Difference between revisions 5962768 and 5962799 on idwiki{{kegunaanlain|Serigala Betina}} {{Infobox Buku | name = Serigala Betina | title_orig = | translator = | image = [[Berkas:Serigalabetina.jpeg|200px]] | image_caption = | author = [[Yissa Luthana]] (contracted; show full) "Waktu adalah misteri yang menjawab misterinya sendiri." "Orang jahat akan bertemu dengan orang jahat lainnya, seperti ular yang dimangsa serigala." (Dibicarakan Rea saat akan membunuh pelaku pedofilia di Bali) "Cinta adalah madu dan racun dalam satu roti yang harus kumakan sekaligus." (Dibicarakan Rea Kamila saat berpisah dengan Cokorda Bagus Agung di Ubud Bali) "Ketika pikiranmu terlalu sempit, kau hanya bisa memahami hal yang sedikit." (Dibicarakan Rea Kamila pada Sulaiman, pemuda yang menjadi "pengantin" atau "pengebom" di Gereja Kendari) "Bagiku Peter seperti monster. Ia hanya merangkuli wanita saat ingin mengeluarkan spermanya. Setelah itu, ia menyiksanya bagaikan binatang melata." (Dibicarakan Rea dengan dirinya sendiri di depan cermin, sebelum membunuh Peter Cole, pria Sado-Madokisme yang memiliki Perkebunan di Dieng). "Jangan percaya janji-janji pria yang ingin mengajakmu bercinta, karena dalam pikirannya saat itu hanya seks, seks, dan seks." (Dibicarakan Rea Kamila dengan Kinanti, gadis yang dikenalnya di Bus Antar-kota saat di Terminal Purabaya, Surabaya). "Apa dengan menjual banyak gadis muda, kau bisa membeli surga?" (Ditanyakan Rea Kamila pada Lolo, seorang waria sekaligus Mucikari di Ambon).⏎ ⏎ == Pranala luar == [[Kategori:Novel tahun 2012]] [[Kategori:Buku Indonesia]] [[Kategori:Pembunuhan]] [[Kategori:Serigala Betina]] [[Kategori:Novel Kriminal]] [[Kategori:Novel Psikologi]] [[Kategori:Yissa Luthana]] {{link FA|hu}} All content in the above text box is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike license Version 4 and was originally sourced from https://id.wikipedia.org/w/index.php?diff=prev&oldid=5962799.
![]() ![]() This site is not affiliated with or endorsed in any way by the Wikimedia Foundation or any of its affiliates. In fact, we fucking despise them.
|