Difference between revisions 6937770 and 6937777 on idwiki

{{lindungidarianon2|small=yes}}
{{Infobox Person 
|name = Adnan Oktar
|image = Adnan oktar 03.jpg|center|Harun Yahya
|residence = Turki
|other_names = Harun Yahya, Adnan Hoca
|caption = 
|birth_name = 
(contracted; show full)tan-terbitan ilmiah yang dapat ditemukan di dunia Barat. Dan di tempat seperti Turki, buku-buku Yahya nampak dibuat lebih baik daripada kebanyakan terbitan ilmiah.".<ref name="pitch"/> Banyak dari buku Oktar telah dibuat menjadi video beresolusi tinggi yang dapat diunduh secara gratis di internet.<ref>[http://harunyahya.com/html/m_video_index.htm Movies], Harun Yahya.</ref> Selain itu, bahasa yang sederhana adalah alasan lainnya di balik kepopuleran buku-buku Adnan Oktar.


Taner Edis juga mengkritik Adnan Oktar terkait faktar Oktar tidak memiliki latar belakang pendidikan dalam Biologi atau ilmu lain yang relevan dengan konsep evolusi. Menurut Taner Edis, kebanyakan argumen dalam pandangan anti evolusi Harun Yahya mengutip dan identik dengan argumen-argumen antievolusi (kreasionisme) yang diajukan sejumlah kelompok Kristen tertentu yang menolak evolusi, yang telah sering dibantah oleh [[komunitas ilmiah]].<ref name="TanerEdis">http://ncse.com/rncse/19/6/cloning-creationism-turkey [Taner Edis, "Cloning Creationism in Turkey", 1999] (diakses pada 10 Februari 2011)</ref> Taner Edis menegaskan bahwa tulisan Harun Yahya mengenai evolusi berusaha memberi kesan ilmiah, namun tidak mengikuti standar ilmiah dalam mencakup pembahasan yang seimbang mengenai argumen kedua belah pihak dalam masalah evolusi dan bahwa materi yang dibeberkan oleh Oktar berupa argumen yang secara ilmiah bisa diabaikan dan mengandung distorsi yang tidak memiliki dasar ilmiah.<ref>[http://www.hssonline.org/publications/Newsletter2008/NewsletterJanuary2008Creationism.html], Taner Edis, Islamic Creationism: A Short History, History of Science Society, Newsletter, vol 37, No. 1, 2008</ref> Sejumlah ilmuwan lain juga telah memberikan kritikan senada.

Oktar juga telah menerbitkan berbagai tulisan tentang [[Zionisme]] dan [[Freemasonry]], dan menuduh kaum Zionis melakukan [[rasisme]] dan menegaskan bahwa Zionisme dan Freemasonry telah menimbulkan banyak pengaruh negatif terhadap sejarah dan politik dunia. Namun belakangan, ia menjelaskan bahwa kecamannya secara khusus ditujukan pada Zionis yang ateis, dan ia menganjurkan toleransi terhadap Yahudi yang tidak ateis.<ref>[http://www.islamdenouncesantisemitism.com/ Harun Yahya: Islam Denounces anti-Semitism]</ref>

Ratusan buku konon ditulis oleh Oktar. Karena itu sebagian orang mengklaim bahwa orang lain pasti telah ikut menyumbangkan, atau menulis, banyak dari buku-buku itu. Tuduhan ini dengan keras disangkal di situsnya; ia mengklaim bahwa dia adalah satu-satunya penulis dari semua buku itu. Namun, ia juga menyangkal telah menulis "Kebohongan Holocaust" yang mula-mula diterbitkan atas nama Harun Yahya.

Banyak dari karya Oktar telah atau sedang diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, Perancis, Jerman, Italia, Rusia, Spanyol, Arab, Portugis, Albania, Serbia-Kroasia, Bosnia, Polandia, Urdu, Indonesia, Kazakh, Azeri, Melayu, Bengali, dan Malayalam. Karya tulisnya telah dipublikasikan secara luas ke seluruh dunia, dan sebagian dari karyanya tersedia gratis pada situs resminya.

=== Kreasionisme ===
(contracted; show full)n"/> Sumber dana bagi gerakan ini tidak diketahui.<ref name="WallStreetJ"/> BAV mempelopori upaya untuk menghadapi golongan akademisi Turki yang mengajarkan [[biologi evolusioner]].<ref name="CreationismTakesRoot">{{cite news | url=http://www.sciencemag.org/cgi/content/full/292/5520/1286 | title=Creationism Takes Root Where Europe, Asia Meet | work=[[Science (journal)|Science]] |date= 18 May 2001 | first=Robert | last=Koenig | accessdate =17 March 2009}}</ref> 
.

Pada bulan September 2008 Oktar mengajukan tantangan "10 [[Triliun]] [[Lira baru Turki|lira Turki]] bagi siapa saja yang mampu menunjukkan [[Fosil peralihan|fosil dengan bentuk pertengahan]] dan membuktikan evolusi". Dia mengklaim, "Tidak ada satu [fosil]pun yang termasuk dalm kelompok mahkluk aneh dalam perkembangan jenisnya yang dikira oleh para evolusionis.. Jika dia melihat fosil kepiting, dia mengatakan "Itu hanya kepiting biasa, tidak terjadi evolusi.

==== Atlas Penciptaan ====
{{main|Atlas Penciptaan}}
Oktar menerbitkan volume 1 bukunya, ''Yaratılış Atlası'' (''Atlas Penciptaan''), bersama Global Publishing di Istanbul, pada bulan Oktober 2006.<ref>{{cite web |url=http://www.harunyahya.com/books/darwinism/atlas_creation/atlas_creation_01.php |title=ATLAS OF CREATION}}</ref> Volume 2 dan 3 menyusul pada tahun 2007. Situs web terkait (yaratilisatlasi.com), yang didaftarkan kepada Global Yayıncılık (Global Publishing) di Istanbul, ditampilkan secara daring pada tahun 2007 juga.

Buku ini memiliki ukuran 11 x 17&nbsp;inci dan berat 12 pon, dengan sampul merah cerah dan sekitar 800 halaman mengkilap, sebagian besar halamannya disertai gambar dengan kualitas yang sangat baik. Penampilan buku tersebut membuat New York Times menganggap “Atlas Penciptaan" sebagai "barangkali  merupakan tantangan kreasionis yang terbesar dan terindah terhadap teori Darwin, yang oleh Tuan Yahnya disebut ideologi yang rapuh dan sesat dan bertentangan dengan Quran".<ref name="New York Times 1"/> Ribuan kopi buku ini disebarkan secara sukarela ke sekolah, ilmuwan dan lembaga penelitian terkemuka di seluruh Eropa dan Amerika Serikat.<ref name="New York Times 1"/><ref>{{cite news | title=In the beginning |date=19 April 2007 | url =http://www.economist.com/world/displaystory.cfm?story_id=9036706 |work=The Economist | accessdate =28 April 2007 | archiveurl= http://web.archive.org/web/20070430075912/http://www.economist.com/world/displaystory.cfm?story_id=9036706| archivedate= 30 April 2007 <!--DASHBot-->| deadurl= no}}</ref>

Pengaruh Buku "Atlas Penciptaan" di Dunia

1- Situs blog Le blog d'Yves Daoudal memuat laporan pada tanggal 2 Februari 2007 tentang Atlas Penciptaan dengan judul "kepanikan Darwinis."

