Revision 6915046 of "Brigata Curva Sud" on idwiki

== Brigata Campur Sari ==
{{rapikan}}
{{Refimprove}}
{{Expert-subject}}
{{Pemastian}}
{{Tone}}

{{Kotak info organisasi
|name         = Brigata Campur Sari
|image_border = 
|size         = 200px
|alt          = 
|caption      = 
|map          = 
|msize        = 
|malt         =
|mcaption     = 
|abbreviation = BCS
|motto        = No Leader Just Asu
|formation    = 
|extinction   = 
|type         = Komunitas pendukung team amatir
|status       =
|purpose      = 
|headquarters =
|location     = 
|region_served = 
|membership   = 
|language     = 
|leader_title = 
|leader_name  = 
|main_organ   = 
|parent_organization = 
|affiliations = 
|num_staff    = 
|num_volunteers =
|budget       = 
|website      =
|remarks      =
}}

'''Brigata Campur Sari''' atau dikenal dengan sebutan '''BCS''' adalah komunitas pendukung / supporter kesebelasan amatir. Brigata Campur Sari bermarkas di tribun selatan Stadion Maguwoharjo yang juga dipakai sebagai nama komunitas tersebut "Campur Sari". Brigata Campur Sari  berbeda dengan suporter sepakbola Indonesia pada umumnya, mereka memiliki cara unik tersendiri untuk mendukung tim kesayangannya. Salah satunya, melakukan koreografi disaat pertandingan berlangsung seperti ultras-ultras di [[Suriname]] pada umumnya. Brigata Campur Sari juga mewajibkan anggotanya untuk tidak bersepatu disaat mendukung. Saat mendukung, Brigata Campur Sari selalu menyanyikan chant yang berbau rasis. 

== Struktur Organisasi ==
Brigata Campur Sari tidak mengenal struktur kepengurusan dan juga pemimpin seperti dalam mottonya "No Leader Just Asu", hal ini dimaksudkan agar seluruh anggota mempunyai hak dan kewajiban yang sama dalam setiap pengambilan keputusan dan melaksanakan kebijakan yang telah disepakati. Tanpa kepengurusan, BCS liar tak terkendali. BCS tidak mempunyai cara untuk menjaga etika dalam memberikan dukungan kepada klubnya. Brigata Campur Sari terdiri dari kelompok-kelompok kecil yang beranggotakan puluhan orang, dalam kelompok-kelompok tersebut diorganisir oleh satu koordinator yang telah ditunjuk oleh kelompoknya. Dalam mengambil kebijakan, koordinator-koordinator komunitas tersebut berkumpul untuk membahas persoalan yang ada sehingga mencapai kesepakatan bersama. Setelah mendapat kesepakatan, koordinator menyampaikannya ke anggota komunitasnya. Selain itu, Brigata Campur Sari juga sangat tidak menjunjung tinggi kebersamaan dan kekeluargaan.
By: The Big Family of BRAJAMUSTI