Revision 17904290 of "Abdul Wachid B.S." on idwiki[[Berkas:Abdul Wachid BS Jas 02.jpg|al=Abdul Wachid B.S. |jmpl|'''Abdul Wachid B.S. dilahirkan di dusun terpencil Bluluk, Lamongan, Jawa Timur, 7 Oktober 1966. Putra pertama dari empat bersaudara. Ibunya (''Siti Herawati'') dan ayahnya (''Muhammad Abdul Basyir'')''']]
'''Abdul Wachid Bambang Suharto, S.S., M.Hum.''' atau akrab disapa Abdul Wachid B.S. dan AWBS ({{lahirmati|[[Bluluk]], [[Lamongan]], [[Jawa Timur]]|7|10|1966}}) adalah seorang akademisi dan sastrawan Indonesia. Dia adalah staf pengajar [[IAIN Purwokerto]] dan [[Universitas Ahmad Dahlan]]. Di dunia sastra, Abdul Wachid B.S. dikenal dari karya puisi yang dihasilkannya.<ref name="kepayangtembi">{{Cite web |url=http://arsip.tembi.net/id/news/berita-budaya/diskusi-buku-puisi-kepayang-abdul-wachid-bs-4011.html |title=Diskusi Buku Puisi 'Kepayang' Abdul Wachid BS |access-date=2016-01-01 |archive-date=2016-03-05 |archive-url=https://web.archive.org/web/20160305044816/http://arsip.tembi.net/id/news/berita-budaya/diskusi-buku-puisi-kepayang-abdul-wachid-bs-4011.html |dead-url=yes }}</ref><ref name="kepayanguad">{{Cite web |url=http://uad.ac.id/content/bedah-buku-kumpulan-puisi-karya-abdul-wachid-bs-%E2%80%9Cmencari-ilmu-di-luar-bangku-kuliah%E2%80%9D |title=Bedah Buku Kumpulan Puisi Karya Abdul Wachid B.S.: “Mencari Ilmu di Luar Bangku Kuliah” |access-date=2016-01-01 |archive-date=2016-03-05 |archive-url=https://web.archive.org/web/20160305020132/http://uad.ac.id/content/bedah-buku-kumpulan-puisi-karya-abdul-wachid-bs-%E2%80%9Cmencari-ilmu-di-luar-bangku-kuliah%E2%80%9D |dead-url=yes }}</ref><ref name="kr">[http://krjogja.com/read/225521/abdul-wachid-bs-bukan-hanya-mahir-bikin-puisi.kr Abdul Wachid BS, Bukan Hanya Mahir Bikin Puisi]{{Pranala mati|date=Januari 2021 |bot=InternetArchiveBot |fix-attempted=yes }}</ref>
== Pendidikan ==
* [[Universitas Sebelas Maret]]
*[[Universitas Gadjah Mada]] tahun 1996
*SMA Negeri Argomulyo Yogyakarta (1982-1985)
*SMP Negeri I Babat
*SDN Bluluk I
== Karya ==
Sementara itu, buku tunggal yang menghimpun karya Wachid, antara lain :
(1) ''Rumah Cahaya'' (cetakan ke-1, Ittaqa Press, 1995; cetakan ke-2 edisi revisi Gama Media, 2003; cetakan ke-3, Gama Media, 2005) merupakan buku puisi yang menghimpun karya awalnya. Buku puisi ''Rumah Cahaya'' ini sempat dikritik oleh Adi Wicaksono secara panjang-lebar di buku ''Histeria Kritik Sastra'' (Bentang, 1996), dan menjadi polemik berkepanjangan di koran ''Kedaulatan Rakyat'' (5 kali terbitan);
(2) ''Sastra Melawan Slogan'' (FKBA, 2000) merupakan bunga rampai esainya yang diberi kata penutup oleh Dr. Faruk;
(3) ''Religiositas Alam : dari Surealisme ke Spiritualisme D. Zawawi Imron'' (Gama Media, 2002) merupakan buku yang diangkat dari karya ilmiah S-1, dan diberi kata pengantar oleh Prof. Dr. Rachmat Djoko Pradopo;
(4) Buku pilihan puisi cinta 1986-2002, ''Ijinkan Aku Mencintaimu'' (Buku Laela, Cet.I-2002, Cet.II-2004), diberi kata pengantar oleh peneliti sastra dari Jepang, Urara Numazawa;
(5) Buku puisi ''Tunjammu Kekasih'' (Bentang, 2003);
(6) ''Beribu Rindu Kekasihku'' (Amorbooks, 2004) merupakan buku pilihan puisi cinta, diberi kata pengantar oleh Dr. Katrin Bandel (peneliti sastra Indonesia berkebangsaan Jerman);
(7) Buku kajian sastra, ''Membaca Makna dari Chairil Anwar ke A. Mustofa Bisri'' (Grafindo, 2005);
