Difference between revisions 5752820 and 5752833 on idwiki


{| style="vertical-align:top; border:1px solid #abf5d5; background-color:#f1fcf5; padding: .5em .5em .2em .5em "
! style="border-bottom:1px solid #abf5d5; background-color:#d0f5e5; padding:0.2em 0.5em 0.2em 0.5em; font-weight:bold; font-size: 120%" | '''Halo, {{PAGENAME}}. [[Wikipedia:Selamat datang|Selamat datang]] di [[Wikipedia bahasa Indonesia]]!'''[[Kategori:Wikipediawan yang bergabung bulan Juli 2012]]
|-
| style="border-bottom:1px solid #f1fcf5; padding:0.4em 1em 0.3em 1em; text-align: left; font-size:95%;" |
{| cellspacing="0" cellpadding="0" style="margin:.5em 0em 1em 0em; width:100%"
| style="width:50%; vertical-align:top; border:1px solid #AFA3BF; background-color:#faf5ff;" |
<div style="border-bottom:1px solid #AFA3BF; background-color:#ddcef2; padding:0.2em 1em 0.2em 1em; font-weight:bold">[[Berkas:Crystal Clear app kedit.svg|right|48px|link=|Memulai]] '''Memulai'''</div>
<div style="border-bottom:1px solid #AFA3BF; padding:0.4em 1em 0.3em 1em">
* Para pengguna baru dapat melihat halaman <u>'''[[Wikipedia:Pengantar|Pengantar Wikipedia]]'''</u> terlebih dahulu.
* Anda bisa mengucapkan selamat datang kepada Wikipediawan lainnya di [[Wikipedia:Halaman perkenalan|Halaman perkenalan]].
* Bingung mulai menjelajah dari mana? Kunjungi [[Wikipedia:Halaman sembarang|Halaman sembarang]].
* Untuk mencoba-coba menyunting, silakan gunakan [[Wikipedia:Bak pasir|bak pasir]].{{#ifexist:Pengguna:{{PAGENAME}}||
* Tuliskan juga sedikit profil Anda di [{{fullurl:Pengguna:{{PAGENAME}}|action=edit&preload=Templat:Selamatdatang/Profil}}&editintro=Templat:Selamatdatang/Editintro3 Pengguna:{{PAGENAME}}], halaman profil dan ruang pribadi Anda, agar kami dapat lebih mengenal Anda.}}
* Baca juga''' [[Wikipedia:aturan yang disederhanakan|aturan yang disederhanakan]]''' sebelum melanjutkan. Ini adalah hal-hal mendasar yang perlu diketahui oleh semua penyunting Wikipedia.
</div>
<div style="border-bottom:1px solid #AFA3BF; background-color:#ddcef2; padding:0.2em 1em 0.2em 1em; font-weight:bold">[[Berkas:Crystal Clear app utilities.png|right|48px|link=|Bantuan]] '''Bantuan'''</div>
<div style="padding:0.4em 1em 0.3em 1em">
* [[Bantuan:Isi]] - tempat mencari informasi tentang berkontribusi di Wikipedia, sebelum bertanya kepada pengguna lain.
* [[Wikipedia:Tanya jawab|FAQ]] - pertanyaan yang sering diajukan tentang Wikipedia.
* [[Portal:Komunitas]] - informasi aktivitas di Wikipedia.
</div>
| style="padding:0em 0.5em 0em 0.5em; background-color:#f1fcf5;"|

