Revision 11630122 of "Persebaya Surabaya" on idwiki

{{rapikan|date=4 Oktober 2014}}
{{More footnotes|date=June 2015}}


{{tentang|Persebaya yang mengikuti [[Liga Super Indonesia]]|Persebaya yang mengikuti [[Liga Primer Indonesia]]|Persebaya 1927}}
{{Infobox sepak bola Ligina
|clubname = Surabaya United 2010
|current = Liga Primer Indonesia
|image = [[Berkas:Logo Persebaya Surabaya.png|200px|Logo Persebaya]]
|fullname = Persatuan Sepak bola {{br}}Surabaya
|nickname = Buaya Hijau<br />Bajul Ijo<br />Green Crocodile<br />Kekuatan Hijau<br />Green Force
|founded = [[2010]] {{br}}[[2015]], sebagai [[Persebaya United]] dan Bonek FC di Piala Presiden 2015 {{br}}[[2015]] sebagai [[Surabaya United]] di [[Piala Jenderal Sudirman 2015]]
|alamat = Jl. Karanggayam No. 1 Jemursari Selatan, Surabaya
|ground = [[Stadion Gelora Bung Tomo|Gelora Bung Tomo]],{{br}}[[Surabaya]], [[Indonesia]]
|capacity = 55.000
|CEO = {{flagicon|Indonesia}} Diar Kusuma Putra<br>Gede Widiade
|Komisaris = {{flagicon|Indonesia}} Saleh Ismail Mukadal
|Media Officer = Ram Surahman
|bendahara = 
|manajer = Edu Harijanto
|pelatih = {{flagicon|Indonesia}} [[Ibnu Grahan]]
|asisten pelatih = {{flagicon|Indonesia}} [[Tony Ho]] (hingga 2015)<br>[[Putut Widjanarko]] (kini)
|dokter tim = {{flagicon|Indonesia}} Heri Siswanto
|league = [[Liga Super Indonesia]]
|season = [[Divisi Utama Liga Indonesia 2013|2013]]
|position = Juara, Divisi Utama<br>(promosi)
|pattern_la1=|pattern_b1=_greenstripes_whitecollar|pattern_ra1=|
|leftarm1=008040|body1=008040|rightarm1=008040|shorts1=008040|socks1=008040|
|  pattern_la2=_greenborder|pattern_b2=_collar_green|pattern_ra2=_greenborder
|  leftarm2=ffffff|body2=ffffff|rightarm2=ffffff|shorts2=ffffff|socks2=ffffff
|  fansgroup       = [[Bonek]]<br>[[Yayasan Suporter Surabaya]]
}}
'''Persatuan Sepak bola Surabaya''' (disingkat '''Persebaya''') adalah sebuah tim [[sepak bola]] [[Indonesia]] yang berbasis di [[Surabaya]], [[Jawa Timur]], [[Indonesia]]. Persebaya saat ini bermain di [[Liga Super Indonesia]]. <ref name="Persebaya 1927">[http://bola.vivanews.com/news/read/198463-ada-dua-opsi-ganti-nama-persebaya Persebaya Pecah, Salah Satu Ganti Nama]</ref>

[[Berkas:Bondho Nekat.JPG|thumb|Contoh logo [[Bondho Nekat|Bonek]] dari sekelompok pendukung atau suporter kesebelasan [[Persebaya]] [[Surabaya]].]]

== Sejarah ==
Persebaya didirikan oleh Paijo dan M. Pamoedji pada [[18 Juni]] [[1927]]. Pada awal berdirinya, Persebaya bernama ''Soerabhaiasche Indonesische Voetbal Bond'' (SIVB). Pada saat itu di [[Surabaya]] juga ada klub bernama ''Sorabaiasche Voebal Bond'' (SVB), ''bonden'' (klub) ini berdiri pada tahun [[1910]] dan pemainnya adalah orang-orang [[Belanda]] yang ada di Surabaya.

Pada tanggal [[19 April]] [[1930]], SIVB bersama dengan VIJ Jakarta, BIVB Bandung (sekarang Persib Bandung), MIVB (sekarang PPSM Magelang), MVB (PSM Madiun), VVB (Persis Solo), PSM (PSIM Yogyakarta) turut membidani kelahiran [[Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia]] (PSSI) dalam pertemuan yang diadakan di ''Societeit Hadiprojo'' Yogyakarta. SIVB dalam pertemuan tersebut diwakili oleh M. Pamoedji. Setahun kemudian kompetisi tahunan antar kota/perserikatan diselenggarakan. SIVB berhasil masuk final kompetisi perserikatan pada tahun 1938 meski kalah dari VIJ Jakarta.