2- Surat kabar Belgia A Voix Autre menyebut pengaruh Atlas Penciptaan Harun Yahya di Prancis dengan ungkapan berikut: "Kepanikan di belakang panggung!" dan "Kepustakaan penganut Penciptaan belum pernah sedemikian dahsyat."

3- Majalah Le Nouvel Observateur menggambarkan wakil terpenting pergerakan paham Penciptaan sebagai, "Harun Yahya sendiri, dengan sumbangsih yang dibuat oleh terbitan-terbitan internasional Harun Yahya."

4- Majalah Science membuat pernyataan berikut tentang buku Atlas Penciptaan yang dikirim ke Prancis dan negara-negara lain dalam terbitannya tanggal 16 Februari 2007: "Ini adalah serangan yang terlihat paling megah terhadap evolusi yang tersaksikan dalam rentang waktu lama: Itu adalah kesepakatan di antara para ilmuwan Eropa yang beberapa minggu lalu telah menerima... buku-buku gratis Atlas Penciptaan."

5- Harian Le Monde menggambarkan Atlas Penciptaan sebagai "sebuah karya tak tertandingi" dalam terbitannya tanggal 3 Februari 2007.

6- Sebuah tulisan oleh Nicolien den Boer pada situs berbahasa Belanda Radio Netherlands menyatakan bahwa Atlas tersebut telah menimbulkan "bencana banjir besar" di seantero Eropa.

7- Terbitan tanggal 2 Februari 2007 dari harian Le Figaro memuat judul utama "Paham penciptaan Islam sedang menyerang di Prancis."

8- Terbitan tanggal 3 Februari 2007 dari harian Le Monde memuat judul utama "Para penganut penciptaan sekarang sedang menyerang sekolah-sekolah Prancis."

9- Terbitan tanggal 6 Februari 2007 dari harian La Liberation menggambarkan Harun Yahya sebagai "pemenang terbesar paham Penciptaan di Turki."

10- Terbitan tanggal 5 Februari 2007 dari The Washington Post menggambarkan Atlas Penciptaan sebagai "Buku Turki yang menyerang Darwinisme."

11- Pada tanggal 9 Februari 2007 situs berita www.bellaciao.org, sebuah garapan bersama Italia-Prancis, memuat laporan tentang pergerakan dunia yang memihak penciptaan. Laporan itu menyatakan bahwa: "Harun Yahya (orang Turki yang bernama asli Adnan Oktar), yang telah menyatakan teori Darwin tidaklah absah (dan filsafat satu-satunya yang menganjurkan pertikaian dan menganggapnya perlu), melangkah lebih jauh dari sekedar menolak teori evolusi."

12- Dalam situs pribadinya wartawan Amerika terkemuka Doug Ireland memuat laporan bertajuk "Paham penciptaan Islam menyerang Prancis."

13- Sebuah laporan dalam situs internet politik Prancis Gaullisme menyebutkan hal berikut dalam sebuah laporan tanggal 3 Februari 2007: "… penganjur paling giat paham penciptaan, disebabkan kekuatan terbitan-terbitan Harun Yahya, sudah pasti adalah Harun Yahya sendiri."

14- Sebuah situs blog tentang evolusi bernama Le blog des bactéries et de l'évolution memuat dua laporan pada tanggal 8 dan 9 Februari 2007. Keduanya menjuluki Atlas Penciptaan sebagai "kapal perang dahsyat yang menggunakan banyak kutipan dari ayat-ayat Al Qur'an."

15- Dalam terbitannya tanggal 5 Maret 2007, Le Soir, salah satu harian utama Belgia, memuat laporan tentang pengaruh di dunia dari buku Atlas Penciptaan Harun Yahya. Laporan tersebut, yang berjudul "Buku merah menyanggah pernyataan Darwin," menggambarkan karya Harun Yahya sebagai "sebuah campur-tangan cerdas."

16- Prof. Bernard Rentier dari Universitas Liege menyampaikan pendapat ini dalam situs pribadinya: "Isinya mengejutkan, tapi mengena. Seseorang tidak berani membayangkan pengaruh yang bakal muncul menyusul penyebaran buku Atlas tersebut ke seluruh dunia …"

17- Organisasi pendukung penciptaan Polandia Polskie Towarzystwo Kreacjonistyczne menyatakan bahwa "di sejumlah negara buku-buku sang penulis lebih dihargai daripada buku-buku pelajaran sekolah …"

18- Pada tanggal 23 Maret majalah internet Polandia Interia.pl memuat laporan berkenaan dengan Atlas Penciptaan Harun Yahya yang diberi judul "Buku rujukan anti-Darwinis telah mengguncang pihak-pihak yang berwenang."

19- Situs berita Glos Nauczycielski menggambarkan ketakutan hebat di Kementrian Pendidikan Belgia yang dimunculkan buku tersebut dengan judul "Buku anti-Darwinis menyerbu sekolah-sekolah Belgia."

20- Situs berita Dziennik Online memperbincangkan tanggapan pihak Belgia terhadap gagasan penciptaan, dan menyebutkan pihak berwenang Belgia "berkata bahwa buku tersebut perlu disita karena alasan mendesak."

21- Sebuah laporan yang dimuat terbitan tanggal 2 Mei 2007 dari Le Matin, salah satu harian utama Belgia menampilkan judul, "Propaganda tertanam kokoh di Eropa: sebuah Atlas luar biasa telah menyerang seantero Swiss!"

22- Jurnal bulanan Universitas Liège memuat laporan berjudul "Sebuah contoh mengejutkan Paham Penciptaan: karya asal Turki memicu debat evolusi!" dalam terbitannya tanggal 15 Mei 2007.

23- Dalam terbitannya tanggal 20 Juni 2007, Die Welt, salah satu harian terbesar Jerman, memuat laporan panjang berjudul "Berjuang dengan Al Qur'an melawan evolusi." Laporan itu menyebutkan "Kementrian Pendidikan di Paris panik dan menyerukan agar buku tersebut tidak diajarkan di kelas."

24- Pada tanggal 20 Februari 2007, situs berita Jerman hpd-online.de memuat laporan mengenai Atlas Penciptaan. Laporan ini mengulas tentang kepanikan yang disebabkan oleh penyebarluasan buku tersebut di Prancis dan Benelux.

