Difference between revisions 5012673 and 5056411 on mswiki{{Dati2 | nama=Kabupaten Paser | propinsi=[[Kalimantan Timur]] | ibukota=[[Tanah Grogot, Pasir|Tanah Grogot]] | luas=11.603,94 km² | penduduk=172,608 orang ([[2003]]) | kepadatan=15 | kecamatan=10 | kelurahan=125 | kodearea=0543 | apbd = | lambang= [[Fail:Lambang Kabupaten Paser.tif|125px|Lambang Kabupaten Paser]] | peta= [[Fail:Lokasi Kalimantan Timur Kabupaten Paser.svg|300px]] | koordinat=0°45'18.37" - 2°27'20.82" [[Lintang Selatan|LS]]{{br}}115°36'14,5"-166°57'35,03" [[Bujur Timur|BT]] | dasar hukum = | tanggal = [[29 Disember]] [[1961]] | motto=Bumi Daya Taka, Olo Manin Aso Buen Si Olondo | semboyan=Paser Buen Kesong{{br}}<small>''bahasa Pasir : ''Paser Berhati Baik</small> | kepala daerah=[[Bupati]] | nama kepala daerah=Fahmi Fadli | web=http://www.paserkab.go.id/ }} '''Kabupaten Paser''' merupakan sebuah [[kabupaten]] di [[Provinsi]] [[Kalimantan Timur]], [[Indonesia]]. [[Ibu kota]] kabupaten ini terletak di [[Tanah Grogot, Paser|Tanah Grogot]]. <!--== Sekilas tentang Kabupaten Paser == [[Berkas:Kantor Bupati Paser.jpg|thumb|right|200px|Kantor Bupati Paser.]] Kabupaten Paser merupakan wilayah Propinsi Kalimantan Timur yang terletak paling selatan, tepatnya pada posisi 00 45'18,37" - 20 27'20,82" LS dan 1150 36'14,5" -1660 57'35,03" BT. Kabupaten Paser terletak pada ketinggian yang berkisar antara 0 - 500 meter di atas permukaan laut. === Batas wilayah === Batas wilayah Kabupaten Paser adalah sebagai berikut : {{batas_USBT|utara=[[Kabupaten Kutai Barat]] |timur=[[Kabupaten Penajam Paser Utara]] dan [[Selat Makassar]] |barat=[[Kabupaten Tabalong]] dan [[Kabupaten Balangan]], [[Kalimantan Selatan]]|selatan=[[Kabupaten Kotabaru]], [[Kalimantan Selatan]]}} Luas Wilayah Kabupaten Paser saat ini adalah 11.603,94 km², terdiri dari 10 Kecamatan dengan 125 buah Desa/Kelurahan (data sampai tahun 2008) dan empat buah UPT (Unit Pemukiman Transmigrasi), serta dengan jumlah penduduk pada tahun [[2003]] mencapai 172.608 jiwa, atau memiliki kepadatan penduduk 15 jiwa/Km². Kecamatan dengan wilayah terluas di Kabupaten Paser adalah Kecamatan [[Long Kali, Paser]], dengan luas wilayah 2.385,39 km², termasuk di dalamnya luas daerah lautan yang mencapai 20,50 persen dari luas wilayah Kabupaten Paser secara keseluruhan, sedangkan kecamatan yang luas wilayahnya terkecil adalah Kecamatan [[Tanah Grogot, Paser|Tanah Grogot]], yang mencapai 33,58 Km² atau 2,89 persen. Dari segi konstelasi regional, Kabupaten Paser berada di sebelah Selatan Provinsi [[Kalimantan Timur]]. Posisinya dilintasi oleh jalan arteri primer (jalan negara/nasional) yang menghubungkan Propinsi Kalimantan Timur dengan [[Kalimantan Selatan]]. Pada bagian timur Kabupaten Paser melintang [[selat Makassar]], yang di masa yang akan datang memiliki prospek dan fungsi penting sebagai jalur alternatif pelayaran internasional. Pelabuhan laut utama di Kabupaten Paser, yaitu Pelabuhan Teluk Adang terletak 12 Km ke arah utara ibukota Kabupaten (Kota [[Tanah Grogot]]), sedangkan Kota Tanah Grogot berjarak lebih kurang 145 Km dari [[Kota Balikpapan]], atau 260 Km dari Ibukota Propinsi Kalimantan Timur, [[Kota Samarinda]]. === Sejarah Pembentukan Kabupaten === [[Berkas:Pemandangan Tanah Grogot.jpg|thumb|right|200px|Pemandangan kota [[Tanah Grogot]] dari atas.]] Kabupaten Paser awalnya adalah [[Kabupaten Pasir]] sebagai daerah otonomi Kalimantan Timur yang pengesahannya berdasarkan UU Nomor 27 Tahun 1959 tentang Penetapan UU Darurat Nomor 3 Tahun 1953 tentang Pembentukan Daerah Tingkat II di [[Kalimantan]], dengan sebutan Daerah Swatantra Tingkat II Pasir. Sebelum UU 27 Tahun 1959 ditetapkan, daerah Pasir berbentuk kewedanaan yang berada dalam wilayah [[Kabupaten Kotabaru]], [[Kalimantan Selatan]] berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri yang dikeluarkan di [[Yogyakarta]] pada tanggal [[29 Juni]] [[1959]] Nomor C-17/15/3 yang bersifat sementara, dan Penetapan Gubernur Kalimantan Timur tanggal 14 Agustus 1950 Nomor 186/OPB/92/14. Lahirnya UU Nomor 27 tahun 1959 tanggal [[29 Desember]] [[1959]] memberikan momentum yang sangat penting yakni terlepasnya kewedanaan Batu Besar dari wilayah daerah Swatantra Tingkat II Pasir dan dimasukkan ke dalam wilayah [[Kabupaten Kotabaru]], [[Kalimantan Selatan]]. Pada tanggal [[3 Agustus]] [[1961]] Daerah Swatantra Tingkat II Pasir dimasukkan ke dalam Wilayah Kalimantan Timur. Pada tanggal 29 Desember 1961 dilaksanakanlah serah terima oleh Gubernur Kepala Daerah Swatantra Tingkat I Kalimantan Selatan H.Maksid kepada Gubernur Kepala Daerah Swatantra Tingkat I Kalimantan Timur [[Pranoto|A.P.T. Pranoto]] di Departemen Dalam Negeri, Jakarta. === Perubahan nama dari "Pasir" menjadi "Paser" === {{sect-stub}} Melalui perjuangan Bupati Paser [[Muhammad Ridwan Suwidi|H.M. Ridwan Suwidi]] dan Wakil Mardikansyah [[Kabupaten Pasir]] berubah menjadi [[Kabupaten Paser]] yang ditandai dengan terbitnya PP No. 49 Tahun 2007. == Sejarah == * Abad XVI ([[1516]] M) : [[Kerajaan Sadurangas]], yang kemudian dinamakan [[Kesultanan Paser]], berdiri dan dipimpin oleh seorang wanita (Ratu I) yang dinamakan [[Putri Di Dalam Petung]]. Wilayah kekuasaan kerajaan Sadurangas meliputi [[Kabupaten Paser]] yang ada sekarang, ditambah dengan [[Kabupaten Penajam Paser Utara]] dan sebagian [[Provinsi]] [[Kalimantan Selatan]]. * [[1523]] M : Perkawinan [[Putri Di Dalam Petung]] dengan Abu Mansyur Indra Jaya (pimpinan ekspedisi agama Islam dari [[kesultanan Demak]]) memperoleh empat orang anak, yaitu Aji Mas Pati Indra, Aji Putri Mitir, Aji Mas Anom Indra dan Aji Putri Ratna Beranak. * [[1607]]-[[1644]] M : Pemerintahan Aji Mas Anom Indra bin Aji Mas Pati Indra. * [[1644]]-[[1667]] M : Pemerintahan Aji Anom