Revision 18785294 of "Media sosial" on idwiki[[Berkas:Conversationprism.jpeg|jmpl|ka|Diagram yang menunjukkan perbedaan jenis dari media sosial]]
'''Media sosial''' (sering disalahtuliskan sebagai '''sosial media''') adalah sebuah media daring yang digunakan satu sama lain yang para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berinteraksi, berbagi, dan menciptakan isi [[blog|''blog'']], [[jejaring sosial]], wiki, forum dan [[dunia virtual]] tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. ''Blog'', jejaring sosial, dan wiki merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di seluruh dunia.<ref>{{Cite web|last=nimda|date=2012-02-29|title=Apa itu Sosial Media|url=http://www.unpas.ac.id/apa-itu-sosial-media/|website=Universitas Pasundan Bandung|language=id-ID|access-date=2020-11-11}}</ref>
[[Andreas Kaplan]] dan [[Michael Haenlein]] mendefinisikan media sosial sebagai "sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang dibangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 dan memungkinkan penciptaan dan pertukaran ''user-generated content''".<ref name="Kaplan, Andreas M. 2010">Kaplan, Andreas M.; Michael Haenlein (2010) "''Users of the world, unite! The challenges and opportunities of Social Media''". Business Horizons 53(1): 59–68.</ref>
__TOC__
== Klasifikasi Media Sosial ==
Media sosial merupakan sebuah media berbasis kecanggihan teknologi yang diklasifikasikan dari berbagai bentuk, seperti majalah, forum internet, ''weblog'', ''blog'' sosial, ''microblogging'', wiki, [[siniar]], foto atau gambar, video, peringkat dan ''bookmark'' sosial. Dengan menerapkan satu set teori dalam bidang media penelitian (kehadiran sosial, media kekayaan) dan proses sosial (self-presentasi, ''self-disclosure''), Kaplan dan Haenlein menciptakan skema atau klasifikasi untuk berbagai jenis media sosial (disampaikan dalam artikel Horizons Bisnis yang diterbitkan sepanjang tahun 2010). Menurut Kaplan dan Haenlein ada enam jenis media sosial, yang dapat dilihat sebagai berikut.<ref name="Kaplan, Andreas M. 2010"/>
=== Proyek Kolaborasi ===
Situs web mengizinkan penggunanya untuk dapat mengubah, menambah, ataupun menghapus konten-konten yang ada di situs web ini. Contohnya ''[[Wikipedia]]''.
=== Blog dan Mikroblog ===
Pengguna lebih bebas dalam mengekspresikan sesuatu di ''blog'' ini, seperti [[curhat]] (curahan hati) atau kritik terhadap kebijakan pemerintah. Contohnya ''[[Twitter]], Facebook''
=== Konten ===
Para pengguna situs web ini saling berbagi konten-konten media, seperti video, gambar, dan buku-el (buku elektronik). Contohnya Instagram, [[TikTok]], ''[[YouTube]]''.
=== Situs Jejaring Sosial ===
Aplikasi yang di dalamnya terdapat "izin" bagi pengguna untuk dapat terhubung dengan cara membuat informasi pribadi sehingga dapat terhubung dengan orang lain. Informasi pribadi itu bisa berbentuk foto-foto atau video. Contohnya Instagram, ''[[Facebook]]''.
=== ''Virtual Game World'' ===
Dunia permainan virtual, merupakan replikasi "lingkungan" 3D (tiga dimensi), ''user'' atau pengguna bisa muncul dalam bentuk avatar-avatar yang diinginkan dan dapat berinteraksi dengan orang lain selayaknya di dunia nyata. Contohnya permainan daring (''online game'').
=== ''Virtual Social World'' ===
Dunia virtual sosial, yang di dalamnya seorang pengguna merasa hidup di dunia virtual dengan menggunakan perangkat Virtual Reality yang dipakai di area Mata, sama seperti virtual ''game world'', berinteraksi dengan lain orang. Namun, ''Virtual social world'' sifatnya lebih bebas dan lebih ke arah kehidupan nyata/realistis. Contohnya [[second life|''second life'']].