25- Situs berita utama Amerika www.newsmax.com memuat laporan berjudul "Orang Turki: Ateisme adalah ‘Penyebab Utama Terorisme'" pada tanggal 22 November 2006. Laporan tersebut menyatakan, "Ini... memiliki pengaruh yang hanya dapat diimpikan para penganut paham penciptaan di Amerika Serikat."

26- Terbitan tanggal 23 Maret 2007 dari La Libre Belgique, yang diterbitkan di Belgia, menyebutkan "seorang penulis yang memperoleh keberhasilan yang semakin besar dalam penolakannya terhadap teori evolusi …"

27- Kevin Myers membuat pernyataan ini terhadap Atlas Penciptaan dalam koran Irish Independent tanggal 9 Maret 2007: "...Atlas Penciptaan Harun Yahya dari Global Publishing, adalah yang benar-benar paling memukau hingga kini di tahun ini."

28- Sebuah laporan oleh Carl-Johan Bilkenroth dalam terbitan tanggal 4 Maret 2007 dari Svenska Dagbladet, yang terbit di Swedia, menyebut Atlas tersebut sebagai "sebuah karya agung yang menantang Darwin."

29- Sebuah laporan mengenai Atlas Penciptaan dalam terbitan tanggal 4 Juni 2007 dari Corriere della Sera, harian terbesar di Italia, berisi pernyataan berikut: "Pada saat bersamaan, telah muncul persaingan antara penganut penciptaan asal Kristen yang berpusat di Amerika Serikat dan mereka yang berasal dari Islam yang telah menyibukkan kita dengan Atlas Penciptaan. Kita tidak dapat mengetahui siapa dari keduanya yang akan menang, kita sungguh tahu pasti bahwa kitalah yang menjadi pihak kalah …"

30- Kantor berita Armenews memuat laporan pada tanggal 18 April 2007 yang memuat kata-kata, "Perjuangan melawan evolusi yang dilancarkan di Turki tampaknya telah berakhir dalam kemenangan yang nyaris mutlak."

31- Sebuah situs pendukung evolusi yang terbit dalam bahasa Italia, Dragor, memuat sebuah telaah berjudul "Darwin, Perpisahan?" Telaah tersebut membandingkan pengaruh Atlas Penciptaan di Prancis dan Italia dan menekankan bahwa hampir mustahil menghentikan paham penciptaan Islam yang dipimpin Harun Yahya. "Berapa lama lagi Prancis mampu bertahan?" tanyanya.

32- Terbitan tanggal 24 Juni 2007 dari The Washington Times memuat laporan tentang Fakta Penciptaan, yang sedang tumbuh menguat di negara-negara Eropa. Laporan tersebut mengutip Hervé Le Guyader, pakar biologi dari Universitas Paris, yang menyebut tantangan dari para pemikir Islam "jauh lebih berbahaya dari upaya-upaya penganut paham penciptaan sebelumnya, yang seringkali berasal dari Inggris."

33- Sebuah laporan dalam terbitan tanggal 29 Maret 2007 dari Stern, satu di antara majalah terpenting di Jerman, mengatakan "Sebuah buku menyerupai sambaran guntur. … Sangatlah jelas dari permulaannya: Buku ini sama sekali berbeda!"

34- Harian Prancis Lyon Capitale menjuluki Harun Yahya sebagai "Penganut Penciptaan paling giat saat ini," pada tanggal 13 Februari 2007.

35- Terbitan tanggal 29 Juni 2007 dari Süddeutsche Zeitung, harian yang tergolong beroplah terbesar di Jerman, menyebut Atlas Penciptaan Harun Yahya sebagai "sebuah buku yang dihiasi dengan gambar-gambar mengejutkan dari kerajaan tumbuhan dan hewan."

Pameran fosil yang berlanjut dengan kecepatan penuh di seluruh wilayah Turki tampak menyebabkan kegelisahan mendalam dan kepanikan di kalangan lingkaran media tertentu. Tidak mampu menyodorkan bukti apa pun yang membantahnya dan dilanda kepanikan karena dihadapkan perkembangan ini, kalangan tersebut mengambil langkah pelarangan dan penghalangan. Namun, menerbitkan laporan yang ditujukan dalam rangka penghentian pameran fosil dan pelarangan buku Atlas Penciptaan tidak dapat menghentikan runtuhnya Darwinisme.

Yang seharusnya dilakukan media Darwinis adalah menampilkan fosil-fosil bentuk peralihan yang menunjukkan bukti evolusi, daripada mencoba menutupi temuan-temuan ilmiah tersebut. Namun tak satu fosil bentuk peralihan pun telah ditemukan hingga kini, dan tidaklah mungkin fosil itu akan ditemukan di masa mendatang. Sungguh, semua tantangan kami kepada para evolusionis agar mereka memamerkan bentuk-bentuk peralihan mana pun yang mungkin mereka miliki tidak pernah dipenuhi, dan kaum Darwinis menjadi bungkam di hadapan temuan-temuan fosil yang membuktikan fakta Penciptaan. 

Mereka yang berusaha menghentikan pameran fosil tidak sadar bahwa terdapat jutaan fosil di bawah bangunan-bangunan tempat fosil-fosil ini dipamerkan dan di bawah jalan-jalan yang mereka lalui untuk meliput masalah ini, dan bahwa masing-masing dari fosil ini mengarahkan kepada Penciptaan. Di daerah mana pun di Anatolia dilakukan penggalian, atau di kota mana pun di Marmara, atau di distrik mana pun di Istanbul, tidak peduli jalan mana yang digali, jutaan fosil yang keberadaannya membuat orang-orang ini sedemikian ketakuan akan ditemukan. Hanya beberapa contoh, seperti fosil ikan berumur 15 juta tahun ditemukan selama penggalian sebuah sumur di Feke, Adana; fosil gajah, kambing dan kuda nil berumur 10-8 juta tahun, ditemukan di Nevshir; fosil ikan gurami berumur 15 juta tahun ditemukan di penambangan batu di Silifke, Mersin; atau fosil gajah, rusa, badak, jerapah, kambing dan beruang ditemukan di Kokluce, Sivas merupakan bukti berlimpahnya jumlah fosil yang membuktikan Penciptaan yang ada di perut bumi.

Menyebarluaskan liputan berjudul “Tutup pameran-pameran ini!” atau “Larang buku ini!” dan menggunakannya untuk ditanamkan ke dalam pikiran masyarakat umum, padahal bumi yang mereka injak dipenuhi fosil yang membuktikan fakta Penciptaan, menunjukkan kesulitan mengenaskan yang kini dialami sendiri oleh kaum Darwinis.