Singa Amulana bin Aji Mas Anom Indra. * [[1667]]-[[1680]] M : Pemerintah Aji Perdana bin Aji Anom Singa Maulana, diberi gelar Penambahan Sulaiman. * [[1680]] ? [[1730]] M : Pemerintah Aji Duwo bin Aji Mas Anom Singa Maulana, diberi gelar Penambahan Adam. * [[1703]]-[[1738]] M : Pemerintah Aji Geger bin Aji Anom Singa Maulana, diberi gelar Sultan Aji Muhammad Alamsyah (Sultan Paser I). * [[1738]]-[[1768]] M : Pemerintahan Aji Negara bin Sultan Aji Muhammad Alamsyah, diberi gelar Sultan Sepuh Alamsyah (Sultan Paser II). * [[1768]]-[[1799]] M : Pemerintahan Aji Dipati bin Panembahan Adam, diberi gelar Sultan Dipati Anom Alamsyah (Sultan paser III). * [[1799]]-[[1811]] M : Pemerintah Aji Panji bin Ratu Agung, diberi gelar Sultan Sulaiman Alamsyah (Sultan paser IV). * [[1811]]-[[1815]] M : Pemerintah Aji Sembilan bin Aji Muhammad Alamsyah diberi gelar Sultan Ibrahim Alamsyah. * [[1815]] –[[1843]] M : Pemerintah Aji Karang bin Sultan Sulaiman Alamsyah, diberi gelar Mahmud Han Alamsyah. * [[1843]]-[[1853]] M : Pemerintah Aji Adil bin Sultan Sulaiman Alamsyah diberi gelar Sultan Adam Alamsyah. * [[1853]] –[[1875]] M : Pemerintahan Aji Tenggara bin Aji Kimas diberi gelar Sultan Sepuh II Alamsyah. * [[1875]]-[[1890]] M : Pemerintah Aji Timur Balam diberi gelar Sultan Abdurahman Alamsyah. * [[1880]]-[[1897]] M : Kekuasaan Sultan Muhammad Ali Alamsyah. * [[1897]] M : Pemerintah Pangeran Nata bin Pangeran Dipati Sulaiman Oktober-Desember diberi gelar Sultan Sulaiman Alamsyah * [[1898]]-[[1900]] M : Pemerintah Pangeran Ratu bin Sultan Adam Alamsyah diberi gelar Sultan Ratu Raja Besar Alamsyah. * [[1900]]-[[1906]] M : Pemerintah Pengeran Mangku Jaya Kesuma diberi gelar Sultan Ibrahim Khaliluddin (Sultan Terakhir). * [[1906]]-[[1918]] M : Masa perjuangan rakyat [[paser]] melawan kolonial [[Belanda]]. * Sampai dengan [[1959]] : Wilayah Paser berstatus kewedanaan didalam wilayah [[Provinsi]] [[Kalimantan Selatan]]. * Undang-Undang No. 27 tahun 1959 tanggal [[29 Desember]] [[1959]] : Wilayah Paser direstui dan diresmikan Kepala Daerah [[Swatantra]] Tingkat [[Kalimantan Selatan]] menjadi daerah otonom, meliputi sembilan [[kecamatan]] dan terdiri dari 91 [[desa]] dan ditetapkan sebagai hari jadi [[Kabupaten Paser]]. * [[3 Agustus]] [[1961]] : Daerah Swatantra Tingkat II Paser dimasukkan ke dalam wilayah [[Kalimantan Timur]]. * PP No. 21 Tahun 1987, tanggal 13 Oktober 1987 : [[Kabupaten Paser]] yang semula terdiri dari sembilan Kecamatan menjadi 10 kecamatan yaitu dengan dimasukkannya [[Kecamatan Balikpapan Seberang]] dari wilayah Kotamadya Dati II Balikpapan ke wilayah Paser, dengan nama [[Penajam, Penajam Paser Utara|Kecamatan Penajam]]. * Undang-Undang No. 7 Tahun 2002 : Tentang Pembentukan [[Kabupaten Penajam Paser Utara]] di Propinsi [[Kalimantan Timur]] (Lembaran Negara Tahun 2002 Nomor 20, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4182), dimana empat wilayah kecamatannya, yaitu: [[Babulu, Penajam Paser Utara|Kecamatan Babulu]], [[Waru, Penajam Paser Utara|Kecamatan Waru]], [[Penajam, Penajam Paser Utara|Kecamatan Penajam]] dan [[Sepaku, Penajam Paser Utara|Kecamatan Sepaku]] berpisah dari [[Kabupaten Paser]] dan menjadi [[Kabupaten Penajam Paser Utara]] == Daftar Bupati Paser == Berikut ini adalah daftar nama-nama yang pernah memimpin Kabupaten Paser sejak 1961 : {| class="wikitable" |- bgcolor="#99ccff" ! No. ! Periode ! Nama Bupati ! K e t e r a n g a n |- | align="center" | 1 | align="center" | [[1961]] | [[Muhammad Fadlan]] | Penguasa Daerah |- bgcolor="#ddeeff" | align="center" | 2 | align="center" | [[1961]] | [[Soebrata Yoeda Soebrata]] | Pejabat Bupati |- | align="center" | 3 | align="center" | [[1961]]-[[1962]] | [[Muhammad Djamdjam]] | |- bgcolor="#ddeeff" | align="center" | 4 | align="center" | [[1962]]-[[1965]] | [[Yahmo Hadisoekrisno|Drs. Yahmo Hadisoekrisno]] | |- | align="center" | 5 | align="center" | [[1965]] | [[Soerono]] | Pejabat Bupati |- bgcolor="#ddeeff" | align="center" | 6 | align="center" | [[1965]]-[[1979]] | [[M. Saleh Nafsi|M. Saleh Nafsi, S.H]] | |- | align="center" | 7 | align="center" | [[1979]]-[[1984]] | [[Badarani Abbas|Drs. Badarani Abbas]] | |- bgcolor="#ddeeff" | align="center" | 8 | align="center" | [[1984]]-[[1988]] | [[Sulaiman Ismail|Ir. Sulaiman Ismail]] | |- | align="center" | 9 | align="center" | [[1988]]-[[1989]] | [[Drs. Syahrul Effendi Busra]] | Pelaksana Tugas Bupati |- bgcolor="#ddeeff" | align="center" | 10 | align="center" | [[1989]]-[[1999]] | [[Ahmad Ramli|Drs. Ahmad Ramli]] | Menjabat sebagai bupati selama 2 periode (10 tahun) |- | align="center" | 11 | align="center" | [[1999]] | [[Arifin Saidi|Drs. Arifin Saidi]] | Pejabat Bupati |- bgcolor="#ddeeff" | align="center" | 12 | align="center" | [[1999]]-[[2004]] | [[Yusriansyah Syarkawi|Drs. Yusriansyah Syarkawi]] | |- | align="center" | 13 | align="center" | [[2004]]-[[2005]] | [[Adi Buhari|H. Adi Buhari, S.E]] | Menjadi Pejabat Bupati |- bgcolor="#ddeeff" | align="center" | 14 | align="center" | [[2005]]-[[2010]] | [[Muhammad Ridwan Suwidi|H. M. Ridwan Suwidi]] | Bupati pertama yang terpilih secara demokratis melalui Pilkada Bupati Kabupaten Paser |} == Kenampakan Alam == === Topografi === [[Berkas:Sungaikandilo.jpg|thumb|right|200px|[[Sungai Kandilo]]]] Secara Garis besar, Kabupaten Paser dibagi 2 wilayah : * Bagian Timur merupakan daratan rendah, lantai hingga bergelombang. Daerah ini memenjang dari utara ke selatan dengan lebih melebar di bagian selatan yang terdiri dari rawa-rawa dan daerah aliran sungai. Dengan Jalan Negara Penajam-Kedeman-Kuaro dan Koaru Batu Aji Sebagai batas topografi. * Bagian barat merupakan daerah bergelombang berbukit dan bergunung sampai ke perbatasan dengan Propinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, pada Wilayah ini terdapat beberapa puncak yaitu Gunung Sarumpaka (1.380 m), Gunung Lumut (1.233 m), Gunung Narujan atau Gunung Rambutan dan Gunung Halat<ref>[http://www.pn-tanahgrogot.go.id/p_pembagian-wilayah.php PN Tanah Grogot - Pembagian Wilayah]</ref>. Di [[kabupaten]] ini terdapat 3 buah [[sungai]] besar, antara lain: # [[Sungai Pasir]] (221 km) # [[Sungai Kandilo]] (191 km) # [[Sungai Taluksari]] (169 km) === Geologi === Struktur geologi Kabupaten Paser berumur antata metozoik, tertiar, dan kuartair Penyeberangannya adalah sebagai berikut : * Wilayah Bagian Timur Kuartair dan meoser (meogan) * Wilayah Bagian Tengah berumur meoser bawah (Paleogan) * Wilayah Bagian Barat berumur tertiair dan pra terliair (mesozoik) === Iklim === Keadaan iklim di Kabupaten Paser banyak di pengaruhi oleh lintang dan topografi wilayahnya. Suhu rata-rata tahun adalah 25 derajat Celcius. Rata-rata curah hujan 222,9 mm. === Objek wisata === Potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Paser cukup layak untuk dikembangkan sebagai penopang perekonomian daerah. Bahkan, baik obyek wisata alam maupun obyek wisata sejarah. Beberapa objek wisata di Kabupaten Paser antara lain<ref>[http://www.metrobalikpapan.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=8767 Metro Balikpapan - Potensi Wisata di Paser]</ref>: <div style="column-count:2;-moz-column-count:2;-webkit-column-count:2"> * Telaga Air Panas dan Goa Jurong di [[Long Kali, Paser|Long Kali]] * Air Terjun Tiwei di [[Long Ikis, Paser|Long Ikis]] * Air Terjun Gerigu di desa [[Semuntai, Long Ikis, Paser|Samuntai]], [[Long Ikis, Paser|Long Ikis]] * Air Terjun Batu Badinding di desa [[Rangan, Kuaro, Paser|Rangan]], [[Kuaro, Paser|Kuaro]] * Air Terjun Doyam Seriam di desa [[Modang, Kuaro, Paser|Modang]], [[Kuaro, Paser|Kuaro]] * Air Terjun Doyam Toru di desa [[Lempesu, Pasir Balengkong, Paser|Lempesu]], [[Pasir Balengkong, Paser|Pasir Belengkong]] * Air Terjun Rantau Buta * Air Terjun Gunung Rambutan di [[Batu Sopang, Paser|Batu Sopang]] * Gua alam Loyang di [[Batu Sopang, Paser|Batu Sopang]] * Gua Tengkorak di desa [[Kasungai, Batu Sopang, Paser|Kasungai]], [[Batu Sopang, Paser|Batu Sopang]] * Liang atau Goa Losan di [[Muara Komam, Paser|Muara Komam]] * Liang Mangkulangit di [[Muara Komam, Paser|Muara Komam]] * Pasir Pantai di [[Tanjung Harapan, Paser|Tanjung Harapan]] * Pulau Batu Kapal di [[Tanjung Harapan, Paser|Tanjung Harpaan]] * Agro Wisata Trubus Sari di desa [[Padang Pengrapat, Tanah Grogot, Paser|Padang Pengrapat]], [[Tanah Grogot]] * Taman Hutan Raya Lati [[Petangis, Batu Engau, Paser|Petangis]], [[Batu Engau, Paser|Batu Engau]] * Museum Sadurangas di [[Pasir Balengkong, Paser|Pasir Balengkong]] * Batu Indra Giri * Meriam Portugis * Komplek Makam Raja-raja dan Kesultanan Paser </div> === Motto Kabupaten Paser === * Kabupaten Paser ''Membara'' (Membangun Bersama Rakyat) * ''Paser Buen Kesong'' (Paser Berhati Baik) * ''Bumi Daya Taka, Olo Manin Aso Buen Si Olondo'' == Pemilihan umum kepala daerah == === Pilkada Paser === Sejak reformasi [[1998]] dan pemberlakuan otonomi daerah, Kabupaten Paser pertama kali menggelar pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepala daerah pada tahun [[2005]] dan terpilih [[Ridwan Suwidi]] dan [[Hatta Garit]] sebagai pemenang pemilu kada untuk masa jabatan 5 tahun. Kemudian pada tahun [[2010]], pemilu kada Paser kembali digelar dan pencoblosan dilaksanakan pada tanggal [[10 Juni]] [[2010]]<ref>[http://www.metrobalikpapan.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=37109 Metro Balikpapan - Pilkada Paser Berjalan Lancar]</ref> dengan 524 TPS yang diperuntukkan kepada 154.938 pemilih. Dalam mengamankan Pilkada ini, Polres Paser menurunkan 2/3 kekuatannya yang diperkuat 328 personil BKO Polda Kaltim serta 1 pleton Dalmas Polres Penajam Paser Utara. Kemudian pada tanggal [[15 Juni]] [[2010]], KPU Paser menggelar rapat pleno terbuka penentuan rekapitulasi perolehan suara dan penetapan bupati dan wakil bupati terpilih periode 2010-2015 yang digelar di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Paser. Berikut ini adalah perolehan suara masing-masing kandidat berdasarkan hasil rekapitulasi KPU Paser. {| {{prettytable}} border cellspacing="0" cellpadding="5" |- bgcolor="#00FA9A" ! No. ! Nama Pasangan ! Perolehan Suara<ref>[http://www.mediaindonesia.com/read/2010/06/15/149194/127/101/Ridwan-Suwidi-Bupati-Paser-Terpilih Media Indonesia - Ridwan Suwidi Bupati Paser Terpilih]. Diakses 23 Juni 2010</ref> |- | 1 | '''Ridwan Suwidi-Mardikansyah''' | 40,33 % |- | 2 | Tony Budi Hartono-Yudi Chandra | 17,36 % |- | 3 | Noorhayati-Nasrun Kalam | 9,95 % |- | 4 | Yusriansyah Sarkawie-Azhar Bahruddin | 32,37 % |}--> == Lihat juga == * [[Kesultanan Pasir]] == Rujukan == {{reflist}} == Pautan luar == * {{id}} [http://www.djpp.depkumham.go.id/inc/buka.php?d=2000+7&f=pp49-2007.htm Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2007 tentang Perubahan Nama Kabupaten Pasir Menjadi Kabupaten Paser Kalimantan Timur] {{Kabupaten Paser}} {{Kalimantan Timur}} [[Kategori:Kabupaten di Kalimantan Timur|Paser]] [[Kategori:Kabupaten di Indonesia|Paser]] [[Kategori:Kabupaten Paser| coor title dm|0|45|S|115|36|E|region:ID-BA_type:adm2nd|display=title}} {{dati2 |nama = Kabupaten Paser |lambang = [[File:Lambang Kabupaten Paser.jpeg|150px|Lambang Kabupaten Paser]] |peta = [[File:Lokasi Kalimantan Timur Kabupaten Paser.svg|250px]] |koordinat = 0°45'18,37"-2°27'20,82" [[Lintang Selatan|LS]] {{br}}115°36'14,5"-166°57'35,03" [[Bujur Timur|BT]] |motto = '''Paser Buen Kesong''' {{br}}"Paser Berhati Baik" |semboyan = ''Olo Manin Aso Buen Si Olo Ndo'''{{br}}([[Bahasa Paser]] "Masa depan harus lebih baik dari sekarang" |julukan = ''Bumi Daya Taka'' |propinsi = [[Kalimantan Timur]] |ibukota = [[Tana Paser]] |luas = 7730.88 |luasref =<ref name="Permendagri">{{cite web|url=http://www.kemendagri.go.id/pages/data-wilayah |title=Permendagri no.137 tahun 2017 |date=27 Desember 2017 |access-date= 12 Juni 2018}}</ref> |penduduk = 265148 |penduduktahun = ([[2019]])<ref name="PASER">{{cite web|url=http://dkp3a.kaltimprov.go.id/e-infoduk/|title=Jumlah Penduduk di Provinsi Kalimantan Timur 2019|last=|first=|website=www.dkp3a.kaltimprov.go.id|publisher=|accessdate=26 Februari 2020}}</ref> |kepadatan = |kecamatan = 10<ref name="Permendagri"/> |kelurahan = 5<ref name="Permendagri"/> |desa = 139<ref name="Permendagri"/> |dasar hukum = PP RI No.49 Tahun 2007 {{br}}PP RI No.38 Tahun 1996 {{br}}PP RI No.21 Tahun 1987 {{br}}UU RI No.27 Tahun 1959 |tanggal = 22 Agustus 2007 {{br}}11 Juli 1996 {{br}}13 Oktober 1987 {{br}}26 Juli 1959 |hari jadi = [[29 Desember]] [[1961]] |kepala daerah = [[Bupati]] |nama kepala daerah = dr. Fahmi Fadli |wakil kepala daerah = [[Wakil Bupati]] |nama wakil kepala daerah = Syarifah Masitah Assegaf, S.H. |sekretaris daerah = |ketua DPRD = |ketua pengadilan negeri = |kepala kejaksaan negeri = |dandim = |kapolres = |kodearea = (+62)556 |kodepos = 76251-76283 |apbd = Rp.1.754.343.000.000,-<ref name="APBD 2018">{{cite web|url=http://www.djpk.kemenkeu.go.id/?p=5412 |title=APBD 2018 ringkasan update 04 Mei 2018 |date=2018-05-04|accessdate=2018-07-06}}</ref> |pad = Rp. 112.228.163.190,- |dau = Rp. 386.895.907.000,- |dauref = (2018)<ref name="APBD 2018"/> |IPM = 71,00 (2016)<ref name=BPS IPM2016">{{cite web|url=https://www.bps.go.id/publication/2017/08/15/72206c841c43471067fce93c/indeks-pembangunan-manusia-2016.html |title=Indeks Pembangunan Manusia 2016 |accessdate=2018-07-06}}</ref> |suku bangsa =[[Suku Paser|Paser]], [[Suku Banjar|Banjar]], [[Suku Bugis|Bugis]], [[Suku Jawa|Jawa]] |bahasa = [[Bahasa Indonesia|Indonesia]] |agama = [[Islam]] 93,39%<br> [[Kristen]] 6,29%<br>- [[Protestan]] 3,31%<br>- [[Katolik]] 2,98%<br> [[Buddha]] 0,17%<br> [[Hindu]] 0,15%<ref name="PASER"/> |flora =[[Buah]] [[Kerantungan]] |fauna =[[Burung]] [[Kicuit batu]] |zona waktu = [[UTC+08:00]] [[Waktu Indonesia Tengah|WITA]] |bandar udara = [[Bandar Udara Tanah Grogot]] |web = http://www.paserkab.go.id/ |pertumbuhan penduduk (%)= }} '''Kabupaten Paser''' adalah sebuah [[kabupaten]] di [[Provinsi]] [[Kalimantan Timur]], [[Indonesia]]. [[Ibu kota]] kabupaten ini terletak di [[Tana Paser]]. Penduduk kabupaten Paser pada tahun [[2019]] berjumlah 265.148 jiwa, [[laki-laki]] berjumlah 137.945 jiwa dan [[perempuan]] 127.203 jiwa.<ref name="PASER"/> == Sejarah == [[Fail:COLLECTIE TROPENMUSEUM Een controleurswoning in Pasir aan Borneo's oostkust TMnr 60030833.jpg|thumb|200x200px|Kediaman ''[[:id:Controleur|controleur]]'' Belanda di Paser pada tahun 1915]] === Masa Kesultanan Paser === * Abad XVI ([[1516]] M), [[Kerajaan Sadurangas]] yang kemudian dinamakan [[Kesultanan Paser]], berdiri dan dipimpin oleh seorang wanita (Ratu I) yang dinamakan [[Putri Di Dalam Petung]]. Wilayah kekuasaan kerajaan Sadurangas meliputi Kabupaten Paser yang ada sekarang, ditambah dengan [[Kabupaten Penajam Paser Utara]] dan sebagian [[Provinsi]] [[Kalimantan Selatan]]. * [[1523]] M, Perkawinan [[Putri Di Dalam Petung]] dengan Abu Mansyur Indra Jaya (pimpinan ekspedisi agama Islam dari [[kesultanan Demak]]) memperoleh empat orang anak, yaitu Aji Mas Pati Indra, Aji Putri Mitir, Aji Mas Anom Indra dan Aji Putri Ratna Beranak. * [[1607]]-[[1644]] M, pemerintahan Aji Mas Anom Indra bin Aji Mas Pati Indra. * [[1644]]-[[1667]] M, pemerintahan Aji Anom Singa Amulana bin Aji Mas Anom Indra. * [[1667]]-[[1680]] M, pemerintah Aji Perdana bin Aji Anom Singa Maulana, diberi gelar Penambahan Sulaiman. * [[1680]]-[[1730]] M, pemerintahan Aji Duwo bin Aji Mas Anom Singa Maulana, diberi gelar Penambahan Adam. * [[1703]]-[[1738]] M, pemerintahan Aji Geger bin Aji Anom Singa Maulana, diberi gelar Sultan Aji Muhammad Alamsyah (Sultan Paser I). * [[1738]]-[[1768]] M, pemerintahan Aji Negara bin Sultan Aji Muhammad Alamsyah, diberi gelar Sultan Sepuh Alamsyah (Sultan Paser II). * [[1768]]-[[1799]] M, pemerintahan Aji Dipati bin Panembahan Adam, diberi gelar Sultan Dipati Anom Alamsyah (Sultan paser III). * [[1799]]-[[1811]] M, pemerintah Aji Panji bin Ratu Agung, diberi gelar Sultan Sulaiman Alamsyah (Sultan paser IV). * [[1811]]-[[1815]] M, pemerintah Aji Sembilan bin Aji Muhammad Alamsyah, diberi gelar Sultan Ibrahim Alamsyah. * [[1815]]-[[1843]] M, pemerintah Aji Karang bin Sultan Sulaiman Alamsyah, diberi gelar Mahmud Han Alamsyah.<ref name="Almanak 33">{{cite book | lang= nl | pages= 141 | url= https://books.google.co.id/books?id=RVRVAAAAcAAJ&pg=RA3-PA141&dq=Machmoed+Han,+Sulthan+van+Passif;&hl=id&sa=X&ved=2ahUKEwia1Z3I1MDqAhUQWX0KHeyXAC8Q6AEwAHoECAQQAg#v=onepage&q=Machmoed%20Han%2C%20Sulthan%20van%20Passif%3B&f=false | title= Almanak en Naamregister van Nederlandsch-Indië voor 1860 | contribution= Landsdrukkerij | location= Batavia | publisher= Ter Lands-Drukkerij | year= 1860 | volume= 33 }}</ref> * [[1843]]-[[1853]] M, pemerintah Aji Adil bin Sultan Sulaiman Alamsyah, diberi gelar Sultan Adam Alamsyah. * [[1853]]-[[1875]] M, pemerintahan Aji Tenggara bin Aji Kimas, diberi gelar Sultan Sepuh II Alamsyah. * [[1875]]-[[1890]] M, pemerintah Aji Timur Balam, diberi gelar Sultan Abdurahman Alamsyah. * [[1880]]-[[1897]] M, kekuasaan Sultan Muhammad Ali Alamsyah. * [[1897]] M, pemerintahan Pangeran Nata bin Pangeran Dipati Sulaiman, diberi gelar Sultan Sulaiman Alamsyah * [[1898]]-[[1900]] M, pemerintahan Pangeran Ratu bin Sultan Adam Alamsyah, diberi gelar Sultan Ratu Raja Besar Alamsyah. * [[1900]]-[[1906]] M, pemerintahan Pengeran Mangku Jaya Kesuma, diberi gelar Sultan Mohamad Anom atau Sultan Ibrahim Khaliluddin (Sultan terakhir).