Revision 15202133 of "Kendhang" on idwiki

[[Berkas:SambaSunda Quintett in Cologne (0253).jpg|jmpl|Seseorang yang memainkan kendang.]]
[[Berkas:Traditional indonesian drums.jpg|jmpl|[[Kendhang]] koleksi KBRI [[Canberra]], [[Australia]].]]
'''Kendhang''', atau '''gendang''' adalah instrumen dalam [[gamelan]] yang salah satu fungsi utamanya mengatur irama. Instrument ini dibunyikan dengan tangan, tanpa alat bantu. Jenis kendhang yang kecil disebut ketipung, yang menengah disebut kendhang ciblon/kebar. Pasangan ketipung ada satu lagi bernama kendhang gedhe biasa disebut kendhang kalih. Kendhang kalih dimainkan pada [[lagu]] atau gendhing yang berkarakter halus seperti ketawang, gendhing kethuk kalih, dan ladrang irama dadi. Bisa juga dimainkan cepat pada pembukaan lagu jenis lancaran,ladrang irama tanggung. Untuk wayangan ada satu lagi kendhang yang khas yaitu kendhang kosek.

Kendhang kebanyakan dimainkan oleh para pemain gamelan profesional, yang sudah lama menyelami budaya [[Jawa]]. Kendhang kebanyakan di mainkan sesuai naluri pekendhang, sehingga bila dimainkan oleh satu orang dengan orang lain maka akan berbeda nuansanya.

== Jenis ==
Dilihat dari ukurannya, kendhang dibagi menjadi beberapa macam. Kendhang berukuran kecil disebut ''Ketipung'', sedangkan yang berukuran sedang disebut ''Ciblon'' atau ''Kebar''. Ada pula kendhang berukuran besar yang merupakan pasangan dari ketipung, dinamakan ''Kendhang Gedhe'' atau dikenal dengan sebutan "Kendhang Kalih". Ada lagi jenis yang khusus digunakan untuk pewayangan yaitu "Kendhang Kosek".

Selain beberapa macam alat musik kendhang tersebut, di Indonesia terdapat beberapa versi lain, seperti:

==== Kendhang Sunda ====
Kendhang di daerah [[Jawa Barat]] umumnya disebut Kendhang Sunda. Satu set jenis ini minimal terdiri dari tiga kendhang yaitu satu indung (berukuran besar) dan dua anak (kendhang kulanter). Kulanter terbagi menjadi dua yakni katipung (dibunyikan wangkis di bidang besarnya) dan kutiplak (dibunyikan wangkis di bidang kecilnya).

Terdapat berbagai macam kendhang Sunda yang dibedakan berdasarkan fungsinya dalam iringan, antara lain:

* Kiliningan
* Jaipongan
* Ketuk Tilu
* Keurseus
* Pencak Silat
* Bajidoran
* Sisingaan

Setiap jenis tersebut memiliki perbedaan dalam hal ukuran, pola, ragam, dan motif pada karawitan Sunda.

==== Kendhang Jaipong ====
Kendhang Jaipong atau Jaipongan merupakan jenis kendhang Sunda yang digunakan sebagai pengiring tari Jaipongan. Jenis Jaipong termasuk salah satu jenis yang tersebar di berbagai daerah nusantara bahkan mancanegara. Kendhang Jaipong dapat dimainkan dalam berbagai jenis kesenian di Indonesia, misalnya:

* Di [[Jawa Barat]], instrumen jenis ini sering dimainkan dalam kesenian Wayang Golek, Kiliningan, Ketuk Tilu, dan Bajidoran.
* Di [[Solo]] dan [[Yogyakarta]], Jaipong dimainkan dalam kesenian Campursari, Wayang Kulit, Ketoprak, Jatilan, Iringan Tari Kreasi Baru, hingga Komposisi.
* Di [[Semarang]], Jaipong kerap dimainkan dalam kesenian Gambang Semarang.
* Di [[Banyumas]], jenis instrument ini kerap tampil dalam kesenian Angklung Banyumas dan Wayang Kulit.
* Di [[Bali]], Jaipong sering pula dimainkan dalam salah satu kesenian khas setempat yakni Joged Bumbungkein.

