Difference between revisions 17340 and 17345 on idwikiquoteCerpen ini didedikasikan untuk seorang Moderator forum ltb1.indonesianforum.net yang amat ego dengan lawan bicaranya yang memiliki pemikiran yang berlawanan dengannya. [center]bruce[/center] [center][img]http://r21.imgfast.net/users/2115/25/32/56/avatars/5-9.jpg[/img][/center] [b]Pemeran Istimewa:[/b] Benjamin Netanyahu [img]http://conservativebyte.com/wp-content/uploads/2011/06/netanyahu_1.jpg[/img] Benjamin Ketang [img]http://img88.imageshack.us/img88/9528/ben1gxd.jpg[/img] [b]Permulaan[/b] Suatu hari, seorang pemuda bernama WePe menulis sebuah puisi. [center]Impianku Membangun Negara Israel Aku akan mengungsikan rakyat Palestina ke tanah Israel kemudian melindungi mereka dari peperangan selayaknya warga negara Israel sebab, di Palestina mereka tak pernah terlindung dari peperangan padahal pasukan Israel tidak menginginkannya agar tidak dijadikan sebagai Human Shield oleh HAMAS setelah itu, pasukan Israel dapat dengan leluasanya melawan HAMAS tanpa perlu jatuh korban sipil pada akhirnya, Israel dapat berjaya di wilayah tersebut tanpa perlu diganggu HAMAS lagi kemudian, akan ku tunjukan dan menyebar luaskan kabar bahwa negara Israel adalah negara sekuler seperti halnya negara pada umumnya tak hanya untuk Yahudi, namun seluruh bangsa yang ada didalamnya akan ku buat para pendukung Palestina terpukau logikanya dan terguncang kepercayaannya akan ku tunjukan bahwa pemikiran mereka salah akan ku tunjukan bahwa pemikiran pendukung Israel tidak hanya tutup mata dan tidak mementingkan keadaan tidak seperti para pendukung Palestina pada umumnya yg hanya cukup membuat permohonan doa dan menyantunkan bantuan koar2nya yang juga tidak hanya membuat sebuah photoshop palsu dan pelintir lidah serta mencibir orang yang tak sepaham dengannya sebab, mereka tidak bisa seperti ini, mereka pun tidak dapat berbuat menjadi pemimpin HAMAS beranikah Anda juga demikian ?[/center] Kemudian, kedua temannya yang ada didekatnya bernama bruce dan Husada mencemoohnya. “Mimpi? Ketika menulis ini, saya sedang tidak tidur. Jadi, yaaa... tidak bermimpi. Damai, damai, damai.” Kata Husada. bruce menambahkan “Wua ha ha ha ha ha ha ha, anda memang jago untuk bercanda, om, he he he he. Singkat kata, marilah kita teriakan seruan : BANGUUUUN..... OIII......BANGUN, JANGAN NGIMPI TERUS......” “Mariii...BANGUUUUN..... OIII......BANGUN, JANGAN NGIMPI TERUS......” ujar Husada lagi. WePe pun membalas “Daripada kalian, bisanya cuman jadi cheerleaders” “Ngimpi koq disini? Ha ha ha ha ha ha ha” tukas bruce. “Oh, lihat saja kalian. Saat impianku akan terwujud maka kalian akan melihatku di puncak gunung Kalvari, Yerusalem” “ha ha ha ha, silahkan saja bro WePe, silahkan, Ha ha ha ha ha ha” [b]Perjalanan Awal Menuju Israel[/b] Hampir sekian tahun [b]Penyelamatan Penduduk Sipil Palestina[/b] [b]Penyusulan Teman-Teman WePe[/b] Baru selang beberapa waktu, teman-teman WP yakni Evrest, Vega, dan VestBot baru menyadari bahwa WePe telah berada di Israel. "Kita harus menyusulnya" kata VestBot. Mereka pun segera menyusul temannya tersebut dengan mengendarai sebuah mobil jip menuju bandara dengan Evrest yang menyetir sementara Vega dan VestBot duduk pada tempat duduk bagian belakang. Sesekali mereka berhenti sebentar untuk minum air mineral sejenak. Mereka kemudian melewati sebuah pedesaan dengan jalan yang kecil. Tanpa disadari mereka berjalan sampai menjelang malam. Vega dan VestBot pun tertidur sementara Evrest tetap terjaga sambil menyetir. Di tengah malam, tiba-tiba mesin mobil tersebut oleng dan roda sebelah kiri masuk ke dalam sebuah selokan kecil. Vega dan VestBot menjadi terbangun karenanya. Mobil pun mogok dan berhenti begitu saja sambil mengeluarkan asap dari bagian mesin. Ketiga teman WePe yang berada di