Hanya fosil-fosil yang benar-benar telah membatu yang ditampilkan pada pameran ini, dan di bawahnya ditulis kata-kata “fosil ini tetap tidak berubah selama ratusan juta tahun.” Fosil-fosil tersebut sama persis dengan spesimen masa kini, dan masyarakat umum dapat memahami hal ini dengan mudah tanpa perlu penjelasan lebih dalam. Jutaan fosil, seperti laba-laba berumur 125 juta tahun, buaya berumur 100 juta tahun, udang berumur 95 juta tahun, semut berumur 45 juta tahun, pakis berumur 300 juta tahun, daun tumbuhan Willow berumur 50 juta tahun atau tengkorak hyena berumur 80 juta tahun memberitahu kita “kami tidak pernah berevolusi, kami diciptakan.” Fosil-fosil ini menunjukkan bahwa teori evolusi adalah sebuah mitos, tanpa perlu penjabaran tambahan apa pun. Siapa pun yang berpikir lurus dengan daya pemahaman dapat dengan mudah memahami ini. Sekali mereka melihat bukti-bukti yang terlampau jelas dan nyata ini, masyarakat tidak akan tersesatkan lagi oleh penipuan Darwinisme.

Bertahun-tahun, Darwinisme benar-benar telah memiliki pengaruh hipnotis pada masyarakat dan menanamkan ke dalam pikiran mereka sebuah kebohongan besar. Namun sekarang tiada guna lagi bagi media evolusionis melanjutkan kebohongan ini dengan cara yang begitu menyedihkan. Sebagaimana ratusan ribu orang yang telah melihat dan menerima fakta-fakta yang sebenarnya, mereka juga wajib mengakui bahwa mereka telah “dibohongi” dan sadar bahwa tidaklah pernah terlambat untuk memperbaiki kerusakan yang telah dilakukan.

Penelitian menunjukkan bahwa pengaruh Darwinisme di Turki terus berkurang setiap harinya. Pada awal 1980-an, jumlah orang yang tidak percaya pada evolusi sekitar 30 – 40%, namun sebuah jajak pendapat yang dilakukan pada 2006 menunjukkan bahwa 75% rakyat Turki tidak lagi percaya pada teori evolusi. Menurut jajak pendapat terakhir oleh Yayasan Pengkajian Ekonomi dan Sosial Turki (TESEV), 87,4% rakyat Turki percaya bahwa “Tuhan menciptakan manusia.”

Perkembangan serupa terjadi di Prancis, di mana orang-orang dikejutkan dengan fakta-fakta ilmiah yang mereka saksikan pada Atlas Penciptaan. Jika jajak pendapat dilakukan tahun depan, maka akan tampak perbedaan besar antara jumlah orang di Prancis yang mempercayai teori evolusi tahun lalu dan tahun depan. Jika ditanyai tahun depan, sejumlah besar masyarakat Prancis akan mengatakan bahwa mereka tidak percaya pada Darwinisme. Dan tidak hanya di Prancis; orang-orang di Italia, Inggris, Jerman, Swis, Denmark dan Belgia, singkatnya, orang-orang di seluruh dunia, akan menyaksikan fakta-fakta tersebut dan dengan segera terbebaskan dari sihir Darwinisme. Matahari yang akan menerangi seluruh dunia telah lahir.

Pada kenyataannya, pernyataan mendasar Darwinisme sepenuhnya tidaklah ilmiah, dan ketiadaan nalarnya sedemikian jelas sehingga anak usia sekolah dasar pun dapat melihatnya. Menurut Darwinisme, dengan cara yang tidak dapat dijelaskan, sel pertama diduga terbentuk di lingkungan zaman purba bumi, dalam sebuah genangan air berlumpur. Dan dari sel tunggal itu, serangkaian kejadian kebetulan tanpa akhir benar-benar memunculkan hewan, tumbuhan, manusia dan peradaban. Dengan kata lain, seluruh umat manusia, dan juga seluruh kerajaan tumbuhan dan hewan, diyakini sebagai hasil karya lumpur berkadar tepat, waktu yang lama dan berlimpah kejadian kebetulan.

Menurut kaum Darwinis, yang menderita kekurangan nalar yang jelas, bahan-bahan tadi, yang masing-masingnya tidak berkesadaran, memunculkan manusia yang memiliki akal dan kesadaran, yang berpikir, mencintai, merasa kasihan, memiliki penilaian bijaksana, menghasilkan lukisan dan patung, menggubah simponi, menulis buku cerita, membangun pencakar langit, membangun reaktor nuklir, menemukan penyebab penyakit dan meramu obat untuk mengobatinya, atau berpolitik. Mereka menyatakan bahwa ketika waktu yang cukup telah terlewati, singa, harimau, kelinci, rusa, gajah, kucing, anjing, ngengat, lalat, buaya dan burung semuanya berevolusi secara kebetulan dari air berlumpur. Semua jenis buah-buahan dan sayur-mayur, dengan rasa dan aromanya yang khas – jeruk, strawberi, pisang, apel, anggur, tomat, lada – bunga dengan bentuk yang tiada bandingannya dan tetumbuhan lain kesemuanya muncul dari lumpur yang sama.

Singkatnya, sejak zaman Darwin, tak terhitung tulisan, karya tulis ilmiah, film, laporan surat kabar, artikel majalah dan acara televisi telah mengulang-ulang cerita evolusionis bahwa semua bentuk kehidupan muncul secara kebetulan dari lumpur. Dengan kata lain, jika Anda bertanya pada seorang Darwinis “Bagaimana peradaban kita muncul?” atau, “Bagaimana begitu banyak bentuk kehidupan muncul menjadi ada?” atau, “Bagaimana manusia menjadi ada?” Inti jawaban yang akan Anda terima adalah ini: Kejadian-kejadian kebetulan memunculkan semua hal tersebut dari lumpur, seiring berjalannya waktu.

Tak diragukan, seseorang mestilah tidak berakal atau tidak memiliki sarana pemahaman apa pun untuk mempercayai dongeng semacam itu. Namun anehnya, teori yang sangat tidak masuk akal dan bertentangan dengan nalar itu memiliki pengikut selama bertahun-tahun dan masih terus disebarluaskan dengan bungkus ilmiah.

