Revision 12976042 of "Jamaah Tabligh" on idwiki

[[Berkas:2009_Malaysian_Tablighi_Ijtema.jpg|thumb|250px|
P : SESAMA MUSLIM SALING BERSAUDARA, JIKA ADA PERBEDAAN ANTARA JAMAAH TABLIGH DAN SALAFI MOHON UNTUK MENDAMAIKAN PERTIKAIAN DIANTARA MEREKA (AL-HUJURAT | 9-10) QS. Al-Hujurat: 9-10QS. Al-Hujurat: 9-10QS. Al-Hujurat: 9-10QS. Al-Hujurat: 9-10A
Ijtima' Jamaah Tabligh 2009 di [[Malaysia]]]]

'''Jamaah Tabligh''' ("Kelompok Penyampai")<ref name="askimam">{{cite web
 | last =M. Jawed Iqbal
 | first =
 | authorlink =
 | coauthors = Mufti Ebrahim Desai
 | title = Inviting to Islam
 | work =
 | publisher = www.askimam.org
 | date = Saturday, June 9th 2007
 | url = http://www.askimam.org/fatwa/fatwa.php?askid=02baa777b4211ddad49f0b5256de3934
 | format = html
 | doi =
 | accessdate = 14/06/2007 }}</ref> ({{lang-ur|{{Nastaliq|تبلیغی جماعت}}}}, {{lang-ar|'''جماعة التبليغ'''}}, juga disebut '''Tabliq''')<ref name=rotar>{{cite web
 | last = Rotar
 | first = Igor
 | authorlink = Igor Rotar
 | title = Pakistani Islamic Missionary Group Establishes a Strong Presence in Central Asia
 | publisher = EurasiaNet
 | date = June 23, 2007
 | url = http://www.eurasianet.org/departments/insight/articles/eav072307a.shtml
 | accessdate = 2008-11-20}}</ref> adalah gerakan [[transnasional]] dakwah [[Islam]] yang didirikan tahun 1926 oleh [[Muhammad Ilyas]] di India.<ref>{{Harvnb|Masud|2000|p=xiii}}</ref> Kelompok Penyampai ini bergerak mulai dari kalangan bawah, kemudian merangkul seluruh masyarakat [[muslim]] tanpa memandang tingkatan sosial dan ekonominya dalam mendekatkan diri kepada ajaran Islam sebagaimana yang dibawa oleh nabi [[Muhammad]].<ref name=fred>{{cite web|url=http://www.stratfor.com/weekly/tablighi_jamaat_indirect_line_terrorism|title=Tablighi Jamaat: An Indirect Line to Terrorism|last=Burton|first=Fred|coauthors= Scott Stewart|date=2008-01-23|publisher=Stratfor Intelligence|accessdate=2009-08-10}}</ref><ref>{{cite news|url= http://www.timesonline.co.uk/tol/news/uk/article613756.ece"|title = Disbelief and shame in a community of divided faith|author= Dominic Kennedy and Hannah Devlin|date=2006-08-19|accessdate=2009-05-08|work=The Times|location=London}} {{Dead link|date=October 2010|bot=H3llBot}}</ref>

==Pendiri Jamaah Tabligh==

Jamaah Tabligh didirikan oleh seorang Sufi dari tarekat Jisytiyah yang berakidah Maturidiyah[1] dan bermazhab fikih Hanafi. Ia bernama Muhammad Ilyas bin Muhammad Isma’il al-Hanafi ad-Diyubandi al-Jisyti al-Kandahlawi kemudian ad-Dihlawi.
Al-Kandahlawi adalah nisbat kepada Kandahlah, sebuah desa yang terletak di daerah Sahranfur. Adapun ad-Dihlawi adalah nisbat kepada Dihli (New Delhi, -red.), ibukota India. Di tempat dan negara inilah, markas gerakan Jamaah Tabligh berada. Adapun ad-Diyubandi adalah nisbat kepada Diyuband, yaitu madrasah terbesar bagi penganut mazhab Hanafi di Semenanjung India. Sementara itu, al-Jisyti adalah nisbat kepada tarekat al-Jisytiyah, yang didirikan oleh Mu’inuddin al-Jisyti.
Muhammad Ilyas dilahirkan pada tahun 1303 H dengan nama asli Akhtar Ilyas. Ia meninggal pada 11 Rajab 1363 H. (Bis Bri Musliman, hlm. 583, Sawanih Muhammad Yusuf, hlm. 144—146, dinukil dari Jama’atut Tabligh Mafahim Yajibu An Tushahhah, hlm. 2)
 