mobil itu menjadi mengusapkan wajah masing-masing. Beruntung, saat itu mereka dekat dengan sebuah pondok kecil terbuat dari bambu yang kebetulan berada dipinggir jalan. "Mari kita beristirahat di pondok itu malam ini. Besok akan saya dan VestBot akan mengangkat rodanya dan membetulkan mesinnya" ujar Evrest kepada Vega dan VestBot dari kursi depan dengan badan menghadap ke arah keduanya. Ketiganya pun keluar dari mobil yang mogok itu dan segera meminta ijin kepada pemilik pondok. Mereka pun tertidur lelap didalam pondok tersebut. Pagi harinya, Vega terbangun dan mendapati Evrest bersama VestBot sedang membetulkan mobil tersebut dengan berbagai peralatan untuk membetulkan mesin mobil yang berasal dari bagasi mobil. Vega pun berbincang pada keduanya. "Bagaimana keadaan mobilnya ?" tanya Vega dengan nada masih mengantuk. "Kerusakannya cukup parah dan minimal dibutuhkan waktu hingga lusa untuk memperbaikinya" jawab Evrest. Vega pun terkaget "APA!!! Bagaimana bisa kita dapat menyusul WePe jika hingga lusa saja hanya menunggu perbaikan mobil seperti ini !" Evrest dan VestBot pun terdiam. Vega dengan penuh emosi membalikkan diri dan tidur kembali. "VestBot, tolong kau gantikan tugas aku sebenar" ujar Evrest "Baik" balas VestBot. Evrest kemudian berjalan ke seberang jalan sebentar dan mengeluarkan telepon genggamnya. Sesaat itu, ia menekan nomor telepon dan menelepon Evremtus. "Halo Evremtus, tolong kau bawa mobil bak milikmu ke jalan yang biasa saat saya akan menuju bandara. Mobil jip saya mogok di tengah jalan dan saat ini sedang menginap untuk sementara di sebuah pondok di pinggir jalan" kata Evrest melalui telepon genggamnya. "Oke Evrest, tapi besok saja ya karena mobil bakku sedang dipinjam orang" jawab Evremtus. "Tidak apa-apa. Terima kasih ya Evremtus" tutup Evrest. Evrest pun kembali ke tempat semula dan kembali membetulkan mobilnya. [b]Serangan Hebat Kota Yerusalem[/b] Sebagai orang yang baru saja ke Israel, WePe kemudian meminta ijin untuk berkeliling kota Yerusalem. WePe pun berada di tengah-tengah para turis, orang-orang Yahudi, dan penduduk Palestina. Ketika di pertengahan jalan, tiba-tiba di atas langit terdapat sebuah pesawat jet dengan suara yang amat mendesing sedang melewati Yerusalem. Secara sekejap, tiba-tiba menjatuhkan sebuah cahaya laser dan kemudian..... bbbbbbBBBBBBHHHHHHUUUUUUUUOOOOOOOMMMMMMM..... seketika itu pula muncul ledakan bom. Awan panas pun mulai menjalar. Seluruh orang langsung berlarian ke arah yang berlawanan dari arah bom tersebut. Namun, WePe tetap terdiam di tengah kerumunan. Dalam hati WePe berkata "Jika kota ini hancur, biarlah saya ikut hancur". Seorang agen Mossad yang saat itu melihat keberadaan WePe melalui teropong dari atas pohon kemudian dengan cekatan melompat-lompati bangunan menuju ke arah WePe. Dalam hitungan detik, WePe yang sudah tinggal beberapa ujung dari jalaran awan panas langsung disergap dan terpingsan didalam pegangan sang Mossad. Sesaat kemudian, WePe pun kemudian tersadar dan menyadari bahwa dirinya tengah terduduk di sebuah kamar dari suatu gedung di ujung Yerusalem ditemani oleh 2 orang keamanan Mossad. WePe pun melihat dari jendela kamar bahwa seluruh kota Yerusalem telah luluh lantah dengan tanah disertai dengan sisa-sisa awan panas yang masih terlihat. WePe secara serentak berkata "Kota ini sudah mati. Apalahgi lagi yang perlu diperjuangkan". Setelah itu, WePe pun kembali duduk dan tak sadarkan diri. Beberapa saat kemudian, tersiar video mengenai penyerangan yang terjadi tersebut. Video itu menyiarkan tentang kasus peledakan Yerusalem tersebut. Mulanya, diperlihatkan pesawat jet yang sedang terbang di langit Yerusalem yang sama namun dilihat melalui arah udara. Selanjutnya, adegan berjalan sama sampai pesawat kemudian berbelok dan meninggalkan Yerusalem