Difference between revisions 1194413 and 1238697 on jvwiki

{{paragraf pembuka}}
== Sajarah ==
Di Indonésia, reog jinis ini diperkenalkan secarakanthi nasional olèh [[Kelompok Reog BKAK]], sebuah kelompok dari [[Polri]] (dahulu: Angkatan Kepulisian). Para pemainnya adalah Mang Udi, [[Mang Diman]], Mang Hari dan [[Mang Dudung]]. Atau sekitar taun 1967 muncul perkumpulan Reog Wanita dengan tokohnya Pak Emen dan Ibu Anah dan kemungkinan di laladan lainyapun bermunculan seni reog hanya tidak tercatat secarakanthi jelas.

== Karakteristik ==
Kesenian reog menggunakan ''dogdog'' ([[gendang]]) yang ditabuh, diiringi olèh obah tari yang lucu dan lawak olèh para pemainnya. Biasanya disampaikan dengan pesan-pesan sosial dan keagamaan. Kesenian reog dimainkan olèh empat orang, yaitu seorang dhalang yang mengendalikan permainan, wakilnya dan ditambah olèh dua orang lagi sebagai pembantu. Dalang memainkan dogdog berukuran 20 cm yang ingaran dogdog ''Tilingtingtit''. Wakilnya memegang dogdog yang berukuran 25 cm yang ingaran ''Panempas'', pemain ketiga menggunakan dogdog ukuran 30–35 cm yang ingaran ''Bangbrang'' dan pemain keempat memegang dogdog ukuran 45 cm yang ingaran ''Badublag''.

Lama permainannya berkisar antara satu sampai satu setengah jam. Untuk lagu-lagunya ada pula penabuh waditra dengan perlengkapan misalnya dua buah saron, gendang, rebab, goong, gambang dll. yang berfungsi sebagai pengiring lagu-lagunya sebagai selingan atau geganep.

Reog yang sekarang memang béda dengan reog jaman dahulu, sedikit wis dikembangkan terlihat dari jumlah personil dan piranti musik yang dipakai. Piranti musik yang di pakai padha Reog adalah Reog atau ada yang nyebut dogdog atau ogel yang terdiri dari Dalang, Wakil, Beungbreung, Gudubrag, dan Kecrek (markis), piranti musik pengiring Reog biasanya kendang, goong, torompet dan kacapi. Pada Reog hasil pengembangan biasanya di tambah piranti musik [[keyboard]] dan [[gitar]].

== Situasi saat ini ==
Seni reog ini disenangi olèh masarakat terutama masarakat di pedésaan dan sebagian kecil masarakat perkotaan karena mengandung unsur panglipur dan daya tarik irama gendang. Namun sekarang ini pemain dan kelompok organisasinya semakin sulit untuk dijumpai. Kalaupun ada mereka itu biasanya dari kelompok génerasi tuwa. Pertunjukannyapun wis semakin jarang karena tidak ada atau sangat kurangnya permintaan untuk tampil.

Walaupun wis mulai tersisihkan, masih banyak warga masarakat yang mengharapkan agar médhia mangsa seperti; TVRI, dan Stasiun Televisi swasta menayangkan jinis-jinis kesenian seperti reog ini. Terakhir ini Pamaréntah Kota Bandung mengadakan festival Reog se Kota Bandung yang diikuti sekitar 32 grup dan ini menandakan masih adanya kesenian Reog di lingkungan masarakat Sunda khususnya di Kota Bandung. Tentu di laladan lainyapun pasti ada hanya saja karena tidak adanya yang mengkoordinir atau tidak adanya pertemuan semacam festival menimbulkan mereka tidak muncul atau mereka hanya bermain di lingkungan sekitarnya.

== Pranala njaba ==
* [http://www.jabarprov.go.id/jabar/public/34437/menu.htm?id=34513#top Situs resmi Pamaréntah Propinsi Jawa Barat]

[[Kategori:Budaya Sunda]]


{{indonesia-stub}}