Ketika Belanda kalah dari Jepang pada 1942, prestasi SIVB yang hampir semua pemainnya adalah pemain [[pribumi]] dan sebagian kecil keturunan [[Tionghoa]] melejit dan kembali mencapai final sebelum dikalahkan oleh Persis Solo. Akhirnya pada tahun 1943 SIVB berganti nama menjadi Persibaja (Persatuan Sepak Bola Indonesia Soerabaja). Pada era ini Persibaja diketuai oleh Dr. Soewandi. Kala itu, Persibaja berhasil meraih gelar juara pada tahun 1950, 1951 dan 1952.

Tahun 1960, nama Persibaja diubah menjadi Persebaya (Persatuan Sepak Bola Surabaya). Pada era perserikatan ini, prestasi Persebaya juga istimewa. Persebaya adalah salah satu raksasa perserikatan selain PSMS Medan, PSM Makassar, Persib Bandung maupun Persija Jakarta. Dua kali Persebaya menjadi kampiun pada tahun 1978 dan 1988, dan tujuh kali menduduki peringkat kedua pada tahun 1965, 1967, 1971, 1973, 1977, 1987, dan 1990.

Prestasi gemilang terus terjaga ketika PSSI menyatukan klub Perserikatan dan Galatama dalam kompetisi bertajuk Liga Indonesia sejak 1994. Persebaya merebut gelar juara Liga Indonesia pada tahun 1997. Bahkan Persebaya berhasil mencetak sejarah sebagai tim pertama yang dua kali menjadi juara Liga Indonesia ketika pada tahun 2005 Green Force kembali merebut gelar juara. Kendati berpredikat sebagai tim klasik sarat gelar juara, Green Force juga sempat merasakan pahitnya terdegradasi pada tahun 2002 lalu. Pil pahit yang langsung ditebus dengan gelar gelar juara Divisi I dan Divisi Utama pada dua musim selanjutnya.

== Pemain-pemain terkenal ==
Persebaya juga dikenal sebagai klub yang sering menjadi penyumbang pemain ke [[timnas sepak bola Indonesia|tim nasional Indonesia]] baik yunior maupun senior. Sederet nama seperti Abdul Kadir, [[Rusdy Bahalwan]], [[Rudy Keltjes]], [[Didiek Nurhadi]], [[Soebodro]], [[Riono Asnan]], [[Yusuf Ekodono]], [[Syamsul Arifin]], [[Subangkit]], [[Mustaqim]], [[Eri Irianto]], [[Sugiantoro|Bejo Sugiantoro]], [[Anang Ma'ruf]], [[Hendro Kartiko]], [[Uston Nawawi]], [[Chairil Anwar (pemain sepak bola)|Chairil Anwar]], dan [[Mursyid Effendi]] merupakan sebagian pemain timnas hasil binaan Persebaya dan ada satu lagi pemain Persebaya yang sekarang Mamang terkenal walaupun kecil tapi larinya sangat kencang siapa siapa yang tidak tahu dengan nama [[Andik Vermansyah]].

Salah satu yang cukup dikenang adalah Eri Irianto, pemain timnas era 1990-an yang meninggal dunia pada tanggal [[3 April]] [[2000]] setelah tiba tiba menderita sakit saat Persebaya menghadapi [[PSIM Yogyakarta]] dalam pertandingan [[Divisi Utama Liga Indonesia 1999/2000]]. Eri Irianto meninggal di rumah sakit pada malam harinya. Nama Eri kemudian dipakai sebagai nama Wisma/Mess Persebaya yang diresmikan pada tanggal 25 April 1993.

[[Persebaya]] pernah mendapat pemain yang sangat berkualitas di ajang [[Liga Djarum]] 2005, pemain itu bernama [[Zeng Cheng]] ia berposisi sebagai [[Kiper]]. [[Zeng Cheng]] berasal dari [[China]] dan bagusnya ia membela Timnas U-20 China sebagai Kiper Cadangan. Dan sekarang, [[Zeng Cheng]] masuk daftar Kiper ketiga di Timnas Senior China.