1. Dalam bab “Kesulitan Pada Teori” dari bukunya, Darwin menulis:

“… Mengapa, jika spesies-spesies telah diturunkan dari spesies lain melalui perubahan halus bertahap, tidak kita saksikan di mana pun bentuk-bentuk peralihan yang tak terhitung? Mengapa seluruh makhluk hidup tidaklah membingungkan tapi malah berwujud spesies, seperti yang kita lihat, yang terpisahkan dengan baik? … Tetapi, karena menurut teori ini bentuk peralihan yang tak terhitung haruslah pernah ada, mengapa kita tidak menemukannya terpendam dalam jumlah tak terhitung dalam kerak bumi? …Lalu kenapa tidak setiap bentukan geologis dan setiap lapisan dipenuhi rantai-rantai peralihan semacam itu? Geologi sudah pasti tidak menyingkap rantai kehidupan apa pun yang berubah secara halus bertahap semacam itu; dan ini, mungkin, adalah keberatan paling jelas dan berat yang dapat dikemukakan untuk melawan teori saya.” (Charles Darwin, The Origin of Species, hal. 172)

2. Walaupun seorang evolusionis, profesor Steven M. Stanley dari Universitas John Hopkins, mengakui fakta tentang catatan fosil, dengan mengatakan:

“Catatan fosil yang diketahui tidaklah, dan tidak pernah, sesuai dengan teori perubahan bertahap… sebagaimana ditulis baru-baru ini oleh sejarawan biologi William Coleman, ‘Sebagian besar pakar fosil merasa bukti-bukti mereka semata-mata bertentangan dengan penekanan Darwin pada perubahan-perubahan teramat kecil, lambat dan terkumpul yang mengarah pada perubahan spesies.’ …kisah mereka telah disembunyikan.” (S. M. Stanley, The New Evolutionary Timetable: Fossils, Genes, and the Origin of Species, Basic Books Inc. Publishers, N.Y., 1981, hal. 71)

3. Pakar fosil Niles Edredge dan antropolog Ian Tattersall, dari Museum Sejarah Alam Amerika, menyatakan bahwa catatan fosil sudah cukup memberikan pemahaman tentang sejarah kehidupan dan bahwa hal itu sama sekali tidak mendukung teori evolusi:

“Bahwa masing-masing jenis fosil diakui tetaplah sama di sepanjang masa keberadaan mereka dalam catatan fosil telah diketahui para ahli fosil jauh sebelum Darwin menerbitkan bukunya. Darwin sendiri, …meramalkan bahwa ilmuwan-fosil generasi mendatang akan mengisi celah ini dengan pencarian yang tekun… Penelitian tentang fosil seratus dua puluh tahun kemudian, telah terlampau jelas bahwa catatan fosil tidak akan membenarkan ramalan Darwin tentang masalah ini. Permasalahan ini bukan pula karena catatan yang sangat tidak lengkap. Catatan fosil sekedar menunjukkan bahwa ramalan ini salah.” (N. Eldredge and I. Tattersall, The Myths of Human Evolution, Columbia University Press, 1982, hal. 45-46)

4. Profesor paleontologi dari Universitas Glasgow, T. Neville George mengakui hal ini bertahun-tahun silam:

“Tidak perlu lagi meminta maaf atas miskinnya catatan fosil. Dalam beberapa hal [catatan fosil] sudah berlimpah hingga hampir susah disusun, dan penemuan melampaui penyusunan… Walaupun begitu, catatan fosil sebagian besarnya masih tersusun atas celah-celah. “(T. N. George, “Fossils in Evolutionary Perspective,” Science Progress, Vol. 48, Januari 1960, hal. 1)

5. Kapan pun catatan fosil disebutkan, sebagian besar orang membuat kesan bahwa terdapat kaitan positif antara catatan fosil dan teori Darwin. Kesalahan ini dibahas dalam sebuah tulisan dalam jurnal Science:

“Sejumlah besar ilmuwan yang terlatih-baik di luar bidang biologi evolusi dan paleontologi sayangnya telah berpikiran bahwa catatan fosil lebih bersifat Darwinis dari pada yang sebenarnya… Di tahun-tahun setelah Darwin, para pembelanya berharap menemukan perkembangan yang dapat diperkirakan. Secara umum, ini masih belum ditemukan namun harapan tersebut telah tetap bertahan, dan sejumlah khayalan murni telah merasuki buku-buku pelajaran.” (Science, 17Juli 1981, hal. 289)

6. Sebagaimana diamati oleh Edmund J. Ambrose, profesor emeritus biologi sel pada Universitas London:

“Pada tahap sekrang dari penelitian geologis, kita harus mengakui bahwa tidak ada sesuatu pun dalam catatan geologis yang bertentangan dengan pandangan para penganut penciptaan konservatif, bahwa Tuhan telah menciptakan tiap-tiap spesies secara terpisah…” (Edmund J. Ambrose, The Nature and Origin of the Biological World, John Wiley & Sons, 1982, hal. 164)Seorang anggota faklutas pernah diancam, diganggu, dan dicela dalam selebaran-selebaran BAV, yang mengakibatkan munculnya gugatan hukum terhadap BAV.

Pada tahun 2005, Profesor Ümit Sayın merangkum pengaruh dari kampanye BAV dan kepada surat kabar ''[[The Pitch]]'' dia mengatakan:<ref name="pitch"/>
{{cquote|Pada tahun 1998, Saya dapat mendorong enam anggota Akademi Sains Turki untuk bertindak menentang gerakan kreasionis. Kini, tidak mungkin lagi mendorong orang-orang. Mereka takut diserang oleh kelompok Islam radikal dan BAV.}}

Pada bulan September 2008 Oktar mengajukan tantangan "10 [[Triliun]] [[Lira baru Turki|lira Turki]] bagi siapa saja yang mampu menunjukkan [[Fosil peralihan|fosil dengan bentuk pertengahan]] dan membuktikan evolusi". Dia mengklaim, "Tidak ada satu [fosil]pun yang termasuk dalm kelompok mahkluk aneh dalam perkembangan jenisnya yang dikira oleh para evolusionis." Dr [[Kevin Padian]] dari Universitas California mengkritik pendapat bahwa fosil semacam itu tidak ada. Kevin Padian menyatakan bahwa Oktar "tidak mengetahui sama sekali apa yang kami ketahui mengenai bagaimana segala sesuatu berubah. Jika dia melihat fosil kepiting, dia mengatakan "Itu hanya kepiting biasa, tidak terjadi evolusi.'"<ref name="New York Times 1">{{cite news |first=Cornelia |last=Dean |title=Islamic Creationist and a Book Sent Round the World |url=http://www.nytimes.com/2007/07/17/science/17book.html?_r=1&ref=science&oref=slogin |work=[[New York Times]] |date=2007-07-17 |accessdate=2007-07-17 |language= |quote= }}</ref><ref name="PrizeforFossil">{{cite news | url=http://www.independent.co.uk/news/science/creationist-offers-prize-for-fossil-proof-of-evolution-945289.html | title=Creationist offers prize for fossil proof of evolution | publisher=[[The Independent]] |date= 29 September 2008  | first= Toby| last=  Green| accessdate =2011-02-12 | location=London}}</ref> Menurut pakar evolusi Richard Dawkins, Oktar "tidak mengerti apapun mengenai zoologi, tidak mengerti apapun mengeni biologi. Dia tidak mengerti apapun mengenai apa yang dia berusaha bantah. <ref name="WallStreetJ"/>