==Latar Belakang Berdirinya Jamaah Tabligh==

Asy-Syaikh Saifurrahman bin Ahmad ad-Dihlawi mengatakan, ”Ketika Muhammad Ilyas melihat mayoritas orang Meiwat (suku-suku yang tinggal di dekat Delhi, India) jauh dari ajaran Islam, berbaur dengan orang-orang Majusi para penyembah berhala Hindu, bahkan memakai nama-nama mereka, dan tidak ada lagi keislaman yang tersisa selain hanya nama dan keturunan, serta kebodohan yang kian merata, tergeraklah hati Muhammad Ilyas. Pergilah ia kepada syaikhnya dan syaikh tarekatnya, seperti Rasyid Ahmad al-Kanhuhi dan Asyraf Ali at-Tahanawi untuk membicarakan masalah ini. Ia pun akhirnya mendirikan gerakan tabligh di India atas perintah dan arahan dari para syaikhnya tersebut.” (Nazhrah ‘Abirah I’tibariyah Haulal Jama’ah at-Tablighiyah, hlm. 7—8, dinukil dari kitab Jama’atut Tabligh Aqa’iduha wa Ta’rifuha, karya Sayid Thaliburrahman, hlm. 19)
Adalah hal yang ma’ruf di kalangan tablighiyin (para pengikut jamaah tabligh, -red.) bahwa Muhammad Ilyas mendapatkan tugas dakwah tabligh ini setelah kepergiannya ke makam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. (Jama’atut Tabligh Mafahim Yajibu an Tushahhah, hlm. 3)
 
==Markas Jamaah Tabligh==

Markas besar mereka berada di Delhi, tepatnya di daerah Nizhamuddin. Markas kedua berada di Raywind, sebuah desa di kota Lahore (Pakistan). Markas ketiga berada di kota Dhaka (Banglades). Yang menarik, pada markas-markas mereka yang berada di daratan India itu, terdapat hizib (rajah) yang berisikan surat al-Falaq dan an-Nas, nama Allah subhanahu wa ta’ala yang agung, dan nomor 2-4-6-8 berulang 16 kali dalam bentuk segi empat, yang dikelilingi beberapa kode yang tidak dimengerti.[2] ( Jama’atut Tabligh Mafahim Yajibu an Tushahhah, hlm. 14)
Yang lebih mengenaskan, masjid mereka di kota Delhi yang menjadi markas mereka, di belakangnya terdapat empat buah kuburan. Ini menyerupai orang-orang Yahudi dan Nasrani yang mereka menjadikan kuburan para nabi dan orang-orang saleh mereka sebagai masjid. Padahal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaknat orang-orang yang menjadikan kuburan sebagai masjid, bahkan mengabarkan bahwa mereka adalah sejelek-jelek makhluk di sisi Allah subhanahu wa ta’ala. (al-Qaulul Baligh fit Tahdziri min Jama’atit Tabligh, karya asy-Syaikh Hamud at-Tuwaijiri, hlm. 12)

==Akidah Jamaah Tabligh dan Para Tokohnya==

'''Jamaah Tabligh dan para tokohnya adalah orang-orang yang memiliki banyak kerancuan dalam hal akidah[4].'''
Demikian pula kitab referensi utama mereka, '''Tablighi Nishab''' atau '''Fadhail A’mal''' karya Muhammad Zakariya al-Kandahlawi, adalah '''kitab yang penuh dengan kesyirikan, bid’ah, dan khurafat.'''
Di antara sekian banyak kesesatan mereka dalam masalah akidah adalah[5]:

'''Keyakinan tentang wihdatul wujud (bahwa Allah subhanahu wa ta’ala menyatu dengan alam ini). (kitab Tablighi Nishab, 2/407, bab “Fadhail Shadaqat”, cet. Idarah Nasyriyat Islam Urdu Bazar, Lahore)'''