== Kejadian kontroversial ==
Selain itu, dalam perjalanannya, Persebaya beberapa kali mengalami kejadian kontroversial. Saat menjuarai Kompetisi Perserikatan pada tahun 1988, Persebaya pernah memainkan pertandingan yang terkenal dengan istilah "sepak bola gajah" karena mengalah kepada Persipura Jayapura 0-12, untuk menyingkirkan saingan mereka [[PSIS Semarang]] yang pada tahun sebelumnya memupuskan impian Persebaya di final kompetisi perserikatan. Taktik ini setidaknya membawa hasil dan Persebaya berhasil menjadi juara perserikatan tahun 1988 dengan menyingkirkan PSMS 3 - 1

Pada Liga Indonesia 2002, Persebaya melakukan aksi mogok tanding saat menghadapi [[PKT Bontang]] dan diskors pengurangan nilai. Kejadian tersebut menjadi salah satu penyebab terdegradasinya Persebaya ke divisi I. Tiga tahun kemudian atau tahun 2005, Persebaya menggemparkan publik sepak bola nasional saat mengundurkan diri pada babak delapan besar sehingga memupuskan harapan PSIS dan PSM untuk lolos ke final. Atas kejadian tersebut Persebaya diskors 16 bulan tidak boleh mengikuti kompetisi Liga Indonesia. Namun, skorsing diubah direvisi menjadi hukuman degradasi ke Divisi I Liga Indonesia.

== Perpecahan ==
Pada akhir tahun 2010, Persebaya terpecah menjadi dua tim. Satu tim, Persebaya di bawah [[Saleh Ismail Mukadar]] mengikuti [[Liga Primer Indonesia]]. Persebaya yang berkompetisi di Liga Primer Indonesia dengan menggunakan nama [[Persebaya 1927]].<ref name="Persebaya 1927" /> PT Pengelola Persebaya Indonesia didapuk menjadi pengelola konsorsium untuk PT Persebaya Indonesia. PT Pengelola Persebaya Indonesia didirekturi oleh [[Llano mahardhika]], seorang mantan pegawai BLI. Walaupun akhirnya berhasil menjuarai [[Liga Primer Indonesia]], namun manajemen PT Pengelola Persebaya tetap menimbulkan polemik karena kurangnya sosialisasi terhadap suporter, walaupun program yang dijalankan sangat bagus. Satu tim lainnya dengan manajer Wisnu Wardhana tetap ikut [[Divisi Utama Liga Indonesia]] 

Tahun 2011 berlanjut, kali ini PSSI menyatakan legal kompetisi IPL dan Divisi Utama yang dikelola oleh PT LPIS dan ilegal untuk ISL dan Divisi Utama yang dikelola oleh PT Liga Indonesia. Walaupun IPL dinyatakan legal, kubu Saleh Mukadar tidak mengganti kembali nama Persebaya Surabaya yang sudah sangat bersejarah tersebut tapi tetap memakai nama [[Persebaya 1927]].<ref name="Persebaya 1927" /> yang baru timbul sejak tahun 2010 tersebut. Sedangkan kubu Wisnu Wardhana menggunakan kembali nama Persebaya Surabaya dan tetap mengikuti [[Divisi Utama Liga Indonesia|Divisi Utama Liga Indonesia.]]

Tahun 2012, [[Persebaya 1927]].<ref name="Persebaya 1927" /> gagal meraih Juara IPL yang saat itu direbut oleh Semen Padang FC. Persebaya Surabaya [[Divisi Utama Liga Indonesia|Divisi Utama Liga Indonesia.]] gagal menembus kompetisi ISL 2013. Di akhir Kompetisi [[Divisi Utama Liga Indonesia]] 2012 , Persebaya Divisi Utama melakukan rapat anggota dan mengganti Ketua Umum Persebaya dari Wishnu Wardhana ke Diar Kusuma Putra.Sekaligus yang memayungi badan hukum Persebaya di PT Mitra Muda 
Inti Berlian (gabungan pengusaha-pengusaha muda asli Surabaya).