Di Prancis, para ilmuwan berbicara menentang bukunya, sedangkan para ilmuwan Amerika tidak terkesan dengan bukunya.<ref>[http://www.nytimes.com/2007/07/17/science/17book.html The New York Times, "Islamic Creationist and a Book Sent Round the World", July 17, 2007]</ref>

==== Atlas Penciptaan ====
{{main|Atlas Penciptaan}}
Oktar menerbitkan volume 1 bukunya, ''Yaratılış Atlası'' (''Atlas Penciptaan''), bersama Global Publishing di Istanbul, pada bulan Oktober 2006.<ref>{{cite web |url=http://www.harunyahya.com/books/darwinism/atlas_creation/atlas_creation_01.php |title=ATLAS OF CREATION}}</ref> Volume 2 dan 3 menyusul pada tahun 2007. Situs web terkait (yaratilisatlasi.com), yang didaftarkan kepada Global Yayıncılık (Global Publishing) di Istanbul, ditampilkan secara daring pada tahun 2007 juga.

Buku ini memiliki ukuran 11 x 17&nbsp;inci dan berat 12 pon, dengan sampul merah cerah dan sekitar 800 halaman mengkilap, sebagian besar halamannya disertai gambar dengan kualitas yang sangat baik. Penampilan buku tersebut membuat New York Times menganggap “Atlas Penciptaan" sebagai "barangkali  merupakan tantangan kreasionis yang terbesar dan terindah terhadap teori Darwin, yang oleh Tuan Yahnya disebut ideologi yang rapuh dan sesat dan bertentangan dengan Quran".<ref name="New York Times 1"/> Ribuan kopi buku ini disebarkan secara sukarela ke sekolah, ilmuwan dan lembaga penelitian terkemuka di seluruh Eropa dan Amerika Serikat.<ref name="New York Times 1"/><ref>{{cite news | title=In the beginning |date=19 April 2007 | url =http://www.economist.com/world/displaystory.cfm?story_id=9036706 |work=The Economist | accessdate =28 April 2007 | archiveurl= http://web.archive.org/web/20070430075912/http://www.economist.com/world/displaystory.cfm?story_id=9036706| archivedate= 30 April 2007 <!--DASHBot-->| deadurl= no}}</ref>

[[Berkas:AtlasPenciptaan.jpg|thumb|left|200px|Sampul Atlas Penciptaan edisi bahasa Indonesia.]]
Biolog [[Kevin Padian]] dari Universitas California, Berkeley, berkata bahwa orang yang telah menerima buku ini "kagum saja atas ukuran nilai produksinya dan juga kagum atas muatan sampah yang terdapat di dalamnya." Dia menambahkan bahwa "[Oktar] tidak benar-benar tahu mengenai apa yang kita ketahui terkait bagaimana segala sesuatu berubah seiring waktu.”<ref name="New York Times 1"/>

Gerdien de Jong, satu dari lima biolog di Universitas Utrecht yang menerima buku ini, menggambarkan bahwa pemikiran dalam buku tersebut "amat sangat konyol".<ref name=Enserink2007>{{Cite journal
 | author = Enserink, Martin
 | year = 2007
 | title = FAITH AND SCIENCE: In Europe's Mailbag: A Glossy Attack on Evolution
 | journal = Science
 | volume = 315
 | issue = 5814
 | pages = 925a
 | doi = 10.1126/science.315.5814.925a
 | pmid = 17303725
 | postscript = <!--None-->
}}</ref>

Biologi [[PZ Myers]] menulis:<ref name=Myers>{{cite web|url=http://scienceblogs.com/pharyngula/2008/01/well_fly_fishing_is_a_science.php?utm_source=mostactive&utm_medium=link |title=PZ Myers, "Well fly fishing is a science" |publisher=Scienceblogs.com |accessdate=10 April 2012}}</ref>
{{cquote|Pola umum dalam buku ini diulang-ulang dan mudah diprediksi: buku ini menunjukkan foto fosil dan foto hewan hidup, lalu menyatakn bahwa hewan tersebut tidak berubah sedikitpun, sehingga evolusi disebutnya salah. Ini dulang-ulang berkali-kali. Buku ini membosankan, dan secara umum isinya keliru (hewan-hewan tersebut memang berubah!) dan foto-fotonya, meskipun indah, sleuruhnya dipasang tanpa izin.|4=[[PZ Myers]]}}

Komite Budaya, Sains, dan Pendidikan di [[Majelis Parlemen Majelis Eropa]] menulis dalam laporannya:<ref name=CoE>{{cite web |url=http://assembly.coe.int/Main.asp?link=/Documents/WorkingDocs/Doc07/EDOC11297.htm |title=The dangers of creationism in education |work=Council of Europe |first=Guy |last=Lengagne |date=8 June 2007 |accessdate=23 November 2011}}</ref>
{{cquote|Semua argumen dalam buku ini tidak didasarkan pada bukti ilmiah, dan buku ini lebih nampak seperti risalah keagamaan daripada sanggahan ilmiah terhadap teori evolusi.|4=Komite Budaya, Sains, dan Pendidikan, [[Majelis Parlemen Majelis Eropa]]}}

[[Richard Dawkins]], pakar evolusi terkemuka, menulis resensi mengenai tulisan Harun Yahya, dan menunjukkan sejumlah kesalahan fakta, seperti identifikasi spesies yang keliru, dan pemakaian foto yang tidak menunjukkan spesies yang sesungguhnya ada.<ref name="DawkinsReview">{{cite news|url=http://richarddawkins.net/article,2833,Venomous-Snakes-Slippery-Eels-and-Harun-Yahya,Richard-Dawkins|title=Venomous Snakes, Slippery Eels and Harun Yahya|date= 2008-07-07 | first=Richard | last=Dawkins|publisher=[[Richard Dawkins Foundation for Reason and Science]]  |accessdate =2008-10-17}}</ref> Selanjutnya, Dawkins mengatakan bahwa Harun Yahya tidak memahami apa yang berusaha dia bantah.<ref name="WallStreetJ">[http://online.wsj.com/article/SB123724852205449221.html The Wall Street Journal, "An Islamic Creationist Stirs a New Kind of Darwinian Struggle", March 17, 2009]</ref>

=== Teori konspirasi ===
Oktar menyebarkan sejumlah [[teori konspirasi]], dimulai dengan bukunya pada tahun 1986 yang berjudul ''Yahudilik ve Masonluk'' (''Yudaisme dan Freemasonry''). Buku ini menyatakan bahwa misi utama Yahudi dan Freemasonry di Turki adalah mengikis nilai spiritual, keagamaan, dan moral bangsa Turki, dan menjadikan mereka seperti hewan, yang menurut Oktar semua itu didasarkan pada "Taurat Yang Diselewengkan."<ref name=lifestory/><ref>[http://www.harunyahya.org/KITAP/YahudilikveMasonluk/yvm2.html#top {{tr}}YAHUDİLİK VE MASONLUK], Harun Yaha</ref> Oktar menegaskan bahwa "paham materialis, teori [[evolusi]], serta gaya hidup [[antiagama]] dan tak bermoral didoktrinkan kepada masyarakat" oleh orang Yahudi dan Freemasonry.<ref name=lifestory/>