== Ciri-Ciri ==
Berikut ini dapat dilihat ciri-ciri media sosial.<ref>Gamble, Teri and Michael. Communication works. Seventh edition.</ref>
# Pesan yang disampaikan tidak hanya untuk satu orang tetapi lebih luas jangkauannya. Contohnya pesan melalui SMS ataupun ''internet''.
# Pesan yang disampaikan bebas atau tanpa harus melalui suatu ''Gatekeeper.''
# Pesan yang disampaikan cenderung lebih cepat dibanding media lainnya.
# Penerima pesan yang menentukan waktu interaksi.
== Perkembangan Media Sosial ==
Sejarah dan perkembangan media sosial dapat dilihat sebagai berikut.<ref>{{Cite web |url=http://www.mediabistro.com/alltwitter/history-social-media_b12770 |title=Salinan arsip |access-date=2012-03-20 |archive-date=2012-03-31 |archive-url=https://web.archive.org/web/20120331122117/http://www.mediabistro.com/alltwitter/history-social-media_b12770 |dead-url=yes }}</ref>
# [[1978|Tahun 1978,]] merupakan awal ditemukan [[sistem papan buletin]], awal dimungkinkannya seseorang untuk dapat berhubungan atau berkomunikasi dengan orang lain menggunakan [[surat elektronik]], atau mengunggah dan mengunduh [[perangkat lunak]], yang semua itu dilakukan menggunakan saluran [[telepon]] yang terhubung [[modem|modem.]]
# [[1978|Tahun]] [[1995]], ditemukan [[GeoCities]], situs ini merupakan [[Web Hosting|''Web Hosting'']], yaitu layanan penyewaan untuk penyimpanan data situs ''web'' agar bisa diakses dari mana saja dan temuan ini menjadi tonggak berdirinya situs-situs ''web'' lain.
# [[1978|Tahun]] [[1997]], ditemukan [[situs jejaring sosial]] pertama yaitu [[Sixdegree.com]] walaupun sebenarnya pada tahun [[1995]] telah ditemukan situs [[Classmates.com]] yang juga merupakan jejaring sosial. Namun, [[Sixdegree.com]] dianggap lebih "menawarkan" sebuah situs jejaring sosial dibanding [[Classmates.com|Classmates.com.]]
# [[1978|Tahun]] [[1999]], ditemukan situs untuk membuat [[blog|''blog'']] pribadi, yaitu ''[[Blogger]]''. Situs ini "menawarkan" kepada penggunanya untuk bisa membuat halaman situsnya sendiri, sehingga pengguna dari ''[[Blogger]]'' ini bisa memuat hal tentang apapun, termasuk hal pribadi ataupun untuk mengkritisi pemerintah, dan dapat dikatakan ''blogger'' ini menjadi tonggak berkembangnya sebuah media sosial.
# [[1978|Tahun]] [[2002|2002,]] ditemukannya [[Friendster]], situs jejaring sosial yang pada saat itu menjadi ''booming'', dan keberadaan media sosial menjadi fenomenal.
# [[1978|Tahun]] [[2003]], berdiri [[LinkedIn]], yang tidak hanya berguna untuk bersosial, LinkedIn juga dapat digunakan untuk mencari pekerjaan, sehingga fungsi media Sosial makin berkembang.
# [[1978|Tahun]] [[2003]], berdiri [[MySpace]], yang "menawarkan" kemudahan dalam menggunakannya, sehingga MySpace dapat dikatakan sebagai situs jejaring sosial yang "''user friendly''".
# [[1978|Tahun]] [[2004|2004,]] ditemukan [[Facebook]], situs jejaring sosial yang terkenal hingga kini, merupakan salah satu situs jejaring sosial yang memiliki anggota terbanyak.