Tahun 2013, KLB PSSI tanggal 17 Maret 2013, kubu La Nyalla Mattalitti (Ketua KPSI) bersatu dengan kubu Djohar Arifin Husin (Ketua PSSI). Djohar Arifin Husin tetap menjadi Ketua Umum PSSI dan La Nyalla Mattalitti menjadi Wakil Ketua Umum PSSI. PSSI akhirnya memutuskan hanya mengakui Persebaya Surabaya Divisi Utama PT Liga Indonesia sebagai anggota PSSI yang sah dan tidak mengakui keberadaan. [[Persebaya 1927]].<ref name="Persebaya 1927" />, Dan keputusan tidak diakuinya [[Persebaya 1927]].<ref name="Persebaya 1927" /> kembali ditegaskan pada Kongres PSSI tanggal 17 Mei 2013. Di [[Divisi Utama Liga Indonesia]] 2013, Persebaya Surabaya akhirnya berhasil keluar menjadi Juara dan lolos ke Indonesia Super League tahun 2014.

Pada tahun selanjutnya, sejak terjadi konflik antara kubu [[PSSI]] dan kubu [[Kemenpora]], ketika itu PSSI dibekukan sehingga kompetisi ISL 2015 terhenti seketika. Selanjutnya turun sanksi FIFA yang menyatakan bahwa Indonesia tidak boleh melakukan pertandingan persahabatan ataupun kompetisi dengan negara lain. Hal ini membuat kondisi sepakbola Indonesia menjadi "mati suri". Sejak itu beberapa turnamen mulai dimainkan, seperti Piala Presiden 2015, [[Piala Jenderal Sudirman 2015]], dan lainnya. Pada Piala Presiden 2015, Persebaya mengubah namanya menjadi [[Persebaya United]]. Akan tetapi, saat tim ini lolos ke babak 8 besar, turun surat keputusan dari Direktorat Jenderal Hak Intelektual (HKI) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia bahwa hak paten logo dan nama Persebaya dimiliki oleh tim Persebaya 1927 dibawah PT Persebaya Indonesia. Pernyataan itu disampaikan oleh Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) setelah berdiskusi dengan Mahaka Sports (penyelenggara Piala Presiden 2015). Maka dari itu, Persebaya United berubah nama menjadi Bonek FC.

Akan tetapi, suporter [[Bondho Nekat|Bonek]] 1927 (pendukung Persebaya 1927) memprotes agar tim Bonek FC mengubah nama kembali. Sebab, nama [[Bondho Nekat|Bonek]] adalah nama kelompok suporter, bukan nama tim. Maka, pada ajang [[Piala Jenderal Sudirman 2015]], Bonek FC mengubah namanya menjadi [[Surabaya United]]. Nama ini akan dipakai sementara sampai kondisi sepakbola kembali seperti sedia kala

== Skuat ==
Manajemen Persebaya Surabaya resmi merilis daftar pemain dan pelatih baru yang akan bergabung dalam skuad ''Bajul Ijo'' demi menghadapi Liga Super Indonesia 2015 dan Piala Presiden 2015