'''Sikap berlebihan terhadap orang-orang saleh dan keyakinan bahwa mereka mengetahui ilmu gaib. (Fadhail A’mal, bab “Fadhail Zikir”, hlm. 468—469, dan hlm. 540—541, cet. Kutub Khanat Faidhi, Lahore)'''

'''Tawasul dengan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (setelah beliau wafat) dan kepada selain beliau, serta berlebihan dalam hal ini. (Fadhail A’mal, bab “Shalat”, hlm. 345, dan bab “Fadhail Zikir”, hlm. 481—482, cet. Kutub Khanat Faidhi, Lahore)'''

'''Keyakinan bahwa para syaikh Sufi dapat menganugerahkan berkah dan ilmu laduni. ( Fadhail A’mal, bab “Fadhail Qur’an”, hlm. 202—203, Kutub Khanat Faidhi, Lahore)'''

'''Keyakinan bahwa seseorang bisa mempunyai ilmu kasyaf, yakni bisa menyingkap segala sesuatu dari perkara gaib atau batin. (Fadhail A’mal, bab “Zikir”, hlm. 540—541, cet. Kutub Khanat Faidhi, Lahore)'''

'''Hidayah dan keselamatan hanya bisa diraih dengan mengikuti tarekat Rasyid Ahmad al-Kanhuhi (Shaqalatil Qulub, hlm. 190). Oleh karena itu, Muhammad Ilyas, sang pendiri Jamaah Tabligh, berbai’at kepada tarekat Jisytiyah pada 1314 H, bahkan terkadang ia bangun malam semata-mata untuk melihat wajah syaikhnya tersebut. (Kitab Sawanih Muhammad Yusuf, hlm. 143, dinukil dari Jama’atut Tabligh Mafahim Yajibu an Tushahhah, hlm. 2)'''

'''Saling berbai’at terhadap pimpinan mereka di atas empat tarekat sufi: Jisytiyah, Naqsyabandiyah, Qadiriyah, dan Sahruwardiyah. (ad-Da’wah fi Jaziratil ‘Arab, karya asy-Syaikh Sa’d al-Hushain, hlm. 9—10, dinukil dari Jama’atut Tabligh Mafahim Yajibu an Tushahhah, 12)'''

'''Keyakinan tentang keluarnya tangan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dari kubur beliau untuk berjabat tangan dengan asy-Syaikh Ahmad ar-Rifa’i. (Fadhail A’mal, bab “Fadhail ash-Shalati ‘alan Nabi”, hlm. 19, cet. Idarah Isya’at Diyanat Anarkli, Lahore)'''

'''Kebenaran kaidah bahwa segala sesuatu yang menyebabkan permusuhan, perpecahan, atau perselisihan—walaupun hal itu benar—maka harus dibuang sejauh-jauhnya dari manhaj Jamaah. (al-Quthbiyah Hiyal Fitnah Fa’rifuha, hlm. 10)'''

'''Keharusan untuk taklid. (Zikir wa I’tikaf Key Ahmiyat, karya Muhammad Zakariya al-Kandahlawi, hlm. 94, dinukil dari Jama’atut Tabligh ‘Aqaiduha wa Ta’rifuha, hlm. 70)'''

'''Banyaknya cerita khurafat dan hadits-hadits lemah/palsu dalam kitab Fadhail A’mal Di antaranya adalah yang disebutkan oleh asy-Syaikh Hasan Janahi dalam kitabnya, Jama’atut Tabligh Mafahim Yajibu an Tushahhah, hlm. 46—47 dan hlm. 50—52.'''

Bahkan, cerita-cerita khurafat dan '''hadits-hadits palsu''' inilah yang mereka jadikan sebagai '''bahan utama untuk berdakwah.''' Wallahul musta’an.