| style="width:50%%; vertical-align:top; border:1px solid #abd5f5; background-color:#f1f5fc;" |
<div style="border-bottom:1px solid #abd5f5; background-color:#d0e5f5; padding:0.2em 1em 0.2em 1em; font-weight:bold">[[Berkas:Crystal Clear app kdmconfig.png|right|48px|link=|Tips]] '''Kiat'''</div>
<div style="border-bottom:1px solid #abd5f5; padding:0.4em 1em 0.3em 1em">
* [[Bantuan:Tanda tangan|Selalu tanda tangani]] pertanyaan Anda di [[Wikipedia:Warung Kopi|Warung Kopi]] atau [[Wikipedia:Halaman pembicaraan|halaman pembicaraan]] dengan mengetikkan <code><nowiki>~~~~</nowiki></code> pada akhir kalimat Anda. Ini akan otomatis diubah menjadi nama pengguna dan tanggal.
* Jangan lupa: [[Wikipedia:Kebijakan dan pedoman|Prinsip dan pedoman dasar]] Wikipedia.
* Ingin membuat atau menyunting halaman? Kenali dulu [[Wikipedia:Pedoman gaya|gaya]] Wikipedia! Lalu lihat [[Wikipedia:Memulai halaman baru|memulai halaman baru]] dan [[Wikipedia:Menyunting sebuah halaman|menyunting sebuah halaman]].
</div>
<div style="border-bottom:1px solid #abd5f5; background-color:#d0e5f5; padding:0.2em 1em 0.2em 1em; font-weight:bold">[[Berkas:Crystal Clear action reload.png|right|48px|link=|Membuat kesalahan?]] '''Membuat kesalahan?'''</div>
<div style="solid #abd5f5; padding:0.4em 1em 0.3em 1em">
* [[Wikipedia:Jangan terbebani aturan|'''''Jangan takut''''']]! Anda tidak perlu takut salah ketika menyunting atau membuat halaman baru, menambahkan atau menghapus kalimat.<p>[[Wikipedia:Pengurus|Pengurus]] dan para [[Wikipedia:Wikipediawan|pengguna]] lainnya yang memantau [[Istimewa:Perubahan terbaru|perubahan terbaru]] akan segera menemukan kesalahan Anda dan mengembalikannya seperti semula.</p>
</div>
|}
: <i>'''Welcome!''' If you are not an Indonesian speaker, you may want to visit the [[Wikipedia:Kedutaan|Indonesian Wikipedia embassy]] or [[Wikipedia:Babel/id-0|a slight info to find users speaking your language]]. Enjoy!</i>

: '''Selamat menjelajah''', kami menunggu suntingan Anda di [[Wikipedia bahasa Indonesia]]! 
|}
[[Pengguna:IvanLanin|IvanLanin]] ([[Pembicaraan Pengguna:IvanLanin|bicara]]) 1 Juli 2012 13.45 (UTC)
<!-- Anda dapat menghapus pesan selamat datang ini. -->

THE WEST PAPUA NATIONAL ARMY(TENTARA  NASIONAL PAPUA BARAT)
MARKAS BESAR KOMANDO DAERAH MILITER (KODAM) III  PEGUNUNGAN TENGAH MIMIKA.