yang telah dipenuhi awan panas. Pesawat itu kemudian mendarat di dekat daratan Suez dan para awak kapal yang ada didalamnya keluar. Seorang lelaki berambut putih sedang duduk yang ternyata terlibat dari peristiwa itu berkata "Dahulu dikatakan bahwa tempat tersebut adalah tempat kedamaian. Namun apadaya jika 'kedamaian' itu justru dijadikan untuk perebutan antar golongan demi sebuah kepemilikan. Sehingga, apalah artinya lagi jika sudah dalam keadaan ini". -lanjutan- [b]Saat Impian Menjadi Benar-Benar Terwujud[/b] Pasca serangan itu, banyak relawan yang tergabung dari beberapa organisasi tertentu untuk mengevakuasi seisi kota Yerusalem. Salah satu diantaranya adalah sis kitty, bruce, dan Husada. Di tempat yang berbeda, WePe yang sempat syok memutuskan untuk berjalan-jalan kembali di Yerusalem. Setelah beberapa lama, tanpa ia sadari ia telah berada di bukit Kalvari. Di tempat lainnya, bruce yang sedang mengobati luka seorang korban berhenti sejenak memandang langit dan sekeliling kota. Ia pun menjadi teringat akan perkataan WePe yang pernah dicemoohnya “Oh, lihat saja kalian. Saat impianku akan terwujud maka kalian akan melihatku di puncak gunung Kalvari, Yerusalem”. Seketika itu pula ia langsung meninggalkan korban yang sedang diobatinya dan berlari kencang. sis kitty dan Husada yang melihat keadaan itu segera menyuruh sukarelawan lain untuk menggantikan tugas bruce dan langsung mengejar bruce tanpa mengerti mengapa ia tiba-tiba lari. Sesekali ia berhenti dan memanggil seseorang yang sedang berjalan untuk menanyakan dimanakah letak gunung Kalvari. Setelah mendapat informasi, ia pun lekas mengucapkan terima kasih dan bergegas menuju tempat yang dituju dengan berlari lebih kencang. sis kitty dan Husada yang mengikutinya kemudian menanyakan arah bruce akan pergi kepada orang yang sama. Mereka pun mengetahui bahwa bruce akan menuju ke gunung Kalvari. Setelah memutuskan untuk kembali mengejar, keduanya tak melihat lagi bruce. Tanpa berpikir panjang, keduanya segera berlari menuju gunung Kalvari. Sementara itu, WePe yang sedang berjalan dengan tenang tiba-tiba mendengar teriakan suara bruce yang sedang tergopoh-gopoh dari kejauhan, "WEPE... WEPE...". WePe seketika segera berlari ke atas bukit. Kejar saling mengejar pun terjadi. Keduanya pun tiba-tiba terperosok saat berbelok di suatu kemiringan dengan keadaan masih berjauhan. WePe secara pelan berusaha naik dan kemudian lari kembali. bruce dengan dalam keadaan masih terperosok segera lari terlunta-lunta mengejar WePe. bruce pun kembali berteriak, "WEPE... WEPE...". Selang beberapa lama kemudian, keduanya sudah hampir tiba di puncak gunung Kalvari. Namun tiba-tiba seekor singa Yehuda muncul dari balik semak-semak dan menerkam bruce hingga jatuh. WePe kemudian terhenti dan berbalik melihat keadaan tersebut. Untunglah, bruce masih sempat menahan singa sehingga ia masih selamat. WePe yang melihat keadaan tersebut menjadi menangis kecil dan kembali berlari menuju ke puncak bukit tanpa memperdulikan keadaan bruce sampai akhirnya WePe berhasil berada di puncak bukit dengan nafas terengah-engah. Beruntung, saat itu sis kitty dan Husada telah berhasil menyusul bruce dan mengusir singa Yehuda tersebut dengan sebatang tongkat kayu yang ada di sekitar situ. bruce yang saat itu dalam keadaan melemas segera dibopong oleh sis kitty dan Husada sesambil berkata lemas "WePe telah menang..." [b]Pertempuran[/b] [b]Dianggap Penyelamat[/b] All content in the above text box is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike license Version 4 and was originally sourced from https://id.wikiquote.org/w/index.php?diff=prev&oldid=17345.
![]() ![]() This site is not affiliated with or endorsed in any way by the Wikimedia Foundation or any of its affiliates. In fact, we fucking despise them.
|