Difference between revisions 7012141 and 7012146 on idwiki{{Islam}} '''Rukun Iman''' (bahasa arab: أركان الإسلام) yaitu pilar keimanan dalam Islam yang harus dimiliki seorang muslim. Jumlahnya ada enam. Enam rukun iman ini didasarkan dari ayat-ayat Al-Qur'an dan [[Hadits Jibril]] yang terdapat dalam kitab [[Shahih Bukhari]] dan [[Shahih Muslim]] yang diriwayatkan dari Umar bin Khathab. == Rukun Iman == * '''Iman kepada Allah,''' :Seseorang tidak dikatakan beriman kepada Allah hingga dia mengimani 4 hal: Mengimani '''adanya''' Allah. Mengimani '''rububiah''' Allah, bahwa tidak ada yang mencipta, menguasai, dan mengatur alam semesta kecuali Allah. Mengimani '''uluhiah''' Allah, bahwa tidak ada sembahan yang berhak disembah selain Allah dan mengingkari semua sembahan selain Allah Ta’ala. Mengimani semua '''nama dan sifat Allah''' (al-Asma'ul Husna) yang Allah telah tetapkan untuk diri-Nya dan yang Nabi-Nya tetapkan untuk Allah, serta menjauhi sikap menghilangkan makna, memalingkan makna, mempertanyakan, dan menyerupakanNya. * '''Iman kepada Malaikat-malaikat Allah''' :Mengimani adanya, setiap amalan dan tugas yang diberikan Allah kepada mereka. * '''Iman kepada Kitab-kitab Allah''' :Mengimani bahwa seluruh kitab Allah adalah ucapan-Nya dan bukanlah ciptaanNya. karena kalam (ucapan) merupakan sifat Allah dan sifat Allah bukanlah makhluk. Muslim wajib mengimani bahwa Al-Qur`an merupakan penghapus hukum dari semua kitab suci yang turun sebelumnya. * '''Iman kepada Rasul-rasul Allah''' :Yaitu mengimani bahwa ada di antara laki-laki dari kalangan manusia yang Allah Ta’ala pilih sebagai perantara antara diri-Nya dengan para makhluknya. Akan tetapi mereka semua tetaplah merupakan manusia biasa yang sama sekali tidak mempunyai sifat-sifat dan hak-hak ketuhanan, karenanya menyembah para nabi dan rasul adalah kebatilan yang nyata. Wajib mengimani bahwa semua wahyu kepada nabi dan rasul itu adalah benar dan bersumber dari Allah Ta’ala. Juga wajib mengakui setiap nabi dan rasul yang kita ketahui namanya dan yang tidak kita ketahui namanya.<ref>QS. Ghafir/Al-Mukminun: 78</ref> * '''Iman kepada Hari Akhir''' :Mengimani semua yang terjadi di alam barzakh (di antara dunia dan akhirat) berupa fitnah kubur (nikmat kubur atau siksa kubur). Mengimani tanda-tanda hari kiamat. Mengimani hari kebangkitan di padang mahsyar hingga berakhir di Surga atau Neraka. * Iman kepada Qada dan Qadar, yaitu takdir yang baik dan buruk''' (contracted; show full) Imam Ahmad berkata, “Iman bisa bertambah dan bisa berkurang. Ia bertambah dengan melakukan amal, dan ia berkurang dengan sebab meninggalkan amal.”<ref>Al Wajiz fii ‘Aqidati Salafish shalih, hal. 101-102</ref> Imam Bukhari mengatakan, “Aku telah bertemu dengan lebih dari seribu orang ulama dari berbagai penjuru negeri, aku tidak pernah melihat mereka berselisih bahwasanya iman adalah perkataan dan perbuatan, bisa bertambah dan berkurang.”<ref>Fathul Baari Syarhu Shahih al-Bukhari, I/60, karya Ibnu Hajar Asqalani, I/60</ref> ==Cabang-cabang keimanan == Disebutkan dalam hadits dari Abu Hurairah, {{quote|“Iman itu ada 70 atau 60-an cabang. Yang paling tinggi adalah perkataan ‘la ilaha illallah’, yang paling rendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalanan, dan sifat malu (juga) merupakan bagian dari iman.”| HR. Bukhari no. 9 dan Muslim no. 35.}} Perkataan ‘Syahadat’ menunjukkan bahwa iman harus dengan ucapan di lisan. Menyingkirkan duri dari jalan menunjukkan bahwa iman harus dengan amalan anggota badan. Sedangkan sifat malu menunjukkan bahwa iman harus dengan keyakinan dalam hati, karena sifat malu itu di hati. Inilah dalil yang menunjukkan bahwa iman yang benar hanyalah jika terdapat tiga komponen di dalamnya yaitu (1) keyakinan dalam hati, (2) ucapan di lisan, dan (3) amalan dengan anggota badan. Maka tanpa adanya amalan, meskipun ada keyakinan dan ucapan, tidaklah disebut beriman. ==Menurut Syi'ah== Rukun Iman menurut aliran Syi'ah berbeda dengan ''mainstream'' Islam. Prinsip-prinsip keimanan Syiah terdiri dari: * At-Tauhid (Keesaan) * Al-Adhalah (Keadilan) * An-Nubuwah (Kenabian) * Al-Imamah (Keimaman, kepemimpinan pasca Nabi Muhammad saaw) * Al-Ma'ad ==Rujukan == {{reflist}} == Pranala luar == * {{id}} [http://al-atsariyyah.com/penjelasan-rukun-iman.html Penjelasan Rukun Iman] * {{id}} [http://abu0mushlih.wordpress.com/2008/12/28/definisi-iman/ Definisi Iman] * {{id}} [http://www.goodreads.com/book/show/17287589-inti-ajaran-islam Goodreads.com] {{islam-stub}} [[Kategori:Islam]] All content in the above text box is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike license Version 4 and was originally sourced from https://id.wikipedia.org/w/index.php?diff=prev&oldid=7012146.
![]() ![]() This site is not affiliated with or endorsed in any way by the Wikimedia Foundation or any of its affiliates. In fact, we fucking despise them.
|