Difference between revisions 9372868 and 9373032 on idwiki

{{tone}}
{{paragraf pembuka}}
{{rapikan}}
{{wikify}}
{{referensi|date=[[13 Mei]] [[2015]]}}

== FORSOLIMA adalah singkatan dari Forum Solidaritas Mahasiswa Medan. Merupakan sebuah organisasi dari kumpulan kelompok kecil, organisasi, kelompok-kelompok studi gerakan mahasiswa dari berbagai kampus yang ada di kota Medan, Sumatera Utara, Indonesia. Forsolima adalah sebuah forum organisasi gerakan mahasiswa di Medan yang sangat aktif dalam mengkritik pola pembangunan rezim otoriter Orde Baru yang tidak berkeadilan dan cenderung sewenang-wenang.

'''Sejarah'''
 == ==

== === '''<nowiki>Sejarah ===</nowiki>''' ==
Sejarah Forsolima Kelahiran Forsolima diawali pada tahun 1992, dimotori oleh Iswan Kaputra, seorang mahasiswa pindahan dari Akademi Komunikasi Yogyakarta (AKY) ke kampus Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Pembangunan di Medan (STIK'P). Saat itu Iswan melihat begitu sulitnya menyatukan mahasiswa Medan untuk sebuah gerakan melawan kesewenang-wenangan rezim Orde Baru. Berbagai pertemuan yang digelar sebelumnya untuk mengambil kata sepakat mendirikan organisasi gerakan mahasiswa secara bersama di Medan, selal(contracted; show full)a semua adalah perwakilan dari senat mahasiswa kampusnya masing-masing) menggagas agar dilepas semua baju atau jaket kesenatan dan dalam pertemuan bertindak atas nama mahasiswa bukan senat mahasiswa. Ternyata cara tersebut berhasil meruntuhkan ego kampus masing-masing sehingga dibentuklah Komite Solidaritas Mahasiswa Medan (KSMM) pada tahun 1993, dengan pengembangan perekrutan dan pengkaderan anggota menggunakan "sistem sel" ke kampus-kampus dengan pendekatan personal, bukan kelembagaan kampus.


'''Perubahan Nama'''
== === Nama Awal Organisasi '''<nowiki>===</nowiki>''' ==
Setelah 2 kali melakukan aksi mahasiswa di Lubuk Pakam, aksi demonstrasi yang dimaksud adalah aksi solidaritas terhadap petani Dusun Anggrek, Ramunia, Deli Serdang yang lahannya dikuasai oleh sebuah Koperasi Angkatan Darat yang sudah 1 minggu menduduki kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Deli Serdang. Pada masa puncak kekuatan rezim Orde Baru, seperti saat itu, masih sangat jarang aksi demonstrasi dilakukan, bahkan sering dibilang orang gila bagi mahasiswa yang demonstrasi. Akhirnya KSMM Mengubah namanya menjadi Forum Solidaritas Mahasiswa (FSM). Perubahan nama seperti ini biasa dilakukan gerakan mahasiswa pada jaman Orde Baru, demi keamanan para aktifisnya. Beberapa bulan berikutnya FSM berubah nama lagi menjadi Forum Solidaritas Mahasiswa Medan yang disingkat dengan Forsolima, hingga tahun 2006.

'''== === Aktivfitas'''
 & Eksistensi '''<nowiki>===</nowiki>''' ==
Aktivitas Forsolima Forsolima sangat aktif dalam berbagai diskusi, pelatihan dan pencerahan bagi mahasiswa di kota Medan. Begitu juga Forsolima sangat aktif dalam melakukan kritik keras, demonstrasi dan tulisan di media tentang kesewenangan pemerintahan Orde Baru saat itu. Hingga pada akhirnya para tokoh Forsolima ditangkapi karena dianggap merongrong martabat negara dan penghinaan terhadap kepala negara, menggunakan pasal-pasal karet dalam undang-undang RI, yakni pasal yang biasa disebut hatzai artikelen,(contracted; show full)ri judul Kemana Arah Angin, Catatan dan Refleksi Kasus Tertangkapnya Aktifis Forsolima dan BITRA. Judul buku "Kemana Arah Angin" merupakan sindiran bahwa saat itu kemana politik dan keinginan penguasa berhembus, maka ke sanalah politik negeri dibawa. Meskipun harus mengorbankan anak bangsa yang sangat menyayangi dan mencintai negerinya dengan memberikan kritikan keras agar negara dapat diperbaiki. Namun dengan hembusan angin politik penguasa, para anak bangsa tersebut, dengan gampang dikorbankan.