KEPADA PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIA YANG KAMI HORMATI
ISI SURAT PEMBERITAHUAN
1.	Kini saatnya Rakyat  Papua Barat mendata diri, untuk ingin mengatur pemerintahannya sendiri di Papua Barat dari pemerintahan Republic Indonesia,untuk  itu kami dari  pertahanan papua barat menolak dengan tegas  pembunuhan terhadap ras papua barat di tanah  airnya sendiri  oleh TNI DAN POLRI  Dengan alasan  yang  tidak  jelas,kalau anda mau mengatur  pulang ke Jakarta  disana dan mengautur anda punya masyarat yang  tempati bawah-bawah jembatan sana.di tanah papua punya hak dan wewenangnya ada pada di tangan rakyat papua barat  dan rakyat papua  barat itu punya kedaulatan sendiri bukan  ada di tangan republic Indonesia anda perlu tahu itu.
2.	Pada pemerintahan republic masuk di tanah papua barat bukan untuk membangunn dan mensejahterakan rakyat papua barat melainkan kepentingan Negara republic Indonesia dan Negara-negara yang tidak tahu bertanggung jawab.dan menghabiskan ras dan etnis rakyat papua barat.
3.	Otsus dapat jadikan/proposalkan rakyat papua barat,maka otsus menjadi pusat sumber dana bagi kepentingan pejabat pemerintah Indonesia di Jakarta dan para pejabat papua yang selalu hidup dari suapan Indonesia,untuk itu bagi rakyat papua barat tidak berfungsi.
4.	Berdasarkan point 1,2,3, kami dari pertahanan hak-hak Asasi manusia(the righst of human righst)kami menolak dengan tidak hormat tegas Negara-negara yang tidak tahu bertanggung jawab yang mencari kepenpentingan di tanah papua barat  kini saatnya rakyat papua barat mengatur negaranya sendiri.
5.	Otsus adalah salah satu ide dari NRI,Untuk meredan aspirasi  rakyat papua barat untuk ingin merdeka  sendiri NKR,dengan tujuan mempersempit ruang gerak dari pada TPN/OPM,Dan otsus di balik itu ada soal (malapetaka) bagi rakyat papua barat.
6.	Aksi yang bermusuhan intelasi-intelasi  pemerintah (the hostile action installation government agencies facilities PT FREPORT) dan fasilitas PT.FREEPORT alasannya adalah.
a.   Ullah dari kehadiran Freeport,maka mengundang berbagai macam masalah  dan selain pemusnahan masal dan pelanggaran HAM dan hal tersebut masih berkepanjangan sampai saat ini.oleh sebab itu Negara-negara perlu tahu jangan asal  berkepentingan di tanah papua dengan tujuan untuk memperkaya di Negara –negara asal anda.
 b.  pejabat pemerintah dan pejabat lembaga adat tidak jelas dari pandangan  khususnya masyaraka timika(pada umumnya rakyat papua barat),sehingga dana-dana kelebihan jumlah yang di luncurkan dapat di kemanakan dan dana-dana tersebut lewat mana?.dan hilang dimana?..karena masyarakat tidak tahu menahu pada setiap priode yang berlalu s/d yang sementara berjalan,maka dengan itu masyarakat tidak pernah sentu yang mana penggunan dananya,dan kesejahteraan rakyat papua barat,oleh sebab itu disini kami pada penggerak kemerdekaan sendiri papua barat bersatu,berpartisipasi untuk menghancurkan intelasi-intelasi pemerintah dan fasilitas PT Freeport.dengan tujuan untuk menentukan nasib senddiri bangsa papua barat.(with the goal of national self determination west papua).

Dan disini kami pesan  kepda TNI DAN POLR,jangan mengganggu kedaulatan Negara nasional papua barat,di seluruh Bumi  papua Barat.(dalam hal ini menjaga keamanan masyarakat kami pertahanan Hak-hak asasi manusia bangsa papua barat dan masyarakat anda sendiri.)

“Awas  menjaga Nama baik kesatuan TPN/OPM(Organisasi  kita OPM) Daripada Hukum HAM”.
Karena kami tahu bahwa politik dingin yang di jalankan DiBumi papua barat pemerintah Indonesia(TNI DAN POLRI)yang akan kedepannya mengalami pemusnahan masal(GENOSIDA)Itu.

Pemerintah Republic Indonesia dan TNI DAN POLRI yang  tidak mengenal aturan dan bersandar pada ketentuan hukum,HAM dan ketentuan Hukum di negaranya sendiri ini harus dan harus keluar dari Bumi Papua Barat dan Rakyat papua barat.
Karena kami Bangsa Papua Barat mau mendirikan Bangsa papua Barat yang Merdeka,yang berdaulat, Negara yang bersihDi Bumi Papua Barat.


Di Keluarkan Di Markas Besar  Komanado Militer Makodam III.Tentara Pembebasan Nasional Papua barat(TPN-PB).


Hormat kami


Jendral Swillsond T.M.Kwalik
 Panglima TN Papua Barat Pembelah Hak-hak Dasar Kemanusiaan Rakyat papua.