== 13 sifat Dai ==
13 Sifat Da’i dalam buat Usaha Dakwah :

1. Mahabbah kepada semua makhluk

2. Rela berkorban untuk agama baik waktu, diri, dan harta

3. Niat ishlah diri

4. Mencari Ridho Allah

5. Istighfar setelah beramal

6. Tabah dalam menghadapi segala ujian

7. Menisbatkan diri hanya kepada Allah

8. Tidak putus asa terhadap segala kegagalan

9. Sabar seperti onta

10. Tawadhu seperti bumi

11. Tegak kokoh seperti gunung

12. Berpandangan luas seperti langit

13. Bergerak memberi manfaat seperti matahari

== 28 USHUL DAKWAH ==
Dalam usaha dakwah perlu diperhatikan tertib-tertib dakwah atau ushul dakwah. Dakwah yang tidak dilaksanakan dengan tertib tidak akan menyatukan ummat, tetapi dakwah akan dilaksanakan menurut hawa nafsu dan kepentingan tertentu. Hasilnya ummat akan terpecah belah. Ushul Dakwah ada 28, yaitu :

'''4 perkara yang diperbanyak''' :

1. Da’wah Illallah

2. Ta’lim Wata’alum

3. Zikir lbadah

4. Khidmat

'''4 perkara yang dikurangi:'''

1. Masa makan dan minum

2. Masa tidur dan istirahat

3. Keluar masjid

4. Bicara yang sia-sia

'''4 perkara yang harus dijaga :'''

1. Jaga taat kepada Amir

2. Jaga amalan ijtima-i dibandingkan amalan infirodi

3. Jaga kehormatan masjid

4. Sifat sabar dan tahan uji

'''4 perkara yang ditinggalkan :'''

1. Mengharapkan kepada makhluk, dan mengharap hanya kepada Allah

2. Meminta kepada makhluk, dan meminta hanya kepada Allah

3. Memakai barang orang lain tanpa izin

4. Sifat boros dan mubadzir

'''4 perkara yang tidak boleh disentuh :'''

1. Masalah politik (dalam dan luar negeri)

2. Masalah khilafiyah(perbedaanpendapat mahzab/ulama)

3. Aib masyarakat

4. Sumbangan, pangkat, status dan jabatan

'''4 perkara yang dijauhkan :'''

1. Merendahkan

2. Melihat kekurangan/mengkritik

3. Membandingkan

4. Tidak menolak dan tidak menerima secara langsung

'''4 pihak yang dihargai/didekati :'''

1. Ahli Da’wah (mubaligh)

2. Ahli Ilmu (Kyai, Ustadz, Santri, dsb)

3. Ahli Dzikir (thariqot)

4. Ahli pengarang kitab (penulis buku, majalah, artikel, dsb).

== 6 Sifat Sahabat ==
'''Mudzakarah 6 Sifat Sahabat'''

Sesungguhnya Allah SWT meletakkan kesuksesan dan kebahagiaan hidup manusia di dunia dan akhirat hanyalah pada agama Islam yang sempurna. Agama Islam yang sempurna adalah agama yang dibawa oleh Rasululloh shallallahu alaihi wassalam.Meliputi Iman, Ibadah, Muamalah, Muasyarat dan Ahlaq.

Pada saat ini umat islam tidak ada kekuatan dan kemampuan untuk mengamalkan agama secara sempurna. Para sahabat radhiallahu anhu telah sukses dan jaya dalam mengamalkan agama secara sempurna karena mereka memiliki sifat-sifat dasar yang terkandung dalam enam sifat sahabat yang meliputi:

1. Yakin atas kalimah thoyyibah “laa ilaaha illallah muhammadurrasulullah”

2. Sholat khusyu’ dan khudlu’

3. Ilmu ma’adzikir

4. Ikromul Muslimin

5. Tashihun niat (Memperbaiki niat)

6. Da’wah dan tabligh khuruj fi sabilillah.

Enam sifat sahabat radhiallahu anhu tersebut bukan merupakan wujud agama yang sempurna, karena agama yang sempurna terkandung dalam al qur’an dan al hadits, tetapi apabila enam sifat para sahabat tersebut ada dalam diri kita maka Allah SWT akan memberikan kemudahan kepada kita untuk mengamalkan agama secara sempurna.

=== '''1. Yakin atas kalimah Thoyyibah “Laa ilaaha illallah Muhammadurrasulullah“.''' ===
'''Arti :'''

Tidak ada yang berhak disembah selain Allah Swt. Dan Baginda Muhammad Saw. Adalah utusan Allah.