{| class="wikitable sortable"
|-
! style="background:Green; color:#fff;" scope="col"|No.
! style="background:Green; color:#fff;" scope="col"|Posisi
! style="background:Green; color:#fff;" scope="col"|Pemain
! style="background:Green; color:#fff;" scope="col"|Negara
|-
! style="background:Green; color:#fff;" colspan=4 |Kiper
|-
{{Fs player2|no=1|nat=Indonesia|pos=GK|name=[[Jendri Pitoy]] {{kapten}}}}
{{Fs player2|no=30|nat=Indonesia|pos=GK|name=[[Thomas Ryan]]}}
{{Fs player2|no=77|nat=Indonesia|pos=GK|name=[[Hery Prasetyo]]}}
|-
! style="background:Green; color:#fff;" colspan=4 |Bek
|-
{{Fs player2|no=2|nat=Indonesia|pos=DF|name=[[Putu Gede Juni Antara]] <sup>U19</sup>}}
{{Fs player2|no=3|nat=Indonesia|pos=DF|name=[[Dany Saputra]]}}
{{Fs player2|no=5|nat=Brasil|pos=DF|name=[[Otávio Dutra]]|other=wakil kapten}}
{{Fs player2|no=18|nat=Indonesia|pos=DF|name=[[Erick Dwi Ermawansyah]]}}
{{Fs player2|no=21|nat=Indonesia|pos=DF|name=[[Muhammad Fatchurohman|M. Fatchurohman]] <sup>U19</sup>}}
{{Fs player2|no=27|nat=Indonesia|pos=DF|name=[[Muhammad Fauzan Jamal|M. Fauzan Jamal]]}}
{{Fs player2|no=34|nat=Indonesia|pos=DF|name=[[Muhamad Sahrul Kurniawan|M. Sahrul Kurniawan]] <sup>U19</sup>}}
{{Fs player2|no=46|nat=Indonesia|pos=DF|name=[[Firly Apriansyah]]}}
{{Fs player2|no=53|nat=Indonesia|pos=DF|name=[[Munhar]]}}
{{Fs player2|no=68|nat=Indonesia|pos=DF|name=[[Mochammad Zaenuri|M. Zaenuri]]}}{{Fs player2|name=[[Nurmufid Fastabiqul Khoirot|Fastabiqul Khoirot]]|nat=Indonesia|no=80|pos=DF}}
|-
! style="background:Green; color:#fff;" colspan=4 |Gelandang
|-
{{Fs player2|no=4|nat=Indonesia|pos=MF|name=[[Asep Berlian]]}}
{{Fs player2|no=6|nat=Indonesia|pos=MF|name=[[Evan Dimas]] <sup>U19</sup>}}
{{Fs player2|no=7|nat=Indonesia|pos=MF|name=[[Siswanto]]}}
{{Fs player2|no=8|nat=Indonesia|pos=MF|name=[[Slamet Nurcahyono]]}}{{Fs player2|name=[[Wahyu Subo Seto]]|nat=Indonesia|no=12|pos=MF}}
{{Fs player2|no=16|nat=Indonesia|pos=MF|name=[[Zulfiandi]] <sup>U19</sup>}}
{{Fs player2|no=17|nat=Indonesia|pos=MF|name=[[Wage Dwi Aryo]]}}
{{Fs player2|no=31|nat=Indonesia|pos=MF|name=[[Feri Ariawan]]}}
{{Fs player2|no=81|nat=Indonesia|pos=MF|name=[[Muhammad Hargianto|M. Hargianto]] <sup>U19</sup>}}
|-
! style="background:Green; color:#fff;" colspan=4 |Penyerang
|-
{{Fs player2|no=9|nat=Kamerun|pos=FW|name=[[Émile Mbamba]]}}
{{Fs player2|no=10|nat=Indonesia|pos=FW|name=[[Rudi Widodo]]}}
{{Fs player2|no=14|nat=Paraguay|pos=FW|name=[[Pedro Velázquez]]}}
{{Fs player2|no=20|nat=Indonesia|pos=FW|name=[[Ilham Udin Armayn]] <sup>U19</sup>}}
{{Fs player2|no=22|nat=Indonesia|pos=FW|name=[[Fandi Eko Utomo]]}}
{{Fs player2|name=[[Thiago Furtuoso Dos Santos|Thiago Furtuoso]]|nat=Brasil|no=91|pos=FW}}
{{Fs end2}}

== Pemain terkenal ==
{{Col|3}}
* {{flagicon|Indonesia}} [[Aji Santoso]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Anang Ma'ruf]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Andi Oddang]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Andik Vermansyah]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Bobby Satria]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Budi Sudarsono]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Chairil "Pace" Anwar]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Edu Juanda]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Gendut Doni Christiawan]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Gusnaedi Adang]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Hamka Hamzah]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Hendro Kartiko]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[I Putu Gede]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Kurniawan Dwi Yulianto]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Mursyid Effendi]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Nova Arianto]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Rahel Tuasalamony]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Sugiantoro]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Supriyono]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Syaifudin]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Taufiq]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Uston Nawawi]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Wijay]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Yeyen Tumena]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Muhamad Ilham Munajat]]
* {{flagicon|Argentina}} [[Juan Marcelo]]
* {{flagicon|Australia}} [[Josh Maguire]]
* {{flagicon|Brasil}} [[Anderson Da Silva]]
* {{flagicon|Brasil}} [[Carlos De Mello]]
* {{flagicon|Brasil}} [[Carlos Zada]]
* {{flagicon|Brasil}} [[Jacksen F. Tiago]]
* {{flagicon|Brasil}} [[Jairon Feliciano]]
* {{flagicon|Brasil}} [[Julio Cesar Da Costa]]
* {{flagicon|Brasil}} [[Justinho Pinheiro]]
* {{flagicon|Brasil}} [[Luciano Lacerda]]
* {{flagicon|Brasil}} [[Danilo Fernando]]
* {{flagicon|Liberia}} [[Anthony Jommah Ballah]]
* {{flagicon|Cameroon}} [[Nsangue Raymond]]
* {{flagicon|Liberia}} [[Augustine Kettor]]
* {{flagicon|Chili}} [[Christian "Spider Man" Carrasco]]
* {{flagicon|Chili}} [[Javier Roca]]
* {{flagicon|Chili}} [[Leonardo Gutierrez]]
* {{flagicon|Chili}} [[Morales Patricio]]
* {{flagicon|Chili}} [[Pablo Rojas]]
* {{flagicon|Republik Rakyat Tiongkok}} [[Zeng Cheng]]
* {{flagicon|Jepang}} [[Takatoshi Uchida]]
* {{flagicon|Kamerun}} [[Ngon A Djam]]
* {{flagicon|Korea Selatan}} [[Jeon Byung Euk]]
* {{flagicon|Liberia}} [[John Tarkpor Sonkaley]]
* {{flagicon|Indonesia}} [[Korinus Fingkrew]]
{{end-col}}

