Difference between revisions 6503260 and 6503751 on idwiki

'''Sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS)''' adalah sebuah [[sistem informasi]] yang terintegrasi dan disiapkan untuk menangani keseluruhan proses manajemen rumah sakit, mulai dari repelayanan terhadap pasien, apotek, penagihan, ''medical record'', database personalia, penggajian karyawan, proses akuntansi sampai dengan pengendalian oleh manajemen.
==Fungsi==
Fungsi Aplikasi sistem informasi di rumah sakit dapat m embantu mewujudkan visi dan misi RS, membangun dan mengembangkan infrastruktur teknologi informasi, mensosialisasikan dan meningkatkan kemampuan sumber daya manusia RS, mengoperasikan teknologi informasi, meningkatkan kinerja Rumah Sakit menjadi lebih efisien dan efektif, meningkatkan nilai jual RS di masyarakat sebagai RS yang mengedepankan pelayanan, manajemen pengelolaan data menjadi informasi yang cepat dan tepat guna bagi kepentingan User, Manajemen maupun Pemerintah, meningkatkan mutu dan mempercepat proses pelayanan RS, Meningkatkan loyalitas dan kebanggaan karyawan terhadap RS tempat mereka mengabdi, mengurangi kesalahan-kesalahan faktor manusia, menghilangkan permasalahan redudansi data, menghilangkan permasalahan ketidakkonsistenan data, dan pemetaan desain sistem informasi sesuai dengan kebutuhan informasi pada saat ini dan masa datang.
==Penerapan==
Penerapan system informasi manajemen rumah sakit mengacu pada UU Nomor 44 Tahun 2009 tentang rumah sakit yaitu pasal 52 ayat 1 yang berbunyi : setiap rumah sakit wajib melakukan pencatatan dan pelaporan tentang semua kegiatan penyelenggaraan rumah sakit dalam bentuk sistem informasi manajemen rumah sakit.
==Kelebihan==
#	Transaksi semua pelayanan terkontrol dalam satu database pusat
#	Informasi yang akurat dan on time
#	Memudahkan pencarian data
#	Tidak terjadi manipulasi data
#	Tidak terjadi duplikasi data
#	Bisa di akses disemua klien sesuai hak user masing-masing
#	Integrasi data
==Peranan==
Pelayanan rumah sakit mengandalkan informasi secara intensif. Informasi memainkan peranan vital dalm pengambilan keputusan.Sistem informasi dapat digunakan sebagai sarana strategis untuk memberikan pelayanan yang berorientasi kepada kepuasan pelanggan.Pelanggan internal adalah pemilik , pimpinan dan seluruh karyawan rumah sakit itu sendiri.Sementara itu pelanggan eksternal adalah pasien dan keluarganya, rekanan pemasok, dan juga masyarakat luas.Hario Kusnanto dalam makalahnya yang disampaikan pada Kongres PERSI VII 1996, menyatakan bahwa sistem informasi Rumah sakit amat berperan memadukan kepentingan  pelanggan dalam derap bersama mencapai visi dan  misi rumah sakit.Informasi merupakan sarana potensial untuk memberdayakan pelanggan internal dan eksternal suatu rumah sakit.
Ada beberapa aspek  SIMRS  yang berperan penting dalam peningkatan mutu pelayanan rumah sakit:
#	Aspek Administratif
#	Aspek hukum
#	Aspek keuangan
#	Aspek riset dan edukasi
#	Aspek dokumentasi
Hari Kusnanto <ref> name="Sistem Informasi Manajemen"> Aditama, Chandra Yoga.(2010)."Manajemen Administrasi Rumah Sakit"Jakarta:Lembaga Penerbit Universitas Indonesia.</ref> M, menyampaikan beberapa alas an mengapa SIMRS  belum berkembang pesat,  di antaranya :
#	Konsep ekonomi informasi kesehatan belum dirumuskan secara jelas
#	Manajer belum betul-betul memahami perlunya SIMRS.
#	Keasingan terhadap tehnologi informasi.
#	Kesulita dalam menghadapi perubahan budaya dan prilakudengan diterapkannya SIMRS
#	Kurangnya saling pengertian antara klinisi, manajer, dan pengelola SIMRS
J.R Griffit <ref name="Sistem Informasi Manajemen"/> M, menyampaikan beberapa alas an mengapa SIMRS  belum berkembang pesat,  di antaranya : menyatakan bahwa SIMRS berperan penting dalam akutansi manajemen dan juga audit medic.Akutansi manajemen meliputi :
#	Penagihan pembayaran pasien 
#	Pembayaran gaji dan insentif sesuai beban kerja	Pemesanan logistikrumah sakit
#	Pengurusan dengan pihak ketiga dalam asuransi
#	Perencanaan keuangan
Dalam hal auditmedik, SIMRS amat diperlukan mengingat terjadinya  tiga  hal penting di rumah sakit :
#	Teknologi kedokteran kini makin berkembang, makin kompleks, makin kuat, makin punya resiko bahaya , dan makin mahal, karena itu perlu pengawasan yang ketat.
#	Teknologi sistim informasi kian canggih sehingga memungkinkan melakukan pengawasan ketat  dengan biaya yang wajar.
#	Situasi lingkungan yang mengharuskan pelayanan kesehatan di rumah sakit dilakukan seefektif dan seefisien mungkin.
Di rumah sakit, data-data untuk SIM dapat diperoleh dari berbagai sumber, yaitu :
#	Catatan medik pasien
#	Akutansi penerimaan
#	Akutansi pengeluaran uang dan lain-lain
Bambang Hartono <ref name="Sistem Informasi Manajemen"/> M, menyampaikan beberapa alas an mengapa SIMRS  belum berkembang pesat,  di antaranya : membagi data di rumah sakit menjadi :
#	Data pelayanan
#	Data sumber daya
#	Data pasien
#	Data status kesehatan masyarakat
#	Data demand masyarakat
#	Data lain-lain
Data diatas bisa didapat dengan tiga cara , yaitu
#	Studi publikasi
#	Survey sewaktu-waktu
#	Proses pelaporan dan pencatatan yang rutin

Referensi
Aditama, Chandra Yoga.2010.Manajemen Administrasi Rumah Sakit.Jakarta:Universitas Indonesia (UI-Press) Salemba.
file:///H:/FOLDER%202/SIMRS_Sistem%20Rumah%20Sakit_Enterprise%20Hospital%20System_BLU%20_%20Digital%20Sense%20BAGUS.htm