<ref name="Almanak 31">{{cite book | lang= nl | pages= 134 | url= https://books.google.co.id/books?id=HVNVAAAAcAAJ&pg=RA3-PA134&dq=Sulthan-Mohamed-Anom-van+%D0%A0%D0%B0%D0%B7%D0%B9%27.+_+%E2%80%99Jill+,%C5%93&hl=jv&sa=X&ved=2ahUKEwjA5_bu9b3qAhWrIbcAHeDBBGgQ6AEwAHoECAAQAg#v=onepage&q=Sulthan-Mohamed-Anom-van%20%D0%A0%D0%B0%D0%B7%D0%B9'.%20_%20%E2%80%99Jill%20%2C%C5%93&f=false | title= Almanak en Naamregister van Nederlandsch-Indië voor 1858 | contribution= Landsdrukkerij | location= Batavia | publisher= Ter Lands-Drukkerij | year= 1858 | volume= 31 }}</ref> * [[1906]]-[[1918]] M, masa perjuangan rakyat [[paser]] melawan kolonial [[Belanda]]. === Masa Kemerdekaan Indonesia === * Sampai dengan [[1959]], wilayah Paser berstatus kewedanaan di dalam wilayah [[Provinsi]] [[Kalimantan Selatan]]. * Undang-undang No. 27 tahun 1959 tanggal [[29 Desember]] [[1959]], Wilayah Paser direstui dan diresmikan Kepala Daerah [[Swatantra]] Tingkat [[Kalimantan Selatan]] menjadi daerah otonom, meliputi sembilan [[kecamatan]] dan terdiri dari 91 [[desa]] dan ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Paser. * [[3 Agustus]] [[1961]], Daerah Swatantra Tingkat II Paser dimasukkan ke dalam wilayah [[Kalimantan Timur]]. * PP No. 21 Tahun 1987, tanggal 13 Oktober 1987, Kabupaten Paser yang semula terdiri dari sembilan Kecamatan menjadi 10 kecamatan yaitu dengan dimasukkannya [[Kecamatan Balikpapan Seberang]] dari wilayah Kotamadya Dati II Balikpapan ke wilayah Paser, dengan nama [[Penajam, Penajam Paser Utara|Kecamatan Penajam]]. * Undang-undang No. 7 Tahun 2002, Tentang Pembentukan [[Kabupaten Penajam Paser Utara]] di Provinsi [[Kalimantan Timur]] (Lembaran Negara Tahun 2002 Nomor 20, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4182), di mana empat wilayah kecamatannya, yaitu: [[Babulu, Penajam Paser Utara|Kecamatan Babulu]], [[Waru, Penajam Paser Utara|Kecamatan Waru]], [[Penajam, Penajam Paser Utara|Kecamatan Penajam]] dan [[Sepaku, Penajam Paser Utara|Kecamatan Sepaku]] berpisah dari Kabupaten Paser dan menjadi [[Kabupaten Penajam Paser Utara]]. === Terbentuknya Kabupaten Paser === Berdasarkan Undang-Undang No.27 Tahun 1959 tanggal [[29 Disember]] [[1959]] wilayah Pasir direstui dan diresmikan Kepala Daerah Swatantra Tingkat Kalimantan Selatan menjadi daerah otonom meliputi 9 Kecamatan dan terdiri dari 91 Desa.Dengan berlakunya Undang-Undang No. 27 Tahun 1959, maka tanggal [[29 Disember]] ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Pasir. Pada tanggal 3 Agustus 1961 daerah Swatantra Tingkat II Pasir dimasukkan kedalam wilayah [[Kalimantan Timur]]. Pada Tanggal 29 Desember 1961 dilaksanakan serah terima oleh Gubernur Kepala Daerah Swatantra Tingkat I Kalimantan Selatan H. Maksid kepada Gubernur Kepala Daerah Swatantra Tingkat I Kalimantan Timur APT. Pranoto di Departemen Dalam Negeri - Jakarta. Kemudian pada tanggal 13 Oktober 1987 terbit Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 1987, Kabupaten Pasir yang semula terdiri dari 9 Kecamatan menjadi 10 Kecamatan yaitu dengan masuknya [[Balikpapan|Kecamatan Balikpapan Seberang]] dari wilayah Kotamadya Dati II [[Balikpapan]] kewilayah Pasirdengan nama [[Penajam, Penajam, Penajam Paser Utara|Kecamatan Penajam]]. Sebelum terjadi pemekaran wilayah, Kabupaten Pasir terdiri dari 12 Kecamatan. Namun sesuai Undang-Undang No.7 Tahun 2002 Tentang Pembentukan Kabupaten Penajam Paser Utara di Provinsi Kalimantan Timur (Lembaran Negara Tahun 2002 Nomor 20, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4182), nama Kabupaten Pasir berubah menjadi Kabupaten Paser dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2007. Sementara Tanah Grogot yang menjadi tempat kedudukan Ibu Kota Kabupaten Paser sejak tahun 1959, dalam perkembangannya terdapat aspirasi masyarakat yang menginginkan adanya perubahan nama dari Tanah Grogot menjadi Tana Paser. Akhirnya, tahun 2013 dengan terbitnya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2013, nama ibukota Kabupaten Paser provinsi Kalimantan Timur dari Tanah Grogot menjadi Tana Paser. [[Fail:Kantor Bupati Paser.jpg|thumb|200x200px|Kantor Bupati Paser.]] == Geografi == Kabupaten Paser merupakan wilayah Provinsi Kalimantan Timur yang terletak paling selatan, tepatnya pada posisi 00 45'18,37" - 20 27'20,82" LS dan 1150 36'14,5" -1660 57'35,03" BT. Kabupaten Paser terletak pada ketinggian yang berkisar antara 0-500 meter di atas permukaan laut.Batas Wilayah Batas wilayah Kabupaten Paser adalah sebagai berikut: {{batas_USBT |utara = [[Kabupaten Kutai Barat]] dan [[Provinsi Penajam]] |timur = [[Selat Makasar]] |barat = [[Kabupaten Tabalong]] dan [[Kabupaten Barito Utara]] |selatan = [[Kabupaten Kotabaru]], [[Kalimantan Selatan]] }} === Luas Wilayah === Luas wilayah Kabupaten Paser saat ini adalah 11.603,94 km², terdiri dari 10 kecamatan dengan 125 buah desa/kelurahan (data sampai tahun 2008) dan empat buah UPT (Unit Pemukiman Transmigrasi). Jumlah penduduk pada tahun [[2010]] mencapai 231.593 jiwa atau memiliki kepadatan penduduk 8 jiwa/km². Kecamatan dengan wilayah terluas di Kabupaten Paser adalah Kecamatan [[Long Kali, Paser]], dengan luas wilayah 2.385,39 km², termasuk di dalamnya luas daerah lautan yang mencapai 20,50 persen dari luas wilayah Kabupaten Paser secara keseluruhan, sedangkan kecamatan yang luas wilayahnya terkecil adalah Kecamatan [[Tanah Grogot, Paser|Tanah Grogot]], hanya seluas 33,58 km² atau 2,89 persen. Dari segi konstelasi regional, Kabupaten Paser berada di sebelah Selatan Provinsi [[Kalimantan Timur]]. Posisinya dilintasi oleh jalan arteri primer (jalan