# [[1978|Tahun]] [[2006]], ditemukan [[Twitter]], situs jejaring sosial yang berbeda dengan yang lainnya, karena pengguna dari ''Twitter'' hanya bisa mengupdate status atau yang bernama ''[[Tweet]]'' ini dan dibatasi 140 karakter.
# [[1978|Tahun]] 2010, ditemukan [[Instagram]], situs jejaring sosial yang penggunanya dimungkinkan untuk membagikan foto, video, informasi, dan berbagai tulisan/artikel dengan mudah, awalnya hanya untuk pengguna iOS, tetapi sejak 2012 juga dimanfaatkan oleh pengguna [[Android]].
# [[1978|Tahun]] 2011, ditemukan [[LINE]], situs jejaring sosial yang penggunanya dapat berbagi foto, video, dan percakapan dengan pengguna lain.
# [[1978|Tahun]] [[2011]], ditemukan [[Google+]], yang diluncurkan oleh [[Google]], yang pada awal peluncuran Google+ hanya sebatas pada orang yang telah diundang oleh Google. Setelah itu Google+ diluncurkan secara umum.
== Perkembangan Media Sosial ==
Pesatnya perkembangan media sosial masa kini disebabkan oleh semua orang yang merasa seperti bisa "memiliki" media sendiri. Jika untuk memiliki media tradisional seperti [[televisi]], [[radio]], atau [[koran]] dibutuhkan modal yang besar dan tenaga kerja yang banyak, maka lain halnya dengan media sosial digital. Seorang pengguna bisa mengakses media sosial dengan fasilitas jaringan internet yang lambat sekalipun, tanpa biaya besar, tanpa alat mahal, dan dilakukan sendiri tanpa memerlukan karyawan. Pengguna media sosial dengan bebas bisa mengedit, menambahkan, dan memodifikasi (baik tulisan, gambar, video, grafis, dan berbagai model ''content'' lainnya).
Media sosial adalah mengenai menjadi manusia biasa yang saling membagi [[ide]], bekerja sama, dan berkolaborasi untuk menciptakan kreasi, berpikir, berdebat, menemukan orang yang bisa menjadi teman baik, menemukan pasangan, dan membangun sebuah [[komunitas]]. Intinya, menggunakan media sosial menjadikan seseorang sebagai diri sendiri. Selain kecepatan informasi yang bisa diakses dalam hitungan detik, menjadi diri sendiri dalam media sosial adalah alasan media sosial berkembang pesat. Tidak terkecuali, keinginan untuk [[aktualisasi diri]] dan kebutuhan menciptakan ''[[personal branding]]''.<ref>[http://www.icrossing.co.uk/fileadmin/uploads/eBooks/What_is_Social_Media_iCrossing_ebook.pdf iCrossing]</ref>
Perkembangan media sosial sungguh pesat, bisa dilihat dari banyaknya jumlah anggota yang dimiliki masing-masing [[situs jejaring sosial]].<ref>Grant, August E & Meadows, Jennifer H. (eds.) (2010).Communication Technology Update and Fundamental.12th Edition.Boston: Focal Press</ref> Berikut tabel jumlah anggota dari masing-masing situs per Agustus 2017.<ref>{{cite web|url=https://www.statista.com/statistics/272014/global-social-networks-ranked-by-number-of-users/|title=Global social media ranking 2017 - Statistic|website=Statista}}</ref>
{| class=wikitable
|+
!No|| Nama situs|| Jumlah member
|-
|1 || [[Facebook]] || 2.047.000.000
|-
|2 || [[Youtube]] || 1.500.000.000
|-
|3 || [[WhatsApp]] || 1.200.000.000
|-
|4||[[Facebook Messenger]] ||1.200.000.000
|-
|5 || [[WeChat]] || 938.000.000
|-
|6 || [[Tencent QQ|QQ]] || 861.000.000