== SUHU POLITIK DI PAPUA SEMAKIN MEMANAS  TAHUN INI. ==

SUHU POLITIK DI PAPUA SEMAKIN MEMANAS SEPEKAN TAHUN INI


Suhu politik di Papua semakin memanas sepekan ini. Bahkan panasnya Papua menjalar hingga ke Jakarta. Di beberapa tempat terjadi demo soal Papua. Namun belum terlihat ada upaya pemerintah untuk meredam gejolak di tanah Cendrawasih itu.
Beberapa kali terjadi insiden-insiden yang mengarah ke indikasi makar. Itu terlihat dari kecil eskalasi pengibaran pengibaran bendera Bintang Kejora di beberapa kesempatan. Misalnya saat peringatan proklamasi kemerdekaan RI dan saat Konggres Masyarakat Papua beberapa waktu lalu.
Korban pun berjatuhan, baik dari kalangan pemberontak maupun aparat keamanan RI. Perkembangan ini mengisyaratkan potensi gejolak separatisme di Papua masih sangat besar.
Menurut pemerintah, upaya pengokohan integrasi nasional telah banyak dilakukan, baik bersifat militer, persuasi bahkan insentif. Tapi sejauh ini belum sepenuhnya berhasil. Bahkan ada kecenderungan potensi separatisme menjadi kian meningkat bila melihat frekuensi konflik di Papua.
Pemerintah hampir selalu disibukkan dengan gerakan separatisme, sehingga Samuel Huntington pernah berkomentar Indonesia bisa bernasib seperti Yugoslavia dan Uni Soviet (almarhum), menjadi negara yang pecah akibat kegagalan menjaga integrasi nasional. Pandangan itu, bisa jadi, dilandasi kenyataan bahwa Indonesia merupakan negara keempat terbesar di dunia yang masyarakatnya paling plural dan selalu dihantui oleh gerakan separatisme.
Struktur masyarakat Indonesia yang heterogenitas etnik, sangat kental dengan perbedaan suku bangsa, agama, adat istiadat, dan primordialisme. Dengan struktur sosial yang sedemikian kompleks, Indonesia memang rawan dengan permasalahan konflik antaretnik, kesenjangan sosial, dan sulit membangun integrasi secara tetap.
Di papua, konflik yang mengarah ke disintegrasi bangsa terjadi akibat kesenjangan ekonomi. Kondisi tersebut kemudian memicu gejolak separatis, yang diduga karena adanya campur tangan kekuatan asing. Keterlibatan asing ini sudah diakui oleh menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro. Setidaknya, hal itu terlihat dari adanya konferensi International Lawyer for West Papua (ILWP) di London, Inggris, beberapa waktu lalu.
Selian itu, adanya peran Amerika Serikat dalam mendorong ketidakstabilan provinsi itu tak bisa diabaikan. Amerika secara terbuka melakukan intervensi, seperti beberapa kali kunjungan anggota Kongres AS. Fakta paling jelas adalah bercokolnya Freeport, perusahaan tambang emas AS, yang terbesar di dunia.
AS jelas memiliki kepentingan agar bisa mengeruk kekayaan Papua. Dan kepentingan tersebut memicu konflik horisontal dan vertikal terkait keberadaan Freeport. Belum lagi ancaman dari selatan, dimana Australia juga memiliki kepentingan politik di Papua. Dengan kenyataan tersebut, maka lengkap sudah kompleksitas ancaman disintegrasi nasional di Indonesia Timur.
Masalah itu bukan berarti tidak bisa dipecahkan sama sekali. Upaya mengatasinya memerlukan kebijakan yang lebih sistematis untuk mengintegrasikan masyarakat kepada satu negara nasional.
Integrasi adalah proses sosiologis yang tidak bisa dilakukan dan ditempuh dalam waktu singkat. Hal ini memerlukan proses pembudayaan dan konsensus sosial politik diantara suku bangsa (etnik) di Indonesia.
Faktor kekuatan asing dalam masalah separatisme di Papua yang cukup besar, mesti dieliminr. Untuk mengatasinya dibutuhkan upaya diplomasi yang canggih. Dalam masalah Papua, perlu belajar dari kasus Aceh.
Sejak 12 Mei 2000, tatkala Pemerintah Indonesia menerima tawaran dari suatu organisasi kemanusiaan, Henry Dunant Center di Bavoir, Swiss, bertujuan untuk menciptakan rasa saling percaya ke arah terciptanya suatu penyelesaian damai konflik di Aceh. Pemerintah RI berupaya terus dengan menandatangani Persetujuan Penghentian Permusuhan (COHA) hingga penandatanganan MoU antara GAM dan Pemerintah Indonesia pada 15 Agustus 2005 di Helsinski. Kesepakatan itu ternyata bermakna penting bagi peredaan ketegangan di Aceh yang telah berlangsung 30 tahun.
Kendati begitu, bukan berarti mendorong internasionalisasi masalah dalam negeri. Sebab, hal itu tidak saja merugikan kepentingan nasional, tetapi juga bisa membuat masalahnya menjadi kian kompleks dan menimbulkan implikasi yang luas dari sisi politik maupun hukum internasional. Oleh karena itu, penggunaan saluran internasional lebih diarahkan agar faktor internasional yang semula berpihak ke separatis, berbalik menentang separatisme di Indonesia.
Sementara di dalam negeri, penegakan hukum serta penyelesaian pelanggaran HAM, pengabaian hak-hak dasar penduduk asli Papua, dan adanya perbedaan pendapat mengenai sejarah penyatuan Papua ke dalam NKRI, perlu diselesaikan dengan segera.
Pendekatan sosio kultura yang mengadopsi budaya lokal dalam pembangunan di Papua pun harus dikedepankan. Masyarakat Papua yang berpijak di bumi kaya raya, seyogyanya menikmati kekayaannya. (HP)