Maksud Laa ilaha illallah

Mengeluarkan keyakinan pada mahluk dari dalam hati dan memasukkan keyakinan hanya kepada Allah Swt didalam hati.

'''Fadhilah :'''

1. Dari Abu dzar radhiallahu anhu  berkata, Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda : tidak ada seorang hamba pun yang mengucapkan La ilaaha il-lallah kemudian dia mati diatas keyakinan tersebut kecuali dia masuk surga (HR.Bukhari)

2. Dari Abu bakar siddiq radhiallahu anhu berkata, Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda : Barangsiapa bersaksi tidakada tuhan yg berhak disembah selain Allah dengan sepenuh hatinya, maka dia akan masuk surga dari pintu mana saja yg dia kehendaki (HR. Abu Ya’la)

3. Dari Ali radhiallahu anhu berkata, Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda, Allah Swt berfirman dalam hadist qudsi : Sesungguhnya aku adalah Allah, tidak ada yg berhak disembah selain aku. Barangsiapa yg mengakui ke- Esaanku maka dia masuk dalam bentengku, barangsiapa masuk dalam bentengku maka dia selamat dari adzabku (HR. Sairoji)

4. Sekecil-kecil iman dalam hati maka akan Allah berikan surga yang luasnya 10 kali dunia. (mahfum hadits)

'''Cara mendapatkan :'''

1. Dakwahkan pentingnya iman yakin.

2. Latihan dengan cara memperbanyak halaqoh-halaqoh / majlis iman yakin (bicara atau dengar).

3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat iman dan yakin.

Maksud Muhammadarrasulullah.

Meyakini hanya satu-satunya jalan untuk mencapai kejayaan dunia dan akherat hanya dengan cara ikut sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam .

'''Fadhilah :'''

1. Dari Itban Ibnu Malik radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda : Tidak akan masuk neraka atau dimakan api neraka orang yg bersaksi bahwa tidak ada yg berhak disembah selain Allah dan sesungguhnya saya (Muhammad shallallahu alaihi wassalam) adalah utusan Allah (HR. Muslim).

2. Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda: Barangsiapa berpegang teguh dg sunahku dikala rusaknya umatku, maka baginya pahala satu orang mati syahid (HR.Thobrani).

3. Barangsiapa menghidupkan sunahku, maka sungguh dia telah cinta padaku, dan barangsiapa telah cinta padaku, maka dia bersama aku didalam surga (HR. Tirmidzi)

'''Cara mendapatkan :'''

1. Dakwahkan pentingnya menghidupkan sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam .

2. Latihan , yaitu dengan cara menghidupkan sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam Dalam kehidupan kita selama 24 jam.

3. Berdoa kepada Allah agar diberikan kekuatan untuk menghidupkan sunnah.

=== '''2. Sholat khusyu’ dan khudlu’''' ===
'''Arti :'''

Shalat dengan konsentrasi batin dan merendahkan diri dengan mengikut cara yang dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu alaihi wassalam .

Maksud Shalat Khusu dan Khudu Membawa sifat-sifat ketaatan kepada Allah Swt didalam shalat kedalam kehidupan sehari-hari.

'''Fadhilah :'''

1. Allah berfirman : Sesungguhnya shalat dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. (Al-Ankabut : 45)

2. Allah berfirman : Carilah pertolongan Allah dengan sabar dan shalat. (Al-Baqoroh : 45)

3. Shalat adalah milahnya orang beriman. (mahfum hadits)

4. Shalat dapat menghapuskan dosa, (QS. Huud : 114)

'''Cara mendapatkan :'''

1. Dakwahkan pentingnya shalat

2. Latihan dengan cara :

a. Memperbaiki dhahirnya shalat.

b. Menghadirkan keagungan Allah

c. Belajar menyelesaikan masalah dengan shalat

3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat shalat khusyu dan khudu.

=== '''3. Ilmu ma’a dzikir''' ===
'''Arti Ilmu :'''

Semua petunjuk yang dating dari Allah Swt melalui Baginda Rasulullah shallallahu alaihi wassalam .