|-
|7 || [[Instagram]] || 700.000.000
|-
|8 || [[Qzone]] || 638.000.000
|-
|9 || [[Tumblr]] || 357.000.000
|-
|10 || [[Twitter]] || 328.000.000
|-
|11 || [[Sina Weibo]] || 313.000.000
|-
|12 || [[Baidu Tieba]] || 300.000.000
|-
|13 || [[Skype]] || 300.000.000
|-
|14 || [[Viber]] || 260.000.000
|-
|15 || [[Snapchat]] || 255.000.000
|-
|16 || [[Reddit]] || 250.000.000
|-
|17 || [[LINE]] || 214.000.000
|-
|18||[[Pinterest]]||175.000.000
|}
== Dampak ==
Salah satu dampak dari keberadaan media sosial ialah masyarakat memiliki ketergantungan terhadap [[teknologi]] terkini. Pada awalnya manusia adalah sebagai makhluk sosial, namun dengan adanya teknologi saat ini, nilai-nilai budaya masyarakat sudah mulai memudar. Inilah perubahan yang terjadi dari dampak media sosial dimana manusia yaitu menjadi makhluk anti-sosial. Dilingkungan masyarakat, hampir semua kalangan sudah menggunakan yang namanya [[media sosial]]. Perkembangan teknologi media sosial ini sudah menjamur dan mengakar di kehidupan sehari-hari serta telah mengubah gaya hidup bahkan pola pikir.{{fact}}
== Media Sosial dan Swasta ==
Kerangka sarang lebah merupakan definisi untuk media sosial dengan fokus layanan pada beberapa atau semua tujuh blok bangunan fungsional (yang meliputi identitas, percakapan, berbagi, kehadiran, hubungan, reputasi, dan kelompok). Bangunan blok tersebut dapat digunakan untuk membantu memahami kebutuhan "pertunangan" dari audiens media sosial. Sebagai contoh, pengguna LinkedIn kebanyakan peduli tentang identitas, reputasi, dan hubungan, sedangkan blok utama YouTube meliputi bangunan berbagi, percakapan, kelompok, dan reputasi.<ref name="Kietzmann 2011 241–251">{{Cite journal
| doi = 10.1016/j.bushor.2011.01.005
| issn = 0007-6813
| volume = 54
| year = 2011
| issue = 3
| pages = 241–251
| last = Kietzmann
| first = Jan H.
| coauthors = Kris Hermkens, Ian P. McCarthy, and Bruno S. Silvestre
| title = Social media? Get serious! Understanding the functional building blocks of social media
| journal = Business Horizons
| accessdate = 2011-08-23
| url = http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0007681311000061
}}</ref>
Banyak perusahaan membangun wadah sosial sendiri yang mencoba untuk menghubungkan blok bangunan tujuh fungsional sekitar merek atau ''brand''. Perusahaan yang dimaksud adalah komunitas swasta yang melibatkan orang-orang di sekitar dengan tema yang lebih sempit, seperti di sekitar panggilan tertentu, merek atau hobi, dari wadah media sosial seperti [[Facebook]] atau [[Google+]].
Sementara jejaring sosial merupakan situs untuk setiap orang bisa membuat ''web page'' pribadi, kemudian terhubung dengan teman-teman untuk berbagi informasi dan berkomunikasi. Jejaring sosial terbesar antara lain [[Facebook]], [[Myspace]], [[Plurk]], dan [[Twitter|Twitter.]]Jika media tradisional menggunakan media cetak dan media ''broadcast'', maka media sosial menggunakan internet. Media sosial "mengajak" orang-orang yang tertarik untuk berpartisipasi dengan memberi kontribusi dan ''feedback'' secara terbuka, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tidak terbatas.
