Difference between revisions 5961680 and 5962476 on idwiki

{{kegunaanlain|Serigala Betina}}
{{Infobox Buku
  | name          = Serigala Betina
  | title_orig    = 
  | translator    = 
  | image         = [[Berkas:Serigalabetina.jpeg|200px]]
  | image_caption = 
  | author        = [[Yissa Luthana]]
  | illustrator   = Rayotama Nugraha
  | cover_artist  = Mandira Prayoga
  | country       = [[Indonesia]]
  | language      = [[Bahasa Indonesia]]
  | series        = 
  | subject       =  
  | genre         = [[Psikologi]], [[Pembunuhan]], [[Kriminal]]
  | publisher     = [[Penerbit Mahakaryanyata]] 
  | release_date = [[2012]]
  | english_release_date = 
  | timeline      = 
  | media_type    = 
  | pages         = 418
  | size_weight   =
  | size          = 20,5 x 13,5 cm
  | weight        =
  | isbn          = 979-3884-02-6
  | preceded_by   = 
  | followed_by   = 
}}
'''Serigala Betina''' merupakan [[novel]] karya penulis muda [[Yissa Luthana]] yang diterbitkan oleh [[Mahakaryanyata]] pada pertengahan bulan Maret [[2012]]. Novel ini berkisah tentang pelarian seorang wanita yang dituduh membunuh tunangannya.

== Sinopsis ==

Serigala Betina menggambarkan kesadisan dan keberingasan Rea Kamila, sesosok pembunuh wanita berdarah dingin yang telah membunuh tujuh nyawa pria dalam pelariannya. 

Tak mau dihukum karena dituduh membunuh tunangannya, Rea akhirnya kabur namun keberadaannya terus diburu Kompol Bara Adyaksa yang tak lain adalah bekas kakak tirinya. 

Di setiap tempat pelariannya, Rea bertemu dengan wanita-wanita yang menjadi korban kekerasan psikologi dan seksual dari pria-pria di sekitar mereka. Kisah para wanita itu ikut mewarnai jalan hidup Rea Kamila. 

Sebanyak tujuh tempat yang disinggahi Rea semasa pelarian, sebanyak itu juga pria yang terbunuh di tangannya. Mulai dari 1) Tuan Tanah (seorang sado-masokisme) yang menikahi gadis berusia 13 tahun di Dieng, 2) Seorang pengamen yang sering melecehkan gelandangan perempuan dan anak jalanan di Terminal Purabaya, Surabaya, 3) Seorang turis pelaku pedofilia di Bali, 4) Seorang pemuda yang berniat mengebom Gereja di Kendari, 5) Seorang Preman pelaku pelecehan seksual di Kapal Layar, 56) Seorang waria yang menjadi germo penjualan gadus-gadis bawah umur di Ambon, 7) Seorang mandor di penambangan Freeport yang menyiksa penambang perempuan di Tembagapura. Ketujuh pria itu tewas di tangan Rea. Sebelum membunuh, '''Sang Serigala Betina''' selalu teringat trauma masa lalu  nyang terus menghantui jiwanya, yaitu, tragedi perkosaan yang dilakukan kakak tirinya sendiri, Kompol Bara Adyaksa. 

Tak hanya kisah pembunuhan, pelarian Rea juga diwarnai kisah cinta yang singkat dan berakhir menyedihkan. Di Bali, Rea jatuh cinta dengan Cokorda Bagus Agung, seorang bangsawan Ubud yang masih berusia lima belas tahun. Kisah cinta mereka berakhir karena Cokorda dipaksa keluarganya pergi ke Australia. Di Kapal layar, Rea bertemu dengan musisi asal Ambon bernama Mirell. Hubungan mereka hanya bertahan sepanjang kapal itu berlayar ke Pelabuhan. Setelah itu keduanya berpisah. 

Pelarian Rea berakhir ketika Kompol Bhara berhasil menangkapnya di Tembagapura. Akhir yang mengejutkan, Kompol Bhara tak membawa Kamila ke Jakarta, namun mengajaknya kabur ke Papua Nue Guinea. Di sana mereka menikah. Kompol Bara ingin menebus dosa di masa lalunya. Namun Rea begitu membencinya dan hanya pura-pura menerima Bhara. Tujuh malam setelah hari pernikahan, Rea meracuni makanan suaminya sendiri. Setelah Bara tewas karena keracunan, Rea membenamkan tubuhnya ke dalam danau lalu menembak kepalanya sendiri. Dor.

== Pranala luar ==

[[Kategori:Novel tahun 2012]]
[[Kategori:Buku Indonesia]]
[[Kategori:Pembunuhan]]
[[Kategori:Serigala Betina]]
[[Kategori:Novel Kriminal]]
[[Kategori:Novel Psikologi]]
[[Kategori:Yissa Luthana]]

{{link FA|hu}}