Teori Oktar mengenai konspirasi global Freemasory diuraikan dalam bukunya ''Global Masonluk'' (''Freemasonry Global'') dan situs webnya ''Masonluk''<ref>{{cite web|author=* |url=http://masonluk.net |title=Harun Yahya |publisher=Masonluk.net |accessdate=10 April 2012}}</ref> dan ''Global Freemasonry''.<ref name="globalfreemasonry">[http://www.globalfreemasonry.com Harun Yahya: GlobalFreemasonry.com] – A website based on the works of Harun Yahya</ref> Menurut Oktar, Freemasonry adalah "dalang utama sistem dunia yang berdasarkan filsafat materialis, namun tetap menyembunyikan jati diri mereka."<ref name="globalfreemasonry" /> Oktar mengklaim bahwa [[teori evolusi]] adalah konspirasi Mason yang dimulai oleh kelompok [[Rosikrusian]].

Terbitan terkini Oktar menyatakan [[Darwinisme]] dan [[Materialisme]] sebagai konspirasi yang bertanggung jawab atas [[Anti-Semitisme|anti-Semitisme]] dan terorisme.<ref name="HumanistBio"/><ref name="IDAS">{{cite web|url=http://islamdenouncesantisemitism.com/ |title=Islam Denounces Antisemitism .com |publisher=Islam Denounces Antisemitism .com |accessdate=10 April 2012}}</ref> Dalam terbitan dan wawancara terkini (sejak 2004)<ref name="roth2004">{{cite web|url=http://www.tau.ac.il/Anti-Semitism/asw2004/turkey.htm |title=Stephen Roth Institute: Antisemitism And Racism |publisher=Tau.ac.il |accessdate=10 April 2012}}</ref>, Oktar menekankan kecamannya terhadap Zionisme dan Freemasonry dengan menambahkan kata [[ateis]] di belakang istilah tersebut, misalnya ''Zionis ateis ''<ref>{{cite web|url=http://us1.harunyahya.com/Detail/T/EDCRFV/productId/23782/THE_SECTIONS_ABOUT_THE_SANHEDRIN_AND_THE_PALACE_OF_THE_PROPHET_SOLOMON_(AS) |title=HarunYahya.com: In your works you distinguish between religious Zionism and atheist Zionism |publisher=Us1.harunyahya.com |date=3 May 2010 |accessdate=10 April 2012}}</ref> dan ''Freemason ateis''.<ref>{{cite web|url=http://us3.harunyahya.com/Detail/T/EDCRFV/productId/24265/WHAT_FORM_MUST_THE_STRUGGLE_AGAINST_ATHEIST_FREEMASONRY_TAKE |title=HarunYahya.com: What form must the struggle against atheist freemasonry take? |publisher=Us3.harunyahya.com |date=10 May 2010 |accessdate=10 April 2012}}</ref>

=== Holocaust ===
Pada tahun 1996, BAV menyebarkan buku pertamnya, yang diterbitkan setahun sebelumnya, yang berjudul ''Soykırım Yalanı'' (''Kebohongan Holocaust'').<ref>{{cite web|url=http://www.talkorigins.org/faqs/organizations/harunyahya.html |title=Harun Yahya and Holocaust Revisionism |publisher=Talkorigins.org |accessdate=10 April 2012}}</ref><ref name="Oktarinterview"/> Penerbitan ''Soykırım Yalanı'' memicu banyak depat publik.<ref name="axt">{{cite web|url=http://www.axt.org.uk/antisem/archive/archive1/turkey/turkey.htm |title=AXT 1996 report on antisemitism in Turkey |publisher=Axt.org.uk |accessdate=10 April 2012}}</ref> Buku ini mengklaim bahwa "apa yang dipercaya sebagai Holocaust sebenarnya hanyalah kematian beberapa orang Yahudi akibat wabah tipus selama perang dan wabah kelaparan menjelang akhir perang yang disebabkan oleh kekalahan Jerman."<ref>{{cite web|url=http://members.fortunecity.com/vural/bks/HOLOCAUST.HTML |title=The Holocaust Deception |publisher=Members.fortunecity.com |accessdate=10 April 2012}}</ref>

Pelukis dan intelektual Turki, [[Bedri Baykam]], mengemukakan kritik yang amat keras terhadap buku itu di surat kabar harian Ankara ''Siyah-Beyaz'' ("Hitam Putih"). Akibatnya, gugatan hukum atas tuduhan fitah dikenakan terhadapnya oleh pihak BAV. Selama persidangan pada bulan September, Baykam  mengungkap bahwa penulis sebenarnya dari buku ''Kebohongan Holocaust'' adalah Adnan Oktar.<ref name="axt"/> Gugatan itu sendiri dibatalkan pada bulan Maret 1997.<ref name="axt.org.uk">{{cite web|url=http://www.axt.org.uk/antisem/archive/archive2/turkey/turkey.htm#Parties |title=AXT 1998 report on antisemitism in Turkey |publisher=Axt.org.uk |accessdate=10 April 2012}}</ref><ref>{{cite news
|first=Laurie
|last=Udesky
|title=American Jewish organization sees emergence of 'Holocaust denial' in Turkey
|work=[[Turkish Daily News]]
|archivedate=13 November 2008
|date=27 March 1997
|url= http://www.hurriyetdailynews.com/h.php?news=american-jewish-organization-sees-emergence-of-holocaust-denial-in-turkey-1997-03-27 |archiveurl= http://www.hurriyetdailynews.com/h.php?news=american-jewish-organization-sees-emergence-of-holocaust-denial-in-turkey-1997-03-27
}}</ref>

Pada tahun 2001, [[Stephen Roth Institute]], di [[Universitas Tel-Aviv]], mendata Oktar sebagai penyangkal Holocaust karena diterbitkannya ''Kebohongan Holocaust''.<ref>{{cite web|url=http://books.google.com/books?id=Db7i1y806WUC&pg=PA308&dq=oktar+holocaust&hl=en |title=Antisemitism Worldwide, 2000/1, Stephen Roth Institute, pp. 308 |publisher=Google Books |accessdate=10 April 2012}}</ref>