(8) Buku esai, ''Sastra Pencerahan'' (Grafindo, 2005); dicetak ulang oleh Penerbit Basabasi (2019), dengan menyatukan buku ''Membaca Makna dari Chairil Anwar ke A. Mustofa Bisri'' dan buku ''Sastra Pencerahan'' dibawah judul ''Sastra Pencerahan'';
(9) ''Gandrung Cinta<ref name="kr" />'' (buku kajian sastra dan tasawuf; Pustaka Pelajar, 2008), diberi kata pengantar oleh Dr. Sangidu, M.Hum. ;
(10) ''Analisis Struktural Semiotik: Puisi Surealistis Religius D. Zawawi Imron'' (Ce.II, 2009 sampai Cet.V sekarang, Penerbit Cintabuku, 2012), merupakan edisi revisi ''Religiositas Alam : dari Surealisme ke Spiritualisme D. Zawawi Imron'' (Gama Media, 2002) diberi kata pengantar oleh Prof. Dr. Rachmat Djoko Pradopo;
(11) Buku puisi ''Yang'' (Penerbit Cintabuku, Cet.I, 2011) <ref name="kr" />, diberi kata pengantar oleh Emeritus Professor Virginia Hooker FAHA, Australia Nation University;
(12) Buku puisi ''Kepayang'' (Penerbit Cintabuku, Cet.I, 2012)<ref name="kepayangtembi" /><ref name="kepayanguad" /> ,diberi kata pengantar oleh Dr. Lee Yeon, Dosen di Hankuk University of Foreign Studies (HUFS), Seoul, Korea Selatan;
''(13) ''Buku puisi ''Hyang'' (Penerbit Cintabuku, Cet.I, 2014), diberi kata pengantar oleh Dr. ''Titis Srimuda Pitana, S.T., M.Trop.Arch.,'' Dosen ''di Program Studi S-3 Kajian Budaya, Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta''; kata penutup oleh Naomi Kawasaki , s''eorang ahli batik berkebangsaan Jepang;''
(14) Kumpulan Sajak ''Nun'' (Penerbit Cintabuku, Cet.I, 2018);
''(15) Dimensi Profetik dalam Puisi Gus Mus: Keindahan Islam dan Keindonesiaan (Penerbit Naunsa Cendekia, Bandung, 2020).''
== Karya bersama ==
*Daftar ini memuat sebagian karya Abdul Wachid B.S. 1) ''Sembilu'' (Dewan Kesenian Yogya, 1991), (2) ''Ambang'' (DKY, 1992), (3) ''Oase'' (Titian Ilahi Press, 1994), (4) ''Serayu'' (Harta Prima Press, 1995), (5) ''Lirik-lirik Kemenangan'' (Taman Budaya Yogya, 1994), (6) ''Tabur Bunga'' (Seperempat Abad Haul Bung Karno, 1995), (7) ''Negeri Poci-3'' (Tiara Jakarta, 1996), (8) ''Mimbar Penyair Abad'' ''21'' (Balai Pustaka,1996), (9) ''Gerbong'' (Cempaka Kencana, 1998), (10) ''Tamansari'' (Festival Kesenian Yogya X, 1998), (11) ''Aceh Mendesah dalam Nafasku'' (Kampanye Seni untuk HAM Aceh, 1999), (12) ''Embun Tajali'' '''('''Aksara Indonesia, 2000), (13) ''Angkatan Sastra 2000'' (Grasindo, 2000), (14) ''Hijau Kelon'' (Kompas, 2002), (15) ''Medan Waktu'' (Cakrawala Sastra Indonesia, Dewan Kesenian Jakarta, 2004), (16) ''Untuk Sebuah Kasihsayang'' (Penerbit Bukulaela, 2004), (17) ''Laki-laki Tak Bernama'' (Pustaka Ilalang, 2008), (18) ''Puisi Menolak Lupa'' (Obsesi Press, 2009), (19) ''Pilar Penyair'' (Obsesi Press, 2011), (20) ''Sauk Seloko : Bunga Rampai Puisi Pertemuan Penyair Nusantara VI'' (Dewan Kesenian Jambi, Desember 2012), (21) ''Pilar Puisi'' (STAIN Press, September 2013), (22) Antologi Puisi 90 Penyair Yogyakarta ''Lintang Panjer Wengi di Langit Yogya'' (Pesan Trend Ilmu Giri, Maret 2014), (23) ''Negeri Laut: 175 Penyair dari Negeri Poci 6'' (KosaKataKita, 2015), (24) ''Matahari Cinta Samudera Kata'' (Yayasan Hari Puisi Indonesia, Yayasan Sagang, 2016), (25) ''Syair-syair Indonesia'' (Interlude dan Pujangga Press, Mei 2016), (26) ''Negeri Awan: 174 Penyair dari Negeri Poci 7'' (KosaKataKita, 2017), (27) ''Negeri Bahari : 199 Penyair dari Negeri Poci 8'' (KosaKataKita, 2018), (28) ''Pesisiran : 189 Penyair dari Negeri Poci 9'' (KosaKataKita, 2019), (29) ''Gregah: Kumpulan Puisi dan Geguritan Jogjalitfest 2019'' (Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, 2019), dan lainnya.