negara/nasional) yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Timur dengan [[Kalimantan Selatan]]. Pada bagian timur Kabupaten Paser melintang [[selat Makassar]], dimasa yang akan datang memiliki prospek dan fungsi penting sebagai jalur alternatif pelayaran internasional. Pelabuhan laut utama di Kabupaten Paser, yaitu Pelabuhan Teluk Adang terletak 12 km ke arah utara ibu kota Kabupaten (Kota [[Tanah Grogot]]), sedangkan Kota Tanah Grogot berjarak lebih kurang dari 145 km dari [[Balikpapan]] atau 260 km dari Ibu kota Provinsi Kalimantan Timur, [[Kota Samarinda]]. === Topografi === [[Fail:Beautiful Nature of Kuala Berang, Hulu Terengganu.jpg|thumb|200x200px|[[:id:Sungai_Kandilo|Sungai Kandilo]]]] Secara garis besar Kabupaten Paser dibagi menjadi 2 wilayah, yaitu: * Bagian timur, merupakan daratan rendah, lantai hingga bergelombang. Daerah ini memenjang dari utara ke selatan dengan lebih melebar di bagian selatan yang terdiri dari rawa-rawa dan daerah aliran sungai. Jalan Negara Penajam-Kedeman-Kuaro dan Kuaro Batu Aji sebagai batas topografi. * Bagian barat, merupakan daerah bergelombang hingga berbukit dan bergunung sampai ke perbatasan dengan Provinsi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, pada wilayah ini terdapat beberapa puncak gunung, yaitu:<ref>[http://www.pn-tanahgrogot.go.id/p_pembagian-wilayah.php PN Tanah Grogot - Pembagian Wilayah]</ref> ** Gunung Sarumpaka (1.380 m) ** [[Gunung Lumut]] (1.233 m) ** Gunung Narujan atau Gunung Rambutan ** Gunung Halat Di [[kabupaten]] ini terdapat 3 buah [[sungai]] besar, antara lain: # [[Sungai Pasir]] (221 km) # [[Sungai Kandilo]] (191 km) # [[Sungai Taluksari]] (169 km) === Geologi === Struktur geologi Kabupaten Paser berumur antara metozoik, tertiar dan kuartair. Penyeberangannya adalah sebagai berikut: * Wilayah bagian timur, berumur kuarter dan miosen (neogen) * Wilayah bagian tengah, berumur meosen bawah (paleogen) * Wilayah bagian barat, berumur tersier dan pra-tersier (mesozoik) === Iklim === Keadaan iklim di Kabupaten Paser banyak dipengaruhi oleh lintang dan topografi wilayahnya. Suhu rata-rata tahunan adalah 25 derajat Celcius, sedangkan rata-rata curah hujan di kawasan ini adalah 222,9 milimeter. == Pemerintahan == === Daftar Bupati === {{utama|Senarai Bupati Paser}} {| class="wikitable" style="text-align: center;" ! style="background:#fbef05;" |Nomor ! width="150" style="background:#fbef05;" |Foto ! width="200" style="background:#fbef05;" |Nama ! width="200" style="background:#fbef05;" |Masa Jabatan ! style="background:#fbef05;" |Keterangan ! style="background:#fbef05;" |Wakil Bupati ! style="background:#fbef05;" |Ref |- | | |[[:id:Muhammad_Fadlan|Muhammad Fadlan]] |[[:id:1961|1961]] |Penguasa daerah | | |- | | |[[:id:Soebrata_Yoeda_Soebrata|Soebrata Yoeda Soebrata]] |[[:id:1961|1961]] |Penjabat bupati | | |- | | |[[:id:Muhammad_Djamdjam|Muhammad Djamdjam]] |[[:id:1961|1961]]–[[:id:1962|1962]] | | | |- |1 | |Drs. [[:id:Yahmo_Hadisoekrisno|Yahmo Hadisoekrisno]] |[[:id:1962|1962]]–[[:id:1965|1965]] | | | |- | | |[[:id:Letkol._R.M._Soerono|Letkol. R.M. Soerono]] |[[:id:1965|1965]] |Penjabat bupati | | |- |2 | |[[:id:M._Saleh_Nafsi|M. Saleh Nafsi]], S.H. |[[:id:1965|1965]]–[[:id:1979|1979]] | | | |- |3 | |Drs. [[:id:Badarani_Abbas|Badarani Abbas]] |[[:id:1979|1979]]–[[:id:1984|1984]] | | | |- |4 | |Ir. [[:id:Sulaiman_Ismail|Sulaiman Ismail]] |[[:id:1984|1984]]–[[:id:1988|1988]] | | | |- | | |Drs. [[:id:Syahrul_Effendi_Busra|Syahrul Effendi Busra]] |[[:id:1988|1988]]–[[:id:1989|1989]] |Pelaksana tugas (plt.) bupati | | |- | rowspan="2" |5 | rowspan="2" | | rowspan="2" |Drs. [[:id:Ahmad_Ramli|Ahmad Ramli]] |[[:id:1989|1989]]–[[:id:1994|1994]] |Periode pertama | | rowspan="2" | |- |[[:id:1994|1994]]–[[:id:1999|1999]] |Periode kedua |- | | |Drs. [[:id:Arifin_Saidi|Arifin Saidi]] |[[:id:1999|1999]] |Penjabat bupati | | |- |6 | |Drs. [[:id:Yusriansyah_Syarkawi|Yusriansyah Syarkawi]] |[[:id:1999|1999]]–[[:id:2004|2004]] | | | |- | | |H. [[:id:Adi_Buhari|Adi Buhari]], S.E. |[[:id:2004|2004]]–[[:id:2005|2005]] |Penjabat bupati | | |- | rowspan="2" |7 | rowspan="2" | | rowspan="2" |H. M. [[:id:Ridwan_Suwidi|Ridwan Suwidi]] |[[:id:2005|2005]]–[[:id:2010|2010]] |Periode pertama |H. M. Hatta Garit, M.M. | |- |[[:id:2010|2010]]–[[:id:2015|2015]] |Periode kedua |H. M. Mardikansyah, S.H., M.A.P. |<ref>{{cite web|url=http://www.tribunnews.com/regional/2010/08/31/suwidi-mardikansyah-dilantik-jadi-bupati-paser|title=Suwidi-Mardikansyah Dilantik Jadi Bupati Paser|date=31 Agustus 2010|publisher=tribunnews.com|accessdate=11 November 2016}}</ref> |- | colspan="3" |''Jabatan lowong'' |1 September–8 Oktober 2015 | colspan="2" | |<ref>{{cite web|url=http://helloborneo.com/2015/10/02/duh-satu-bulan-paser-tanpa-pj-bupati/|title=Duh, Satu Bulan Paser Tanpa Pj Bupati|date=2 Oktober 2015|publisher=helloborneo.com|accessdate=11 November 2016}}</ref><ref>{{cite web|url=http://kaltim.prokal.co/read/news/245825-mendagri-sudah-tunjuk-pj-bupati-paser.html|title=Sudah 37 Hari Tanpa Kepala Daerah, Katanya Mendagri Sudah Tunjuk Pj Bupati Paser|date=7 Oktober 2015|publisher=prokal.co|accessdate=11 November 2016}}</ref> |- | | |Ir. Ibrahim |9 Oktober 2015–16 Februari 2016 |Penjabat bupati | |<ref>{{cite web|url=http://www.vivaborneo.com/ir-ibrahim-dilantik-sebagai-penjabat-bupati-paser.htm|title=Ir. Ibrahim Dilantik Sebagai Penjabat Bupati Paser|date=9 Oktober 2015|publisher=vivaborneo.com|accessdate=4 Desember 2016}}{{Pranala mati|date=Maret 2021|bot=InternetArchiveBot|fix-attempted=yes}}</ref> |- | rowspan="2" |(6) |[[Fail:Portrait of Yusriansyah Syarkawi.jpg|133x133px]] | rowspan="2" |Drs. H. [[:id:Yusriansyah_Syarkawi|Yusriansyah Syarkawi]], M.Si. | rowspan="2" |17 Februari 2016–16 Februari 