Difference between revisions 15067406 and 15181874 on idwiki

{{rapikan}}
Tak ada demokrasi tanpa partai politik. Jadi, tak ada demokrasi kuat tanpa partai politik yang kuat. Di dalam partai politik dan parlemen di Indonesia masih terlihat adanya kelemahan-kelemahan, baik di tingkat struktur dan infrastruktur organisasi sampai rendahnya keteladanan dan komitmen elit partai dan anggota Dewan. Kondisi ini merupakan perkembangan yang kurang menyenangkan dan membahayakan proses konsolidasi demokrasi.
 
(contracted; show full)

== Pertemuan Kerja Rutin ==
 
Pertemuan kerja rutin diadakan setiap dua minggu sekali. Tema-tema yang telah dibicarakan dalam pertemuan kerja rutin adalah
  :
•	Model pengembangan partai pro rakyat; narasumber Syamsuddin Haris, [http://www.lipi.go.id/ LIPI]
•	Partisipasi publik dalam politik; narasumber Effendi Ghazali, [http://www.ui.edu/indonesia/index.php/ Universitas Indonesia]
•	Peran pengawasan DPR; narasumber Bapak Panda Nababan, FPDIP dan Bapak Tommy Legowo, [http://www.csis.or.id/ CSIS]
•	Keuangan partai; narasumber Luky Djani, [http://www.antikorupsi.org/ ICW]
•	Pengelolaan hubungan dengan konstituen; narasumber Alvin Lie, FPAN
(contracted; show full)dangan serta para pakar dan politisi daerah dalam rangka reformasi partai politik dan parlemen, Forum juga telah melakukan serangkaian wawancara, antara lain: Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, SH, Ketua [http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/ Mahkamah Konstitusi], Oka Mahendra, Dirjen Perundang-undangan Departemen Hukum dan HAM, Slamet Effendi Yusuf, Ketua Badan Kehormatan [http://www.dpr.go.id/ DPR RI], dan lain-lain.
 
 


== Pranala luar ==
* {{id}} [http://www.forum-politisi.org/ Forum Politisi (Situs resmi)]