Selain itu, kendhang Jaipong beserta nuansa musikalitasnya kerap diadopsi oleh genre musik populer seperti jazz, dangdut, hingga keroncong. Hal ini manandakan bahwa Jaipong memiliki fleksibilitas tinggi sehingga bisa “masuk” pada berbagai jenis kesenian.

== Sejarah ==
Dilihat dari bukti sejarahnya kelompok membranofon telah populer di [[Jawa]] sejak pertengahan abad ke-9 Masehi dengan nama: padahi, pataha (padaha), murawaatau muraba, mrdangga, mrdala, muraja, panawa, kahala, damaru, kendhang. Istilah "padahi" tertua dapat dijumpai pada prasasti Kuburan Candi yang berangka tahun 821 Masehi (Goris, 1930). Seperti yang tertulis pada [[Kakawin Nagarakretagama]] gubahan [[Empu Prapañca]] tahun 1365 Masehi (Pigeaud, 1960), istilah tersebut terus digunakan sampai dengan zaman [[Majapahit]].

Penyebutan kendhang dengan berbagai nama menunjukkan adanya berbagai macam bentuk, ukuran serta bahan yang digunakan, antara lain: kendhang berukuran kecil, yang pada arca dilukiskan sedang dipegang oleh dewi [[Saraswati]], kendhangini disebut "Damaru". Bukti keberadaaan dan keanekaragaman kendhang, dapat dilihat pada relief candi-candi sebagai berikut:

* [[Candi Borobudur]] (awal abad ke-9 Masehi), dilukiskan bermacam-macam bentuk kendhang seperti bentuk: silindris langsing, bentuk tong asimetris, bentuk kerucut (Haryono, 1985; 1986).
* [[Candi Siwa]] di Prambanan (pertengahan abad ke-9 Masehi), pada pagar langkan candi, kendhangditempatkan di bawah perut dengan menggunakan semacam tali.
* [[Candi Tegawangi]], candi masa klasik muda (periode Jawa Timur), sekitar abad 14), dijumpai relief seseorang membawa kendhangbentuk silindris dengan tali yang dikalungkan pada kedua bahu.
* [[Candi Panataran]], candi masa klasik muda (periode Jawa Timur), sekitar abad 14, relief kendhangdigambarkan hanya menggunakan selaput satu sisi dan ditabuh dengan menggunakan pemukul berujung bulat. Jaap Kunst (1968:35-36) menyebut instrumen musik ini "dogdog", Ada hal yang menarik mengenai asal muasal kendhang ini, yaitu adanyakesamaan penyebutan dari sumber tertulis Jawa Kuno dengan sumber tertulis di India. Hal ini membuktikan bahwa telah terjadi kontak budaya antara keduanya, termasuk dalam dalam bidang seni pertunjukan.

== Pembuatan ==
Kendang yang baik terbuat dari kayu [[nangka]], [[kelapa]] atau [[cempedak]]. [[Kulit]] [[kerbau]] sering digunakan untuk bam (permukaan bagian yang memancarkan ketukan bernada rendah) sedangkan kulit [[kambing]] digunakan untuk chang (permukaan luar yang memancarkan ketukan bernada tinggi).
Pada [[tali]] kulit yang berbentuk "Y" atau tali [[rotan]], yang dapat dikencangkan atau dikendurkan untuk mengubah nada dasar. Semakin kencang tarikan kulitnya, maka semakin tinggi pula suara yang dihasilkannya.

== Referensi ==
{{Reflist}}
* [https://qlapa.com/blog/ulasan-lengkap-alat-musik-gendang Qlapa]
* [https://budayajawa.id/sejarah-alat-musik-kendang-atau-gendang/ Budaya Jawa]
* [http://dunia-kesenian.blogspot.com/2014/11/pengertian-alat-musik-kendang-gendang.html]

== Pranala luar ==
{{Commonscat|Indonesian drums}}
* [http://www.seasite.niu.edu/Indonesian/Budaya_Bangsa/Gamelan/Javanese_Gamelan/drums/kendang.htm Foto kendang]
* [http://oase.kompas.com/read/2011/03/20/15215312/Rampak.Kendang.Sunda.Bisa.Dicampur.Jawa Rampak kendang]
{{Instrumen gamelan}}
{{budaya-stub}}

[[Kategori:Alat musik]]
[[Kategori:Drum]]
[[Kategori:Gamelan]]