2021 | rowspan="2" | |H. M. Mardikansyah, S.H., M.A.P. |<ref>{{cite web|url=http://kaltim.prokal.co/read/news/258776-yusriansyah-mardikansyah-resmi-pimpin-kabupaten-paser.html|title=Yusriansyah–Mardikansyah Resmi Pimpin Kabupaten Paser|date=18 Februari 2016|publisher=prokal.co|accessdate=11 November 2016}}</ref> |- | |H. Kaharuddin, S.E., M.M. |<ref>{{cite web|url=https://diskominfo.kaltimprov.go.id/kaharuddin-dilantik-menjadi-wakil-bupati-paser/|title=Kaharuddin Dilantik Menjadi Wakil Bupati Paser|date=13 Agustus 2019|publisher=Diskominfo Kaltim|accessdate=14 Agustus 2019}}{{Pranala mati|date=Maret 2021|bot=InternetArchiveBot|fix-attempted=yes}}</ref> |- | | |Drs. Katsul Wijaya, M.Si. |17–25 Februari 2021 |Pelaksana harian (plh.) bupati | |<ref>{{Cite web|url=https://mediacenter.paserkab.go.id/berita/pemerintahan/katsul-wijaya-ditunjuk-sebagai-plh-bupati-paser|title=Katsul Wijaya Ditunjuk Sebagai Plh Bupati Paser|date=17 Februari 2021|website=mediacenter.paserkab.go.id|access-date=19 Februari 2021}}</ref> |- |8 | |dr. Fahmi Fadli |26 Februari 2021–sekarang | |Syarifah Masitah Assegaf, S.H. |<ref>{{Cite web|url=https://diskominfo.kaltimprov.go.id/berita/gubernur-lantik-enam-kepala-daerah|title=Gubernur Lantik enam Kepala Daerah|date=26 Februari 2021|website=diskominfo.kaltimprov.go.id|access-date=22 Maret 2021}}</ref> |} === Dewan Perwakilan === {{utama|Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Paser}} {| class="wikitable" ! rowspan="2" |Partai Politik ! colspan="2" |Jumlah Kursi dalam Periode |- !2014-2019<ref>[https://www.puskapol.ui.ac.id/wp-content/uploads/2015/06/KALTIM.jpg Perolehan Kursi DPRD Paser 2014-2019]</ref> !2019-2024<ref>[https://kaltim.antaranews.com/berita/60714/30-anggota-dprd-paser-periode-2019-2024-dilantik Perolehan Kursi DPRD Paser 2019-2024]</ref> |- |[[Fail:Pkbdiy.jpg|26x26px]] [[Partai Kebangkitan Bangsa|PKB]] | align="center" |2 | align="right" |{{increase}} 4 |- |[[Fail:Gerindra.jpg|25x25px]] [[Parti Gerakan Indonesia Raya|Gerindra]] | align="center" |3 | align="right" |{{decrease}} 0 |- |[[Fail:Logo_PDIP.png|21x21px]] [[Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan|PDI Perjuangan]] | align="center" |3 | align="right" |{{decrease}} 1 |- |[[Fail:GOLKAR_logo.png|21x21px]] [[Partai Golongan Karya|Golkar]] | align="center" |5 | align="right" |{{decrease}} 2 |- |[[Fail:Partai_NasDem.svg|20x20px]] [[Partai NasDem|NasDem]] | align="center" |2 | align="right" |{{increase}} 1 |- |[[Fail:No-Image-Placeholder.svg|24x24px]] [[:id:Partai_Berkarya|Berkarya]] | bgcolor="#C0C0C0" align="center" | | align="right" |{{Fontcolor|green|(baru)}} 1 |- |[[Fail:PKS_logo_2020.png|28x28px]] [[Partai Keadilan Sejahtera|PKS]] | align="center" |0 | align="right" |{{increase}} 1 |- |[[Fail:PPP_logo_2021.png|20x20px]] [[Partai Persatuan Pembangunan|PPP]] | align="center" |4 | align="right" |{{decrease}} 1 |- |[[Fail:Logo_Partai_Amanat_Nasional.jpg|28x28px]] [[Partai Amanat Nasional|PAN]] | align="center" |2 | align="right" |{{decrease}} 1 |- |[[Fail:HANURA.jpg|20x20px]] [[:id:Partai_Hanura|Hanura]] | align="center" |3 | align="right" |{{decrease}} 0 |- |[[Fail:Logo_of_the_Democratic_Party_(Indonesia).svg|20x20px]] [[Partai Demokrat|Demokrat]] | align="center" |5 | align="right" |{{increase}} 4 |- |[[Fail:Bulan_Bintang.jpg|21x21px]] [[Partai Bulan Bintang|PBB]] | align="center" |1 | align="right" |{{steady}} 1 |- !Jumlah Anggota !30 !{{steady}} 30 |- !Jumlah Partai !10 !{{increase}} 11 |} === Kecamatan === {{utama|Daftar kecamatan dan kelurahan di Kabupaten Paser}} {| class="wikitable sortable" width="100%" !Kode Kemendagri !Kecamatan !Jumlah Kelurahan !Jumlah Desa !Status !Daftar Desa/Kelurahan |- valign="top" |64.01.09 |[[:id:Batu_Engau,_Paser|Batu Engau]] | align="center" | | align="center" |13 |Desa |{{Flatlist|}}{{Batu Engau, Paser}} |- valign="top" |64.01.01 |[[:id:Batu_Sopang,_Paser|Batu Sopang]] | align="center" | | align="center" |9 |Desa |{{Flatlist|}}{{Batu Sopang, Paser}} |- valign="top" | rowspan="2" |64.01.05 | rowspan="2" |[[:id:Kuaro,_Paser|Kuaro]] | rowspan="2" align="center" |1 | rowspan="2" align="center" |12 |Desa |{{Flatlist|}}{{Kuaro, Paser}} |- |Kelurahan |{{Flatlist|}} |- valign="top" | rowspan="2" |64.01.06 | rowspan="2" |[[:id:Long_Ikis,_Paser|Long Ikis]] | rowspan="2" align="center" |1 | rowspan="2" align="center" |25 |Desa |{{Flatlist|}}{{Long Ikis, Paser}} |- |Kelurahan |{{Flatlist|}} |- valign="top" | rowspan="2" |64.01.08 | rowspan="2" |[[:id:Long_Kali,_Paser|Long Kali]] | rowspan="2" align="center" |1 | rowspan="2" align="center" |22 |Desa |{{Flatlist|}}{{Long Kali, Paser}} |- |Kelurahan |{{Flatlist|}} |- valign="top" | rowspan="2" |64.01.07 | rowspan="2" |[[:id:Muara_Komam,_Paser|Muara Komam]] | rowspan="2" align="center" |1 | rowspan="2" align="center" |12 |Desa |{{Flatlist|}}{{Muara Komam, Paser}} |- |Kelurahan |{{Flatlist|}} |- valign="top" |64.01.10 |[[:id:Muara_Samu,_Paser|Muara Samu]] | align="center" | | align="center" |9 |Desa |{{Flatlist|}}{{Muara Samu, Paser}} |- valign="top" |64.01.03 |[[:id:Paser_Belengkong,_Paser|Paser Belengkong]] | align="center" | | align="center" |15 |Desa |{{Flatlist|}}{{Paser Belengkong, Paser}} |- valign="top" | rowspan="2" |64.01.04 | rowspan="2" |[[:id:Tanah_Grogot,_Paser|Tanah Grogot]] | rowspan="2" align="center" |1 | rowspan="2" align="center" |15 |Desa |{{Flatlist|}}{{Tanah Grogot, Paser}} |- |Kelurahan |{{Flatlist|}} |- valign="top" |64.01.02 |[[:id:Tanjung_Harapan,_Paser|Tanjung Harapan]] | align="center" | | align="center" |7 |Desa |{{Flatlist|}}{{Tanjung Harapan, Paser}} |- valign="top" style="background-color: #ccc;" ! !TOTAL !5 !139 ! ! |} === Pemekaran Daerah === ==== Kabupaten Paser Selatan ==== Beberapa kecamatan di Kabupaten Paser memisahkan diri dan membentuk daerah otonom baru yakni [[Kabupaten Paser Selatan]]. Pemekaran [[Kabupaten Paser Selatan]] itu telah disetujui oleh DPRD Provinsi Kalimantan Timur.