'''Arti Dzikir:'''

Mengingat Allah sebagaimana agungnya Allah. Maksud Ilmu ma’adzikir Mengamalkan perintah Allah Swt. Pada setiap saat dan keadaan dengan menghadirkan keagungan Allah didalam hati dan ikut cara Rasulullah shallallahu alaihi wassalam .

'''Ilmu dibagi 2 :'''

1. Ilmu Fadhoil

2. Ilmu Masail

'''Fadhilah Ilmu:'''

1. Dari Muawiyah radhiallahu anhu berkata : Saya mendengar Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda : Barangsiapa yg Allah menghendaki kebaikan untuknya, maka dia akan dipahamkan dalam agama. Saya hanya membagi dan Allah yg memberi (HR.Bukhori)

2. Dari Abu Dzar radhiallahu anhu  Rosulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda kepadaku : Ya Abu Dzar, sungguh kamu berangkat pagi2 untuk belajar satu ayat dari kitab Allah, itu lebih baik bagimu dari pada engkau sholat 100 rakaat dan engkau berangkat pagi hari untuk belajar satu bab dari ilmu, baik diamalkan atau tidak, itu adalah lebih baik bagimu daripada engkau sholat 1000 rekaat (HR. Ibnu Majah).

3. Dari Abu Hurairoh radhiallahu anhu berkata : Rosulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda : Barangsiapa melalui satu jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan mudahkan dia jalan menuju surga (HR. Muslim)

'''Cara mendapatka ILMU FADHOIL :'''

1.Dakwahkan pentingnya ilmu Fadhail

2.Latihan :

– duduk dalam halaqoh taklim di rumah dan di masjid

– mengajak manusia dalam halaqoh taklim

– menghadirkan fadhilah dalam setiap beramal

3.Berdo’a agar diberi hakekat ilmu fadhail

'''Cara mendapatkan ILMU MASAIL :'''

1.Dakwahkan pentingnya ilmu masail

2.Latihan :

– duduk dalam majelis masail dg para ulama

– bertanya masalah agama baik ubudiyah maupun muamalah

– berziaroh kepada para ulama

3.Berdo’a agar diberi hakekat ilmu masail kakbah3

'''Fadhilah Dzikir:'''

1. Dari Abu Musa radhiallahu anhu berkata Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda : Perumpamaan orang yang berdzikir kepada tuhannya dan orang yg tidak berdzikir kepada tuhannya seperti orang yg hidup dan orang yg mati (HR. Bukhori).

2. Allah swt berfirman : Ingatlah kepadaku niscaya aku ingat kepadamu (Al-Baqoroh : 152)

3. Allah swt berfirman : Ingatlah, bahwasanya hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang (Ar-ro’ad : 4) Allah berfirman : Ingatlah pada Ku niscaya Aku akan ingat kepadamu.

'''Cara mendapatkan dzikir :'''

1. Dakwahkan pentingnya dzikir kepada Allah Swt.

2. Latihan dengan cara :

a. Setiap hari membaca Al Quran (usahakan 1 juz 1 hari).

b. Membaca tasbihat, shalawat dan istigfar masing-masing 100 X.

Ketika membaca tasbihat maka hadirkan kemahasucian Allah Ketika membaca shalawat maka ingat jasa-jasa Rasulullah kepada kita. Ketika membaca istigfar maka hadirkan sifat Maha Pengampunnya Allah.

c. Amalkan doa-doa masnunah (harian) .

3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat dzikir.

=== '''4. Ikramul Muslimin''' ===
'''Arti :'''

Memuliakan sesama orang islam / muslim. Maksud ikramul muslimin Menunaikan hak-hak semua orang islam tanpa meminta hak daripadanya.