*Sajak Wachid juga diterjemahkan ke dalam Bahasa Jerman dan Inggris, dan dimuat dalam ''Antologi Puisi Indonesia Modern'' EQUATOR (setebal 1233 halaman, Editor: Sri Hartati, Renville Siagian, M. Haryadi Hadipranoto, Terjemahan : Naswin Djamal, Penerbit Yayasan Cempaka Kencana, 2011). Esainya terdokumentasi dalam antologi : (1) ''Kiat Menembus Media Massa'' (Titian Ilahi Press, 1994), (2) ''Begini Begini Begitu'' (Dewan Kesenian Yogya, 1997), (3) ''Gus Mus: Satu Rumah Seribu Pintu'' (LkiS, 2009), (4) ''Creative Writing'' (STAIN Press, 2012). Wachid juga menulis cerpen sekalipun tidak produktif, di antaranya terdokumentasi dalam antologi: (1) ''Cerita-cerita Pengantin'' (Galang, 2004; editor Triyanto Triwikromo, kata pengantar K.H.A. Mustofa Bisri), (2) ''Bacalah Cinta'' (Bukulaela, 2005, bersama cerpen K.H.A. Musofa Bisri, Dharmadi, Eko Sri Israhayu, Evi Idawati, Heru Kurniawan, Joni Ariadinata, Raudal Tanjung Banua, R. Toto Sugiharto), (3) ''Robingah, Cintailah Aku'' (STAIN Purwokerto Press, 2007).
*Tahun 2004 dan 2005, buku puisinya ''Rumah Cahaya'' dipilih oleh Departemen Pendidikan Nasional sebagai bacaan wajib bagi Sekolah Lanjutan Tingkat Atas, karenanya didokumentasi oleh perpustakaan SMA dan Madrasah Aliyah Negeri seluruh Indonesia. Sejak tahun 2003-sampai sekarang Wachid diminta oleh Kementerian Pendidikan Nasional RI menjadi Juri Lomba Mengkritik Karya Sastra (LMKS) dan Lomba Menulis Cerpen (LMC). ''Event'' penting kesusastraan yang pernah mengundang Wachid membacakan puisinya : “Festival Kesenian Yogya” (FKY) III-1991; FKY IV-1992; FKY VI-1994; “Haul Seperempat Abad Bung Karno” di Blitar 1994; “Festival November 1996” di Taman Ismail Marzuki Jakarta; “Malam Milenium Baru 2001” di Taman Budaya Surakarta bersama Agus R. Sarjono, Ahmad Syubanuddin Alwy, D. Zawawi Imron, dan Rendra; dan, “Cakrawala Sastra Indonesia” di Taman Ismail Marzuki Jakarta pada 17 September 2004.
== Referensi ==
{{reflist}}
{{Penyair DNP}}
{{sastrawan-stub}}
[[Kategori:Sastrawan Indonesia]]
[[Kategori:Penyair Indonesia]]All content in the above text box is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike license Version 4 and was originally sourced from https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=17904290.
![]() ![]() This site is not affiliated with or endorsed in any way by the Wikimedia Foundation or any of its affiliates. In fact, we fucking despise them.
|