<ref name="Kabupaten Paser Selatan">[http://www.korankaltim.com/paser-selatan-akhirnya-lolos/ Paser Selatan Akhirnya Lolos] korankaltim.com</ref> Kecamatan yang bergabung ke dalam kabupaten ini meliputi: * [[Batu Sopang, Paser|Batu Sopang]] * [[Muara Komam, Paser|Muara Komam]] * [[Muara Samu, Paser|Muara Samu]] * [[Batu Engau, Paser|Batu Engau]] * [[Tanjung Harapan, Paser|Tanjung Harapan]] == Pendidikan == === Sekolah Menengah === Di Kabupaten ada 13 SMA Negeri, yaitu: # SMA Negeri 1 Tanah Grogot # SMA Negeri 2 Tanah Grogot # SMA Negeri 1 Long Ikis # SMA Negeri 2 Long Ikis # SMA Negeri 1 Batu Engau # SMA Negeri 2 Batu Engau # SMA Negeri 1 Kuaro # SMA Negeri 1 Long Kali # SMA Negeri 1 Pasir Belengkong # SMA Negeri 1 Batu Sopang # SMA Negeri 1 Muara Komam # SMA Negeri 1 Muara Samu # SMA Negeri 1 Tanjung Harapan === Sekolah Menengah Kejuruan === Selain itu ada juga SMK Negeri yang semuanya berada di ibu kota Kabupaten, yaitu: # SMK Negeri 1 Tanah Grogot, rumpun manajemen, akuntansi, rekayasa perangkat lunak, teknik komputer dan jaringan, dan perkantoran # SMK Negeri 2 Tanah Grogot, rumpun pertanian # SMK Negeri 3 Tanah Grogot, rumpun teknik # SMK Negeri 4 Tanah Grogot, rumpun tata boga, tata busana, perhotelan Untuk sekolah Islam negeri setara SLTA, ada dua yaitu: # Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanah Grogot # Madrasah Aliyan Negeri Insan Cendekia (MAN-IC) Tanah Grogot Adapun SLTA swasta ada 23 yaitu: # SMA Muhammadiyah Tanah Grogot # SMA Bina Iman Pasir Belengkong # SMA PGRI 7 Tanjung Harapan # SMA PGRI 25 Muara Sami # SMA Lukman Al Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah Kuaro # SMK Al Ikhlas Long Kali # SMK Babussalam Tanah Grogot # SMK Daya Taka Tanah Grogot # SMK Kertanegara Kuaro # SMK Muhammadiyah Long Kali # SMK Muhammadiyah Long Ikis # SMK PGRI 2 Tanah Grogot # SMK PGRI Muara Komam # MA Al Furqon Pasir Belengkong # MA Al Ikhlas Muara Komam # MA Al Ikhsan Tanah Grogot # MA Babussalam Tanah Grogot # MA Bina Islam Tanah Grogot # MA Fathurrahman Batu Sopang # MA Istiqomah Long Ikis # MA Nurul Khair As Adiyah Long Kali # MA Subulus Salam Kuaro # MA Trubus Iman Padang Pengrapat == Pariwisata == === Objek wisata === Potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Paser cukup layak untuk dikembangkan sebagai penopang perekonomian daerah. Bahkan, baik objek wisata alam maupun objek wisata sejarah. Beberapa objek wisata di Kabupaten Paser antara lain:<ref>[http://www.metrobalikpapan.co.id/index.php?mib=berita.detail&id=8767 Metro Balikpapan - Potensi Wisata di Paser]</ref> <div style="column-count:2;-moz-column-count:2;-webkit-column-count:2"> * Telaga Air Panas (Danum Layong) di [[Long Kali, Paser|Long Kali]] * Goa Jurong di [[Long Kali, Paser|Long Kali]] * Air Terjun Tiwei di [[Long Ikis, Paser|Long Ikis]] * Air Terjun Gerigu di desa [[Semuntai, Long Ikis, Paser|Samuntai]], [[Long Ikis, Paser|Long Ikis]] * Air Terjun Batu Badinding di desa [[Rangan, Kuaro, Paser|Rangan]], [[Kuaro, Paser|Kuaro]] * Air Terjun Doyam Seriam di desa [[Modang, Kuaro, Paser|Modang]], [[Kuaro, Paser|Kuaro]] * Air Terjun Doyam Turu di desa [[Lempesu, Pasir Balengkong, Paser|Lempesu]], [[Pasir Balengkong, Paser|Pasir Belengkong]] * Air Terjun Rantau Buta di [[Rantau Buta, Batu Sopang, Paser|Rantau Buta]] * Air Terjun Gunung Rambutan di [[Batu Sopang, Paser|Batu Sopang]] * Goa Alam Loyang di [[Batu Sopang, Paser|Batu Sopang]] * Goa Tengkorak di desa [[Kasungai, Batu Sopang, Paser|Kasungai]], [[Batu Sopang, Paser|Batu Sopang]] * Liang/Goa Losan di [[Muara Komam, Paser|Muara Komam]] * Liang Mangkulangit di [[Muara Komam, Paser|Muara Komam]] * Pasir Pantai di [[Tanjung Harapan, Paser|Tanjung Harapan]] * Pulau Batu Kapal di [[Tanjung Harapan, Paser|Tanjung Harapan]] * Kandilo Plaza, pusat perbelanjaan di [[Tanah Grogot, Paser|Tanah Grogot]] * Agro Wisata Trubus Sari di desa [[Padang Pengrapat, Tanah Grogot, Paser|Padang Pengrapat]], [[Tanah Grogot]] * Taman Hutan Raya Lati [[Petangis, Batu Engau, Paser|Petangis]], [[Batu Engau, Paser|Batu Engau]] * Taman Alam Lembayung di [[Tanah Grogot, Paser|Tanah Grogot]] * Taman Rigari di [[Tanah Grogot, Paser|Tanah Grogot]] * Museum Sadurangas di [[Pasir Balengkong, Paser|Pasir Balengkong]] * Batu Indra Giri * Meriam Portugis * Kompleks makam raja-raja dari Kesultanan Paser * Pantai Pasir Putih Desa. Pasir Mayang [[Kuaro, Paser|Kecamatan Kuaro]] * Kampung Warna Warni Desa. Janju [[Tanah Grogot, Paser|Kecamatan Tanah Grogot]] </div> == Lihat pula == * [[Kesultanan Pasir]] == Referensi == {{reflist}} == Pranala luar == * {{id}} [http://www.djpp.depkumham.go.id/inc/buka.php?czoyNDoiZD0yMDAwKzcmZj1wcDQ5LTIwMDcuaHRtIjs= Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2007 tentang Perubahan Nama Kabupaten Pasir Menjadi Kabupaten Paser Kalimantan Timur] * [http://www.kaltimprov.go.id/viewkota-11.html Kabupaten Paser Propinsi Kalimatan Timur] * [http://indonesiamengajar.org/kabar-terbaru/profil-kabupaten-paser Profil Kabupaten Paser] {{Kabupaten Paser}} {{Kalimantan Timur}} {{Authority control}} [[Kategori:Kabupaten Paser| ]] [[Kategori:Kabupaten di Kalimantan Timur|Paser]] [[Kategori:Kabupaten di Indonesia|Paser]] All content in the above text box is licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike license Version 4 and was originally sourced from https://ms.wikipedia.org/w/index.php?diff=prev&oldid=5056411.
![]() ![]() This site is not affiliated with or endorsed in any way by the Wikimedia Foundation or any of its affiliates. In fact, we fucking despise them.
|