Difference between revisions 6084474 and 6407539 on idwiki

{{Yesus}}[[Yahudi]] memandang [[Yesus]] hanya sebagai manusia biasa. Mereka menolak Yesus sebagai [[Mesias]] karena dalam pandangan mereka Mesias adalah raja yang lebih hebat dari [[Daud]] dan yang akan memimpin mereka mengalahkan musuh mereka dan membangun negara yang kuat. Sebab Yesus tidak bisa menyelamatkan diri dari [[salib]]. Mereka tidak suka Mesias (Raja) yang lemah dan mudah terkalahkan namun yang kuat dan perkasa. 

Pada tahun 60-an, ketika perang melawan tentara dari gabungan negara Arab dan menang, maka sempat pula mereka mengira jendral perang mereka waktu itu sebagai Mesias yang dijanjikan Tuhan. Sebab berhasil mengalahkan gabungan negara Arab yang terkenal kuatnya ([[Mesir]], [[Yordania]], [[Suriah]], [[Iraq]], [[Arab Saudi]], [[Sudan]], [[Tunisia]], [[Maroko]], [[Algeria]])

Berikut penolakan Yahudi terhadap Yesus sebagai Mesias pada Alkitab:

* Setibanya di tempat asal-Nya, Yesus mengajar orang-orang di situ di rumah ibadat mereka. Maka takjublah mereka dan berkata: "Dari mana diperoleh-Nya hikmat itu dan kuasa untuk mengadakan mujizat-mujizat itu? Bukankah Ia ini anak tukang kayu? Bukankah ibu-Nya bernama Maria dan saudara-saudara-Nya: Yakobus, Yusuf, Simon dan Yudas? Dan bukankah saudara-saudara-Nya perempuan semuanya ada bersama kita? Jadi dari mana diperoleh-Nya semuanya itu?" Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. (Matius 13:54-57)
* Lalu Imam Besar itu berdiri dan berkata kepada-Nya: "Tidakkah Engkau memberi jawab atas tuduhan-tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?" Tetapi Yesus tetap diam. Lalu kata Imam Besar itu kepada-Nya: "Demi Tuhan yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Tuhan, atau tidak." Jawab Yesus: "Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit." Maka Imam Besar itu mengoyakkan pakaiannya dan berkata: "Ia menghujat Tuhan. Untuk apa kita perlu saksi lagi? Sekarang telah kamu dengar hujat-Nya. Bagaimana pendapat kamu?" Mereka menjawab dan berkata: "Ia harus dihukum mati!". Lalu mereka meludahi muka-Nya dan meninju-Nya; orang-orang lain memukul Dia, dan berkata: "Cobalah katakan kepada kami, hai Mesias, siapakah yang memukul Engkau?" (Matius 26:62-68)
* Aku dan Bapa adalah satu."Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus. Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?" Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Tuhan dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Tuhan." Kata Yesus kepada mereka: "Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah? Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah--sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan--, masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Tuhan! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Tuhan? Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku, tetapi jikalau Aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepada-Ku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam Aku dan Aku di dalam Bapa" Sekali lagi mereka mencoba menangkap Dia, tetapi Ia luput dari tangan mereka. (Yohanes 10:30-39)
* Orang-orang yang lewat di sana menghujat Dia, dan sambil menggelengkan kepala mereka berkata: "Hai Engkau yang mau merubuhkan Bait Suci dan mau membangunnya kembali dalam tiga hari, turunlah dari salib itu dan selamatkan diri-Mu!" Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli Taurat mengolok-olokkan Dia di antara mereka sendiri dan mereka berkata: "Orang lain Ia selamatkan, tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan! Baiklah Mesias, Raja Israel itu, turun dari salib itu, supaya kita lihat dan percaya." Bahkan kedua orang yang disalibkan bersama-sama dengan Dia mencela Dia juga. (Markus 15:29-32)
* Karena kami mempunyai pengharapan yang demikian, maka kami bertindak dengan penuh keberanian, tidak seperti Musa, yang menyelubungi mukanya, supaya mata orang-orang Israel jangan melihat hilangnya cahaya yang sementara itu. Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya. Bahkan sampai pada hari ini, setiap kali mereka membaca kitab Musa, ada selubung yang menutupi hati mereka. Tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil dari padanya. Sebab Tuhan adalah Roh; dan di mana ada Roh Tuhan, di situ ada kemerdekaan. Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar. (Korintus II 3:12-18)

Konon, Yahudi memang memegang Taurat tapi mereka tidak mengerti sebab mereka menolak Firman Tuhan yang hidup dan tidak mendapat Roh Tuhan.

== Pranala luar ==
{{Yahudi-stub}}

[[Kategori:Perspektif pada Yesus]]
[[Kategori:Pandangan Yahudi]]
[[Kategori:Kontroversi terkait Yahudi]]
[[Kategori:Kristen perdana dan Yahudi]]

[[ca:Jesús en el judaisme]]
[[en:Judaism's view of Jesus]]
[[fi:Juutalaisuuden käsitys Jeesuksesta]]
[[fr:Point de vue du judaïsme sur Jésus de Nazareth]]
[[ia:Vista del judaismo de Jesus]]
[[it:Gesù nell'Ebraismo]]
[[nl:Joodse visies op het christendom]]
[[pl:Jezus w judaizmie]]
ya bgtulah