Saat [[teknologi]] [[internet]] dan ''mobile phone'' makin maju maka media sosial pun ikut "tumbuh" dengan pesat. Kini untuk mengakses ''facebook'' atau ''twitter'' bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja hanya dengan menggunakan sebuah ''mobile phone''. Demikian cepatnya orang bisa mengakses media sosial mengakibatkan terjadinya fenomena besar terhadap arus [[informasi|informasi,]] tidak hanya di negara-negara maju, tetapi juga di Indonesia. Oleh karena kecepatannya, media sosial juga mulai tampak digunakan sebagai pengganti peran media massa konvensional dalam penyebaran berita atau informasi. Media sosial juga berfungsi sebagai ''platform'' di era disrupsi digital. Proses ini sekarang difasilitasi melalui API (''Application Programming Interface'').
== Pemanfaatan dalam bisnis ==
{{Tone}}
Pemilik atau pelaku usaha e-commerce bisa memanfaatkan media sosial yang ada sebagai strategi marketing. Bahkan saat ini, media sosial menjadi cara yang paling ampuh dalam hal mempromosikan produk yang ada. Potensi bisnis yang sangat besar di media sosial tentunya mendorong pelaku usaha untuk semakin meningkatkan kualitas yang ada agar dapat mempromosikannya dengan baik dan menarik konsumen yang akhirnya mendapat pelanggan yang cukup besar untuk melampaui target penjualan. didalam mempromosikan bisnis di media sosial tentunya membutuhkan strategi komunikasi yang matang agar pasar di media sosial ini tergarap secara efektif dan efisien.
Selain kita memiliki akun media sosial yang mempromosikan produk bisnis yang kita produksi, kita juga dapat melibatkan inflluencer untuk dapat memasarkannya di media sosial mereka. Influencer memiliki banyak followers yang percaya dengan apa yang mereka promosikan dan pakai. Strategi ini bisa sangat ampuh jika kita memang memiliki kualitas yang terbaik. Tentu konsumen akan lebih banyak dan percaya dengan produk yang kita produksi.
Fungsi media sosial untuk bisnis:
* Memperluas jaringan bisnis dan peluang untuk ekspansi bisnis
* Meningkatkan popularitas produk maupun brand bisnis
* Mendapatkan pelanggan baru dengan market yang lebih luas
* Pemberian feedback yang dilakukan secara tepat & Cepat <ref>{{Cite web|url=https://idcloudhost.com/5-alasan-pelaku-binsis-lebih-memilih-promosi-melalui-sosial-media/|title=5 Alasan Memilih Promosi Melalui Sosial Media|date=2019-02-27|website=IDCloudHost|access-date=2020-06-16}}</ref>
* Meningkatkan pengunjung website dan peringkat di mesin pencarian
* Menjaga hubungan baik dan kepuasan pelanggan<ref>{{Cite web|url=https://www.niagahoster.co.id/blog/media-sosial-untuk-bisnis/|title=Memaksimalkan Media Sosial untuk Bisnis Online|date=2018-04-11|website=Niagahoster Blog|language=en-US|access-date=2019-12-13}}</ref><!--
{{gaya bahasa}}
Jika dalam kehidupan sehari-hari kita tidak bisa menyampaikan pendapat secara terbuka karena satu dan lain hal, maka tidak jika kita menggunakan media sosial. Kita bisa menulis apa saja yang kita mau atau kita bebas mengomentari apapun yang ditulis atau disajikan orang lain. Ini berarti [[komunikasi]] terjalin dua arah. Komunikasi ini kemudian menciptakan komunitas dengan cepat karena ada ketertarikan yang sama akan suatu hal.-->
== Lihat juga ==
* [[Pelecehan media sosial]]
== Referensi ==
{{reflist}}
[[Kategori:Media sosial| ]]
[[Kategori:Media massa]]All content in the above text box is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike license Version 4 and was originally sourced from https://id.wikipedia.org/w/index.php?oldid=18785294.
![]() ![]() This site is not affiliated with or endorsed in any way by the Wikimedia Foundation or any of its affiliates. In fact, we fucking despise them.
|