--[[Pengguna:Swillsond kwalik|Swillsond kwalik]] ([[Pembicaraan Pengguna:Swillsond kwalik#top|bicara]]) 1 Juli 2012 14.00 (UTC)

== MASALAH DI PAPUA BUKAN OTONOMI KHUSUS TETAPI MEMORI TAHU 1969. ==

Penulis
Nama:Dolame Larius
Tanggal:11 Demseber 2011
 MASALAH PAPUA BUKAN  OTONOMI KHUSUS
 TETAPI  MEMORI TAHUN 1969

         Timika papua Penyelesaian permasalahan di Tanah Papua membutuhkan komitmen politik pemerintah pusat, untuk mau menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP), penjabaran Undang-undang 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus. 
          Penyelesaian Permasalah di Tanah papua bukan berlakunya Otonomi Khusus sehingga permasalah selesai tetapi  politik papua adalah Asumsi dan Ideologis rakyat papua . Demikian dikatakan oleh Dolame Larius sebagai Toko Pemuda menilai bahwa Rakyat papua selama ini mengikat kembali mimpi-mimpi dari Tahun 1969 sampai saat ini yang terjadi berbagai hal antarah lain Pelangkaran HAM yang terjadi di Indonesia yaitu perbutan dari militter terhadap rakyat  sipil di Tanah Papua lebih khusus orang papua kalalu secara umum rakyat Indonesia agar itu permasalahan ini apakah  pemerintah pusat yang selesaikan atau Allah akan kembali kedunia baru diselesaikan.Katanya.Kata Dolame Larius sebagai toko pemuda menilai bawah persoal yang selama ini terjadi di Tanah Papua adalah ada berbagai sudut pandang yaitu:Kehadiran Otonomi khusus bagi Provinsi Papua/ Indonesia Tumur ini merupakan salah satu menghilangkan orang papua.  Agar itu Presiden  SBY harus membukan  mata dan melihat rakya yang ada di Provinsi Papua dan menyelesaikan dengan baik.
    Saya menilai bawah Asunsi dan Ideologi bangsa Papua selama kita semua ketahui bersama rakyat papua Tidak mau berkabung dengan NKRI karena rakyat papua mau berpisa dengan negara kesatuhan Republik Indonesia maka itu  SBY haru menyelesaikan papua dengan baik agar papua bisa menjadi negara sahabat papua supanya bisa bekerja sama dalam berbagai bidang.
A. Rumusan Masalah
Dari Latar Belakang Masalah di atas, maka Penulis dapat MerumuskanMasalah yaitu sebagai berikut:
•	Mengapa Konflik Papua yang berkepanjangan ini tidak pernah terselesaikan secara adil dan benar sesuaidengan Hukum Internasional yang berlaku?
•	Apakah Klaim Indonesia atas Kerjaan Majapahit, Sultan Tidore,dan Bekas Hindia Belanda merupakan wilayah Kekuasaan Indonesia? Jika demikian, dimana wilayah penduduk Pribumi Papua? Apakah di Bulan?
•	Apakah Proses Penentuan NasibSendiri Tahun 1969 Sudah Sesuai Dengan Aturan Hukum Internsional tentangProsedur Jajak Pendapat?
•	Mengapa Harus Ada Operasi Tumpas Dari Tahun 1964 ? 1968Sebelum Diadakan Penentuan Nasib Sendiri Tahun 1969?
•	Apakah Rakyat Pribumi Papua tidak memiliki hak yang sama seperti penduduk Pribumi di daerah lainnya di permukaan bumi ini?
•	Apakah Papua Tidak Pernah Ada DiDalam Daftar Dekolonisasi Seperti Yang Dikatakan Oleh Departemen Luar Negeri Indonesia dalam Bukunya yang berjudul ?Kajian Hukum Papua Dalam (NKRI) ??.
•	Masalah Papua adalah masalah Internasional karena terlibatnya beberapa Negara seperti Indonesia, Belanda,Amerika, Rusia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) karena telah melanggar HakPribumi Papua Melalui Perjanjian New York 15 Agustus 1962 dan Proses PenentuanNasib Sendiri Tahun 1969.
•	Bagaimana mencari solusi untuk menyelesaikan konflik Papua yang telah berlangsung selama ± ½ abad ini?
 