== Prestasi ==
=== [[Perserikatan]] ===
* [[1938]] – Juara II, kalah dari VIJ Jakarta
* [[1941]] - Juara, menang atas VIJ Jakarta
* [[1942]] – Juara II, kalah dari Persis Solo
* [[1950]] – Juara, menang atas Persib Bandung
* [[1951]] – Juara, menang atas Persija Jakarta
* [[1952]] – Juara, menang atas Persija Jakarta
* [[1965]] – Juara II, kalah dari PSM Ujungpandang (sekarang PSM Makassar)
* [[1967]] – Juara II, kalah dari PSMS Medan
* [[1971]] – Juara II, kalah dari PSMS Medan
* [[1973]] – Juara II, kalah dari Persija Jakarta
* [[1977]] – Juara II, kalah dari Persija Jakarta
* [[1978]] – Juara, menang atas PSMS Medan
* [[1981]] – Juara II, kalah dari Persiraja Banda Aceh
* [[1987]] – Juara II, kalah dari PSIS Semarang
* [[1988]] – Juara, menang atas Persija Jakarta
* [[1990]] – Juara II, kalah dari Persib Bandung

=== [[Liga Indonesia]] ===
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 1994/1995|1994/1995]] – Posisi ke-9, Wilayah Timur
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 1995/1996|1995/1996]] – Posisi ke-7, Wilayah Timur
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 1996/1997|1996/1997]] – '''Juara Liga Indonesia'''
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 1997/1998|1997/1998]] – ''dihentikan''
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 1998/1999|1998/1999]] – '''Juara II Liga Indonesia'''
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 1999/2000|1999/2000]] – Posisi ke-6, Wilayah Timur
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 2001|2001]] – Babak 8 besar
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 2002|2002]] – Degradasi ke [[Divisi Satu Liga Indonesia|Divisi Satu]] (sekarang [[Divisi Utama]])
* [[2003]] - Juara Divisi Satu (sekarang [[Divisi Utama]])
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 2004|2004]] – '''Juara Liga Indonesia'''
* [[Divisi Utama Liga Indonesia 2005|2005]] – Mundur dari babak 8 besar (awalnya diskorsing dua tahun, namun dikurangi menjadi 16 bulan, kemudian dikurangi lagi menjadi degradasi ke Divisi Satu)
* [[2006]] – Juara Divisi Satu (sekarang [[Divisi Utama]])
* [[2007]] – Posisi ke-14, Wilayah Timur (Tidak lolos ke Super Liga)
* [[2008]] – Peringkat ke-4

=== [[Liga Champions Asia]] ===
* [[1998]] – Babak pertama (masih bernama Piala Champions Asia)
* [[2005]] – Babak pertama

== Lihat pula ==
* [[Persebaya 1927]]
* [[Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia]]

== Referensi ==
{{reflist}}

== Pranala luar ==
* {{id}} {{Resmi|http://persebaya.co.id/}}
* {{id}} [http://bonek-cyber.org/ Komunitas Bonek Cyber]
* {{id}} [http://bajulijo.net/ Bajul Ijo: Berita Persebaya Surabaya]

{{Kelompok templat
|list1 =
{{Liga Prima Indonesia}}
{{LSI}}
{{Sepak bola di Indonesia}}
{{Tim sepak bola di Jawa Timur}}
}}

[[Kategori:Tim sepak bola Indonesia]]
[[Kategori:Kota Surabaya]]