Tiga tahun kemudian [[Stephen Roth Institute]] menyatakan pendapat bahwa Adnan Oktar telah meningkatkan toleransinya terhadap agama lain. Mereka mengemukakan bahwa Adnan Oktar "kini berusaha menyebarkan dialog antaragama"<ref name="roth2004"/> dan menyeru para Muslim untuk "memiliki sikap yang ramah dan toleran terhadap agama lain".<ref>[http://www.harunyahya.com/articles/32terrorism_antisemitism_soc06.php Antisemitism Is Racism Totally Contrary to Islam<!-- Bot generated title -->], Harun Yahya</ref>

Pada tahun 2006, BAV menerbitkan buku yang justru menegaskan Holocaust. Buku itu berjudul ''Kekejaman Holocaust'' dan isinya menyatakan bahwa "Nazi melakukan kekejaman yang tak terbantahkan dan tak termaafkan kepada orang Yahudi Eropa selama Perang Dunia II. Mereka menganiaya, menyiksa, dan merendahkan jutaan orang Yahudi, mengusir orang Yahudi dari rumah mereka dan memperbudak mereka di kamp konsentrasi dengan kondisi yang tidak manusiawai... Yang pasti sekitar 5,5 juta orang Yahudi meninggal di kamp konsentrasi, dan merupakan korban terburuk dari kekejaman Nazi."<ref>[http://www.harunyahya.com/books/social/holocaust/holocaust_violence_foreword.php The Holocaust Violence], www.harunyahya.com</ref>

Pada tahun 2007 dalam sebuah wawancara dengan ''[[The Guardian]]'', Oktar mengaku bahwa dia bukanlah penulis ''Kebohongan Holocaust''. Pernyataan tersebut oleh ''[[The Guardian]]'' disebut "sulit dipercaya."<ref>[http://www.guardian.co.uk/commentisfree/2007/aug/20/shootingthemessenger Shooting the Messenger.] ''[[The Guardian]]'', 20 August 2007.</ref> Setahun kemudian pada wawancara lainnya dengan [[Der Spiegel]], Adnan Oktar menyatakan bahwa ''Kebohongan Holocaust'' ditulis oleh seorang anggota di organisasinya yang menerbitkan esainya sendiri menggunakan nama pena "Harun Yahya, berdasarkan inisiatifnya sendiri. Oktar menyangkal buku yang pertama, dan mengatakan bahwa buku kedua mencerminkan pandangannya.<ref name="Oktarinterview">{{cite news | url=http://www.spiegel.de/international/world/0,1518,580031,00.html | title='All Terrorists Are Darwinists': Interview with Adnan Oktar |work=Der Spiegel |date=23 September 2008| first=Daniel | last= Steinvorth | accessdate =13 November 2008| archiveurl= http://web.archive.org/web/20081026182424/http://www.spiegel.de/international/world/0,1518,580031,00.html| archivedate= 26 October 2008 <!--DASHBot-->| deadurl= no}}</ref>

Pada tahun 2009, Oktar menyatakan pandangannya mengenai Yahudi dan mengatakan "kebencian atau amarah terhadap keturunan Nabi Ibrahim beanr-benar tak dapat diterima. Nabi Ibrahim adalah leluhur kita, dan orang Yahudi adalah saudara kita. Kita tentunya ingin keturunan Nabi Ibrahim hidup dengan tenang dan damai. Kita ingin mereka bebas melaksanakan kewajiban agama mereka, hidup di tanah leluhur mereka dan terus mengingat Allah dengan nyaman dan aman."<ref>{{cite web|url=http://www.thesanhedrin.org/en/index.php?title=Hachrazah_5769_Tamuz_9 |title=Hachrazah 5769 Tamuz 9 |publisher=TheSanhedrin.org |accessdate=10 April 2012}}</ref> Pada tahun 2009 dan 2010, Oktar membuuka beberapa situs web mengenai Yahudi.<ref>{{cite web|url=http://www.islamdenouncesterrorism.com |title=Harun Yahya |publisher=Islam Denounces Terrorism |accessdate=10 April 2012}}</ref><ref>{{cite web|url=http://www.islamdenouncesantisemitism.com/ |title=Harun Yahya |publisher=Islam Denounces anti-Semitism |accessdate=10 April 2012}}</ref><ref>{{cite web|url=http://www.harunyahya.com/books/faith/old_testament/wisdom_testament1.php |title=Wisdom and Sound Advice from the Torah |publisher=Harun Yahya |accessdate=10 April 2012}}</ref>

== Kasus hukum ==
Selain gugatan fitnah terkait ''Kebohongan Holocaust'', Oktar terlibat pula dalam banyak kasus lainnya. Meskipun sebagian besarnya tidak berkaitan dengan kreasionisme atau agama, juru bicara BAV mengatakan bahwa Oktar digugat "karena gagasan-gagasannya.” Fisikawan Taner Edis dari [[Universitas Negeri Truman]], yang mencermati kasus ini, mengatakan bahwa itu "tidak sepenuhnya mustahil" mengingat tekanan politik terhadap sistem peradilan Turki.”<ref>(contracted; show full) |date= 20 June 2008 | first=Tony | last=Ortega | accessdate =17 March 2009}}</ref> Pada bulan Mei 2010, Pengadilan Banding embatalkan putusan itu dan membebaskan Oktar dan para anggotanya dari tuduhan.<ref>{{cite web|url=http://www.zaman.com.tr/haber.do?haberno=948301&keyfield=61646E616E206F6B746172 |title=Zaman Newspaper Online: The Court of Appeals overturned the decision of conviction about Adnan Oktar |language={{tr icon}} |publisher=Zaman.com.tr |accessdate=10 April 2012}}</ref>

smua kasus hukum yang menimpa adnan berakhir dengan pembebasan karena tidak terbuktinya pendakwaan dari semua tuntutan

== Pemblokiran situs internet ==
Sejak tahun 2007 Oktar berhasil membuat [[pemerintah Turki]] memblokir akses internet di Turki ke beberapa situs web. Pada bulan April 2007, Oktar mengajukan gugatan fitnah terhadap pemilik [[Ekşi Sözlük]], sebuah [[komunitas virtual]] yang mirip dengan [[everything2]]. Pengadilan meninjau tuntutan ini dan memerintahkan penyedia jasa internet untuk menutup akses publik ke situs tersebut. Situs itu ditutup sementara supaya entri tentang Oktar<ref>[http://sozluk.sourti(contracted; show full)* [http://www.harunyahya.net Situs resmi Harun Yahya lainnya]
* [http://www.jamiat.org.za/whatsnew/hyahya.html Siapakah Harun Yahya?]

[[Kategori:Kelahiran 1956|Oktar, Adnan]]
[[Kategori:Tokoh Muslim|Oktar, Adnan]]
[[Kategori:Tokoh Turki|Oktar, Adnan]]
[[Kategori:Kreasionisme|Oktar, Adnan]]
[[Kategori:Politik Islam dan studi dunia Islam|Oktar, Adnan]]