Difference between revisions 955795 and 961139 on jvwiki{{terjemah|Indonesia}} {{Infobox artis indonesia | name = Hasnan Singodimayan | image = Hasnan.jpg | imagesize = 200px | caption = Hasnan Singodimayan saat wawancara mengenai Tragedi Santet Banyuwangi 1997-1998 di [[TvOne]] | birthdate = {{birth date and age|1931|10|17}} | birthplace = {{negara|Indonesia}} [[Banyuwangi]], [[Indonesia]] | birthname = | othername = | deathdate = | deathplace = | yearsactive = | occupation = [[Budayawan]], [[Sastrawan]] | spouse = Sayu Masunah | partner = | children =Buyung Pramunsyie<br />Bujang Pratiko<br />Bonang Prasunan<br />Rundung Prahara<br />Capung Prihatini | parents = | influences = | influenced = | website = }} '''Hasnan Singodimayan''' ({{lahirmati|[[Banyuwangi]]|17|10|1931}}) adalah [[budayawan]] dan [[sastrawan]] yang berasal dari [[Banyuwangi]], [[Jawa Timur]]. == Kehidupan dan Keluarga == Hasnan yang lahir di Banyuwangi, 17 Oktober 1931 dulunya adalah petugas teknis di Dinas Perikanan dan Kelautan [[Kabupaten Banyuwangi]]. Ia juga merupakan alumni dari Pondok Gontor yang lulus pada tahun [[1955]]. Memiliki istri bernama Sayu Masunah. Pernikahannya tersebut dikaruniai lima orang anak.<ref>[http://sutarko.blogspot.com/2011/07/hasnan-singodimayan-sumur-tanpa-dasar.html Hasnan Singodimayan: "Sumur Tanpa Dasar" Budaya Using]</ref> == Karir Di Bidang Sastra dan Budaya == Pada tahun 1973, ia membuat sebuah carita pendek (cerpen) yang berjudul Lailatul Qadar yang meraih Juara III dalam perlombaan cerpen yang diadakan Dewan Kesenian Surabaya. Runner up pada perlombaan puisi yang diselenggarakan oleh [[BBC]] [[London]] pada tahun [[1980]]. Ia juga pernah menjadi pemenang penulisan kisah bertema kepahlawanan yang dihelat oleh Angkatan 45 pusat dan karyanya diterbitkan oleh [[Balai Pustaka]]. Selain itu ia pernah menjadi penulis rubrik novelet di surat kabar Bali Post dan menulis sandiwara radio berbahasa Using (bahasa lokal Banyuwangi). Ia juga menerbitkan buku berjudul Kerudung Santet Gandrung.<ref>Singodimayan, Hasnan. Kerudung Santet Gandrung. 2003. Desantara. ISBN 9789799646163</ref> Dalam berbagai pertemuan penting, Hasnan seringkali diposisikan sebagai pemangku kebudayaan Using yang representatif. Mulai dari seminar kebudayaan Jawa Timur oleh [[Universitas Jember]] dan Dewan Kesenian Jawa Timur, seminar yang diselenggarakan oleh Direktorat Nilai Budaya, Seni dan Film, serta beberapa pertemuan yang diselenggarakan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN). Ia pernah aktif dalam Himpunan Seni Budaya Islam (HSBI) pada periode [[1960]] hingga [[1965]], menjadi anggota Seksi Sastra dan Seni Islam Dewan Kesenian Blambangan (DKB) pada tahun 1980 hingga 1995, dan Penasehat Dewan Kesenian Blambangan (1995 hingga kini). Selain itu ia juga menjadi Koordinator Badan Koordinasi Kesenian dan Kepariwisataan Blambangan (BK3) serta anggota Aliansi Masyarakat Adat Nusantara sebagai wakil masyarakat adat Using.<ref>[http://padangulan.wordpress.com/2011/08/02/hasnan-singodimayan-budayawan-banyuwangi/ HASNAN SINGODIMAYAN:The author of kerudung Santet Gandrung]</ref> == Referensi == {{reflist}} [[Kategori:Tokoh Indonésia]] All content in the above text box is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike license Version 4 and was originally sourced from https://jv.wikipedia.org/w/index.php?diff=prev&oldid=961139.
![]() ![]() This site is not affiliated with or endorsed in any way by the Wikimedia Foundation or any of its affiliates. In fact, we fucking despise them.
|