'''Fadhilah :'''

1. Dari Abu Hurairoh radhiallahu anhu berkata Rosulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda : Barangsiapa yang menghilangkan satu kesusahan dari seorang muslim dri pada kesusahan2 dunia, maka Allah akan menghilangkan darinya satu kesusahan dari kesusahan2 akherat. (mahfum hadits)

2. Barangsiapa yg menutup aib seseorang muslim, maka Allah akan menutup aibnya di dunia dan akherat Allah swt akan selalu meolong seorang hamba selagi dia selalu menolong saudaranya (HR.Tirmidzi)

3. Senyummu didepan saudaramu adalah sedekah. (mahfum hadits)

'''Cara mendapatkan :'''

1. Dakwahkan pentingnya ikram

2. Latihan dengan cara :

a. Memberi salam kepada orang yang kita kenal ataupun yang tidak kita kenal.

b. Menyayangi yang muda, menghormati yang tua, memuliakan uloama dan menghormati sesama.

c. Berbaur dengan semua orang yang berbeda-beda wataknya.

3. Berdoa kepada Allah agar diberikan ahlaq sebagaimana ahlaq Baginda Rasulullah shallallahu alaihi wassalam .

=== '''5. Tashihun niat''' ===
'''Arti :'''

Membetulkan / meluruskan niat Maksud tashihun niat Membersihkan niat pada setiap amalan semata-mata karena Allah Swt.

'''Fadhilah :'''

1. Dari Abu umamah Albahili radhiallahu anhu berkata Rosulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda : Sesungguhnya Allah swt tidak menerima amalan kecuali yang ikhlas dan mencari ridho Allah swt (HR.Muslim).

2. Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu berkata Rosulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda : Sesungguhnya Allah swt tidak melihat bentuk rupamu dan hartamu tapi Allah swt melihat kepada hatimu dan amalanmu (HR. Muslim).

3. Dari Sa’ad radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wassalam bersabda : Hanyalah pertolongan Allah swt kepada umat ini dengan sebab orang2 yang lemahdiantara mereka, yaitu dengan do’a, sholat dan keikhlasan mereka (Nasa,i).

'''Cara mendapatkan :'''

1. Dakwahkan pentingnya ikhlas.

2. Latihan dengan cara :

setiap beramal periksa niat kita, sebelum beramal, ketika beramal dan setelah beramal, bersihkan niat agar semata-mata hanya karena Allah.

3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat ikhlas dalam beramal.

=== '''6. Da’wah dan tabligh khuruj fi sabilillah''' ===
Arti : Dakwah mengajak, Tabligh menyampaikan dan khuruj fisabilillah adalah keluar di jalan Allah.

'''Maksud'''

1. Memperbaiki diri, yaitu bagaimana agar dapat menggunakan harta diri dan waktu sebagaimana yang diperintahkan Allah.

2. Menghidupkan agama secara sempurnapada diri sendiri dan semua manusia diseluruh alam dengan menggunakan harta dan diri sendiri.

'''Fadhilah :'''

1. Allah swt berfirman : Tidak ada yg lebih bagus perkataannya melebihi orang yg mengajak kepada Allah dan beramal sholeh dan dia berkata : Sesungguhnya saya adalah termasuk orang2 yang berserah diri kepada Allah (Al-Fushilat : 33)

2. Dari Abi Mas’ud Albadri Alansari radhiallahu anhu berkata Rosulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda : Barangsiapa menunjukkan suatu kebaikan,maka dia akan mendapatkan pahala orang yg mengamalkannya (HR. Abu Daud)

3. Dari Anas radhiallahu anhu berkata Rosulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda : Sungguh sepagi atau sepetang dijalan Allah itu lebih baik dari pada dunia dan seisinya (HR. Bukhori)

'''Cara mendapatkan :'''

1. Dakwahkan pentingnya dakwah dan tabligh.

2. Latihan dengan cara :

keluar dijalan Allah minimal 4 bulan seumur hidup, 40 hari setiap tahun, 3hari setiap bulan dan 2,5 jam setiap hari. Tingkatkan dengan cara bertahap-tahap menjadi 4 bulan tiap tahun, 10hari tiap bulan dan 8 jam setiap hari.

3. Berdoa kepada Allah agar diberikan hakekat dakwah dan tabligh yaitu dapat menggunakan harta, diri dan waktu untuk kepentingan agama.



== Pranala luar ==
* {{en}} Khuruj di Australia
* {{id}} [https://dzikir20.wordpress.com/2014/08/16/dalil-shahih-enam-sifat-sahabat/ 6 sifat sahabat]

[[Kategori:Organisasi Islam]]