 
B. Tujuan Penelitian
Tujuan utama dari penelitian ini terdiri dari dua, yaitu:
•	Tujuah Khusus : Untuk mengumpulkan data-data daninformasi tentang Papua,menganalisanya, serta menyusunya sebagai sebuah Laporan Pengkajian Ilmiah untuk penyelesaian Konflik Papua secara damai pada Sidang Pribumidi Forum Permanent PBB.
•	Tujuan Umum : Untuk dipublikasikan ke seluruhDunia tentang Sejarah Papua agar generasi baru tidak termanipulasi sejarah lagi serta dapat mengetahui penyebab konflik di Papua.
 
 
C. Manfaat Penelitian
Untuk menambah wawasan tentang Latar Belakang Sejarah Papua dan akar permasalahan konflik yang terjadi selama ini serta menjadi sebuah usulan solusi untuk penyelesaian Konflik Papua.  toko berpendapat bahwa Tanah papua terjadi seperatis itulah agar masalah 
 


 
 


  
  


 

[[Berkas:[[Berkas:Contoh.jpg]][[Berkas:[[Berkas:Contoh.jpg]][[Berkas:[[Berkas:Contoh.jpg]][[Berkas:[[Berkas:Contoh.jpg]][[Berkas:[[Berkas:Contoh.jpg]]
<gallery>
<gallery>
Berkas:Contoh.jpg|Judul1
Berkas:Contoh.jpg|Judul2
</gallery>
<gallery>
<gallery>
Berkas:Contoh.jpg|Judul1
Berkas:Contoh.jpg|Judul2
</gallery>
<gallery>
<gallery>
Berkas:Contoh.jpg|Judul1
Berkas:Contoh.jpg|Judul2
</gallery>
<gallery>
<gallery>
Berkas:Contoh.jpg|Judul1
Berkas:Contoh.jpg|Judul2
</gallery>
<gallery>
<gallery>
Berkas:Contoh.jpg|Judul1
Berkas:Contoh.jpg|Judul2
</gallery>
<gallery>
<gallery>
Berkas:Contoh.jpg|Judul1
Berkas:Contoh.jpg|Judul2
</gallery>
== 
<gallery>
Teks judul
</gallery>
<gallery>
Berkas:Contoh.jpg|Judul1
Berkas:Contoh.jpg|Judul2
</gallery>
 ==
</gallery>
</gallery>
</gallery>
</gallery>
</gallery>
</gallery>
]]]]]]]]]]