – '''Juara'''
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 2005|2005]] – Mundur dalam babak 8 besar (awalnya diskorsing dua tahun, namun dikurangi menjadi 16 bulan, dan kemudian dikurangi lagi menjadi degradasi ke Divisi Satu)
* 2006 – Juara Divisi Satu, Promosi ke [[Divisi Utama Liga Indonesia|Divisi Utama]]
* 2007 – Posisi ke-14, Wilayah Timur (Tidak lolos ke Super Liga)
* 2008 – Peringkat ke-4. Mengalahkan [[PSMS Medan]] dalam Babak Playoff lewat drama adu penalti. Kemudian, secara otomatis Persebaya lolos ke [[ISL]].

=== [[Liga Super Indonesia]] ===
* 2009 – degradasi ke Divisi Utama

=== [[Liga Champions Asia]] ===
* [[1998]] – Babak pertama (masih bernama Piala Champions Asia)
* [[2005]] – Babak pertama
{{end-col}}

=== [[Piala Permai]] ===
* [[2011]] - Menang dengan agregat 4-3 atas [[Kelantan FA]]

== Lihat pula ==
* [[Persebaya 1927]]

== Referensi ==
{{reflist}}

== Pranala luar ==
* {{id icon}} [http://persebaya.co.id/ Situs Resmi Persebaya Surabaya]
* {{id icon}} [http://bonek-cyber.org/ Bonek Cyber Community]
* {{id icon}} [http://bajulijo.net/ Persebaya Surabaya News - BajulIjo.Net]

{{Liga Prima Indonesia}}
{{LSI}}
{{Sepak bola di Indonesia}}

[[Kategori:Tim sepak bola Indonesia]]
[[Kategori:Kota Surabaya]]

[[ca:Persatuan Sepakbola Surabaya]]
[[en:Persebaya Surabaya]]
[[fr:Persebaya Surabaya]]
[[jv:Persebaya 1927]]
[[nl:Persebaya Surabaya]]
[[pt:Persebaya Surabaya]]